SPACE AVAILABLE

Cara Membuat Vlog di YouTube Dengan Mudah 

vlog

Membuat vlog di YouTube adalah salah satu kesibukan banyak orang pada zaman sekarang ini. Tidak jarang, sebagian menggunakannya untuk memperoleh penghasilan tambahan. Vlog menjadi tren anak muda saat ini sebagai sarana eksistensi diri dan menambah jumlah subscribers.

Vlog Untuk Pemula

Membuat vlog untuk pemula dapat dilakukan bersama rekan. Selain kerja jadi lebih mudah, adanya rekan juga bisa membantu meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan. Karena vlog adalah sebuah wadah untuk menampung bakat sekaligus tujuan finansial, maka lakukan apapun yang terbaik dari segi waktu sampai biaya di pada tahap ini.

Cara Ampuh Membuat Vlog dan Memanfaatkannya

Berikut ini adalah 15 cara ampuh untuk membuat vlog dan memanfaatkannya. Tidak hanya berkutat pada masalah teknis, vlog juga berkaitan dengan kondisi sang vlogger. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas dan mempertahankan konsistensi vlog bukanlah hal yang mudah.

Artikel pilihan : Cara Mengupload Video ke YouTube

Cara 1: Membuat Rencana

Sebelum mengambil kamera dan melakukan vlogging untuk channel YouTube pertama kalinya, perlu diperhatikan bahwa rencana harus dilakukan sejak awal. Siapkan kertas dan pena untuk melakukan beberapa brainstorming dan menulis berbagai perencanaan. Tanyakan pertanyaan penting tentang vlog dan jawablah dengan yakin.

Cara 2: Kemukakan Alasan Membuat Vlog

Alasan membuat vlog bagi beberapa orang belum tentu sama. Namun, bagi Anda yang ingin membuat vlog, tujuan pembuatan akan sangat berpengaruh bagi masa depan channel tersebut. Apakah Anda ingin membuat vlog ini menjadi jenjang karier tersendiri ataukah hanya untuk bersenang-senang serta aktualisasi diri? Jawaban dari persoalan tersebut akan menjadi jawaban tentang apa yang harus dilakukan oleh vlogger.

Jika Anda berkeinginan untuk menjadi vlogger profesional, pikirkan tentang sebanyak apa waktu yang dialokasikan untuk channel YouTube. Apakah harian, mingguan atau bulanan. Hal ini akan membantu menetapkan seperti apa cara yang Anda lakukan untuk merawat vlog. Namun jika keinginan Anda semata-mata adalah mengembangkan hobi, maka sebaiknya jangan terlalu berharap untuk mendapatkan pencapaian terlalu tinggi. Tidak seperti yang dilihat banyak orang, menjadi vlogger butuh waktu yang lama dan konsentrasi tinggi sampai bisa diminati banyak orang.

Cara 3: Menjelaskan Jati Diri Atas Industri Atau Kelompok Sosial

Apa yang akan di-upload di channel Anda? Memilih sebuah industri atau kelompok sosial dalam vlogging akan membantu seseorang dalam menetapkan fokus utama yang paling diinginkannya. Jika vlogger tidak serius dalam bidang tersebut, maka keinginannya tidak akan tinggi dan kualitas vlog pun menurun. Namun sebaliknya jika seseorang sangat antusias dengan tema itu maka kemampuannya akan berkembang dan tetap bisa berkarya meskipun sedang memiliki ide yang minim.

Meskipun mengacu pada tren masa kini, jika pilihan bidang atau topik vlog tidak menarik bagi diri sendiri, maka akan sulit untuk mengembangkannya dalam bentuk vlog secara berkesinambungan. Anda akan cepat merasa bosan dan melakukan uploading hanya sebagai syarat agar vlog tetap update saja. Tetapi tidak ada kebahagiaan di dalamnya. Jadi, memilih sebuah industri atau kelompok sosial dalam vlogging akan membantu proses branding dan membangunaudience juga.

Cara 4: Melakukan Riset Audience

Kepada siapa Anda membuat vlog? Siapa sasaran audience yang Anda inginkan. Sebagai contoh, vlogger horor akan mencari pecinta horor. Begitu pula untukvlogger kecantikan, interior, atau masakan. Jadi, tuliskan terlebih dahulu viewerapa yang Anda inginkan sebagai subscribers Anda. Lakukan prosesbrainstorming dan deskripsikan semua kriteria penonton vlog.

Cara 5: Penetapan Tujuan Jangka Pendek

Yang dimaksud tujuan jangka pendek untuk vlog adalah kurang lebih dalam jangka waktu 2 bulan, apa yang ingin dicapai? Dari segi kuantitas, pasti semua orang ingin vlog-nya banyak dikunjungi. Namun, bagaimana dengan perkembangannya setelah 6 bulan? Masa-masa awal pembuatan vlog adalah masa yang paling berat karena seseorang harus mengumpulkan pengikut dan membuat rencana-rencana agar vlog bisa berkembang.

Cara 6: Penetapan Tujuan Jangka Panjang

Tujuan jangka panjang biasanya baru bisa dicapai saat seorang vloggermemasuki usia karya di tahun kedua. Tujuan jangka panjang para vlogger bisa bermacam-macam mulai di-endorse perusahaan tertentu sampai menjadi pemain film. Intinya, tujuan-tujuan tersebut harus rasional dengan tetap memiliki mimpi besar. Jika perlu, tulis tujuan jangka panjang dalam yearly plan.

Cara 7: Pilih Nama Channel yang Cocok

Setelah memiliki tujuan yang jelas, memilih topik dan pencapaian yang diinginkan, kegiatan berikutnya yang tidak kalah penting adalah membuat namachannel yang cocok. Sebaiknya nama berkaitan dengan topik dan digabung dengan nama vlogger pembuatnya. Jadi, nama tersebut akan lebih mudah diingat para subscribers. Pilihlah nama yang unik dengan suatu arti tersendiri. Anda juga bisa memakai nama industri atau kelompok sosial tertentu.

Ambil beberapa waktu dan bayangkan jika suatu saat nanti channel Anda sudah berkembang. Bayangan positif ini akan membantu vlogger manapun untuk menyikapi setiap perkembangan vlog-nya secara lebih bijaksana. Memang butuh waktu untuk menjadi terkenal, tetapi semua kesuksesan tidak akan mengkhianati usaha. Selain itu, pastikan juga nama yang dibuat belum pernah ada dimana pun. Karena jika akun sudah dimiliki orang atau pihak lain, maka akan muncul kesan plagiasi.

Cara 8: Mencoba Mengambil Gambar

Cara selanjutnya yang harus ditempuh semua vlogger adalah mencoba mengambil gambar. Meskipun ada beberapa orang kru, tetapi kemampuan dasar prasyarat yang harus dimiliki seorang vlogger adalah kemampuan mengambil gambar. Bila perlu, libatkan orang-orang senior yang mengerti tentang vlogger. Jangan terlalu cepat meng-upload video karena seorang vlogger yang baik harus membuat video yang sangat berkualitas. Kerahkan kemampuan semaksimal mungkin untuk itu.

Cara 9: Mengetes Teknik Videografi

Cara mengetes teknik videografi adalah dengan berkonsultasi pada seseorang yang lebih berpengalaman dalam bidang ilmu videografi. Misalnya saja, jika Anda belajar teknik videografi secara otodidak, maka sebaiknya hasil karya video diperlihatkan pada rekan yang berlatar belakang keilmuan seperti desain komunikasi visual atau videografi. Lakukan latihan di cermin sebelum mengambil video. Berlatih akan meningkatkan rasa percaya diri dan performa video.

Cara 10: Memastikan Kualitas Kamera Baik

Kamera yang baik akan bisa bekerja lebih optimal dibandingkan kamera yang kualitasnya kurang. Dalam membuat sebuah video, vlogger harus mengutamakan kualitas kamera sebagai alat teknis pengambilan gambar yang berkualitas. Sementara untuk meningkatkan kualitas konten video, diperlukanplot (alur) yang baik. Kombinasi dari kualitas teknik video dan kualitas konten akan sangat sempurna jika melalui proses editing secara detail.

Cara 11: Mengatur Audio dan Pencahayaan

Audio dan pencahayaan menjadi bagian selanjutnya dari kesempurnaan video. Dengan menggunakan audio yang jernih dan efek suara berkualitas, maka hasil video akan semakin optimal. Anda bisa memilih beberapa aplikasi pendukung dan alat-alat penunjang lain dari pembuatan video. Meskipun harganya agak mahal, tetapi hasil yang diberikan akan jauh lebih memuaskan jika pemilihan sarana audio dan pencahayaan tepat.

Cara 12: Editing Video

Editing video bisa dilakukan dengan beberapa program sesuai kemampuan masing-masing vlogger. Karena tidak semua vlogger menguasai proses editingvideo, ada beberapa vlogger yang memanfaatkan jasa orang lain untuk memastikan hasil video yang akan keluar bisa maksimal. Banyak hal yang harus dipotong, digabungkan, diberi efek dan disempurnakan apabila ingin video terlihat sangat “wah”. Namun, tidak semua video yang secara teknis dinilai bagus, baik dalam penilaian pencahayaan, audio, maupun dalam kesempurnaan editingnya. Kadang ada juga jenis video seperti itu yang ternyata tidak memiliki konten berbobot.

Cara 13: Branding

Memperkenalkan merek dagang atau branding biasa dilakukan pengusaha di bidang apapun supaya konsumen lebih mengenalnya. Untuk vlogger, melakukanbranding dapat diakses dengan cara meminta bantuan ke vlogger lain yang lebih senior. Misalnya saja saat Raditya Dika membantu teman-teman sesama vloggermengembangkan vlog mereka, maka ada satu adegan di sitkom (komedi situasi) buatannya yang ada bersama teman tersebut.

Cara 14: Buat Halaman di Media Sosial

Cara paling mudah yang bisa dilakukan semua orang untuk mem-buzzer jumlah pengikut adalah membuat halaman di media sosial. Media sosial merupakan wadah bersosialisasi via online yang sangat sering dibuka setiap orang dari berbagai kalangan. Maka, sangat wajar apabila membuat halaman di sosial media akan membuat seseorang menjadi lebih terkenal dan vlog-nya menjadi lirikan bagi netizen.

Cara 15: Buat Logo Untuk Channel YouTube

Jika Anda bukan seorang desainer grafis, mintalah salah satu rekan yang bisa membuatkan logo channel YouTube secara profesional, artinya berbayar. Perlakukan desainer dengan baik untuk membuat logo dengan konsep yang Anda inginkan agar perjalanan vlog dapat dilakukan dengan baik dan kariernya menanjak.

Cara 16: Membangun Komunitas

Bangunlah komunitas bersama siapa saja yang berminat. Anda dapat mengumpulkan komunitas berdasarkan hobi, domisili atau dasar pengelompokan lainnya. Yang penting, Anda tetap menjadi pribadi yang bahagia dengan mengerjakan vlog sembari menjalin komunikasi bersama banyak pihak.

Mulai Melangkah Sebagai Vlogger

Setelah membaca informasi di atas, sangat banyak hal yang harus direncanakan dan dilakukan untuk membuat sebuah video dan channel YouTube. Jika ingin mendapat banyak subscribers, tentunya Anda harus lebih banyak memperjuangkannya dengan terus belajar meng-upgrade kemampuanvlogging.

Sumber : finansialku.com

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Hello. Add your message here.