Hindari Kesalahan-Kesalahan Ini Saat Mengambil Kredit Motor

2018-ninja-h2-carbon-ninja-h2-motorcycle-by-kawasaki

Kawasaki Ninja H2 Carbon

Kemacetan jalanan di ibukota dan beberapa daerah memicu masyarakat untuk memiliki kendaraan sepeda motor. Salah satu cara mereka memiliki kendaraan ini adalah dengan kredit motor. Di Indonesia, kemudahan untuk kredit motor disertai tawaran menggiurkan baik dari lembaga keuangan maupun pihak showroom. Nah, apakah Anda sedang berencana mengjaukan kredit motor saat ini? Sebaiknya hindari kesalahan-kesalahan berikut.

1. Membeli motor untuk ajang pamer

Apabila tujuan Anda mengajukan kredit motor hanya untuk membeli sepeda motor keluaran teranyar dan kemudian bermaksud dipamerkan kepada lingkungan Anda, sebaiknya urungkan segera niat Anda tersebut. Padahal sepeda motor yang harusnya Anda beli adalah untuk kebutuhan bukan keinginan dan memuaskan pihak lain. Pasalnya, uang untuk kredit motor pun jumlahnya sangat besar. Jika, Anda hanya mau menggunakan kesempatan kredit motor untuk ajang pamer padahal motor lama Anda masih berfungsi baik sebaiknya segera batalkan rencana tersebut.

Pernah membaca kisah Mike Tyson, petinju legendaris ini terkenal sangat kaya. Kekayaannya mencapai 300 juta Dolar AS atau Rp 3 triliun lebih. Namun, gaya hidupnya yang mewah dan gemar membeli kendaraan-kendaraan super mahal justru membuat dia bangkrut. Kekayaan dia seketika ludes karena boros. Akibat gaya hidup bermewahan itu, dia bahkan memiliki utang hingga 23 juta dolar AS (sekitar Rp 230 miliar).

2. Membeli motor saat utang menumpuk

Jangan pernah sekali-kali mengajukan kredit motor di saat masih memiliki utang seperti cicilan KPR, tagihan kartu kredit yang menumpuk hingga angsuran KTA. Kondisi demikian malah akan memperpuruk finansial Anda. Idealnya utang Anda tidak boleh lebih dari 30 persen dari gaji bulanan. Seandainya membeli sepeda motor memang untuk kebutuhan, alangkah lebih baiknya menyesuaikan dengan gaji dan utang setiap bulan.

3. Membeli motor dengan periode cicilan jangka panjang dan uang muka minim

Semakin panjang Anda mengambil jangka waktu cicilan motor maka semakin besar pula bunga yang harus dibayarkan. Begitu pun halnya dengan memberikan uang muka rendah. Untuk itu, jika Anda memiliki cukup tabungan bayarlah uang muka dengan jumlah besar demi menghindari pembengkakan bunga. Umumnya di Indonesia, uang muka untuk kredit motor dibayar 20% dari harga jual.

Saat ini banyak perusahaan leasing motor yang menawarkan kredit dengan DP cicilan yang cukup rendah dan bersaing. Namun harga yang menggiurkan tersebut justru akan merugikan Anda di kemudian hari apabila Anda tidak cermat dalam menghitung besarnya cicilan dan waktu pelunasan kredit motor Anda.

4. Membeli motor dengan leasing abal-abal

Lembaga pembiayaan untuk pengajuan kredit motor beragam. Anda bisa memilih mau pembiayaan dari bank atau lembaga keuangan. Agar mempermudah kredit motor Anda, carilah perusahaan yang tergabung dalam anggota Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI). Secara umum, perusahaan leasing haruslah memiliki izin pendirian dan operasional. Selain itu, salah satu ciri lain dari lembaga leasing yang dapat dipercaya adalah memiliki banyak cabang dan tersebar ke berbagai kota, termasuk kota domisili Anda. Agar menemukan leasing terbaik Anda bisa mencarinya melalui website kami.

Ada beberapa risiko timbul akibat mengajukan pinjaman pada leasing abal-abal :Mempersulit pengajuan kredit Anda; Mengaku bisa membantu Anda memiliki mobil, tetapi nyatanya malah mencekik dengan perjanjian yang menyesatkan; Apabila menemukan kendala saat proses kredit maka tidak bisa melaporkan ke APPI

5. Membeli motor tanpa kejelasan pemberian BPKB dan asuransi

Pilihlah leasing yang bertanggung jawab terhadap BPKB dan asuransi motor Anda. Sehingga saat lunas, BPKB bisa langsung diambil, tidak ada yang namanya BPKB Anda dijadikan jaminan oleh leasing ke bank lain. Pastikan asuransi bisa menjaga Anda selama kredit motor, menjamin setiap masalah yang terjadi pada motor Anda selama kredit dan proses klaim yang mudah.

Apabila Anda tidak diberikan asuransi, Anda mungkin bisa mengajukan asuransi All Risk untuk kendaraan Anda. Untuk harga sepeda motor Rp 15.000.000 dan jumlah cicilan per bulan Rp 440.590 , premi yang harus dibayarkan beragam. Misalnya suku premi yang ditetapkan 2,4%.

6. Membeli motor bukan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial

Hal ini adalah kesalahan fatal yang jelas-jelas harus dihindari ketika hendak mengajukan kredit motor. Saat mau mengajukan kredit motor pastikan sudah sesuai dengan kebutuhan pun kondisi finansial Anda. Jangan sampai Anda membeli motor seharga Rp 20 juta padahal berdasarkan penghasilan bulanan, Anda yaitu Rp 5 juta/bulan hanya mampu membeli motor seharga Rp 15 juta. Hal ini misalnya disebabkan Anda masih memiliki berbagai tagihan dan utang menumpuk.

Oleh : Hanindya Christiana, Sumber : aturduit.com

Artikel Pilihan

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Pasang Iklan di Website Ini +6285773713808
Hello. Add your message here.