Empat Kesalahan yang Bisa Bikin Bisnismu Gagal

4-start-up-unicorn-indonesia-dan-pelajaran-gila-tentang-valuasi-digital-business

Siapapun yang baru merintis bisnis pasti ingin bisnisnya sukses dan berkembang. Namun kamu yang baru menjajal sebagai entrepreneur baru sebaiknya berhati-hati. Berdasarkan entrepreneur.com, lebih dari 66% bisnis di Amerika hanya mampu bertahan selama delapan tahun. Kegagalan tersebut umumnya diakibatkan oleh kesalahan yang sama. Selamatkan bisnismu dari risiko kegagalan dengan menghindari empat kesalahan berikut.

#1 Tidak memanfaatkan waktu dengan baik

Ketika kamu tidak merencanakan harimu dengan baik, kamu cenderung bereaksi spontan daripada berkarya produktif. Sebagai contoh, katakanlah kamu baru membuka sebuah agensi arsitektur dan sedang menangani berbagai projek. Untuk mendapatkan untung, perusahaanmu harus memproduksi gambar, model, dan membuat jadwal kerja bagi arsitek dan kontraktor.

Tapi bagaimana jika kamu tidak punya rencana apapun? Ini artinya, saat kamu datang ke kantor, kamu hanya bereaksi terhadap panggilan telepon atau hal-hal remeh temeh lain, bukannya mengerjakan projek yang sedang berjalan. Jika ini terjadi terus menerus, projekmu bisa keteteran dan akhirnya kamu pun kehilangan kepercayaan klien.

#2 Tidak memanfaatkan peluang

Katakanlah akun Instagram yang kamu gunakan untuk menjual produkmu akhirnya mendapatkan 2.000 followers. Lantas, apa untungnya hal ini untuk bisnismu?

Momentum tersebut sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk mengadakan diskon kecil-kecilan dengan syarat si pembeli harus menge-tag tiga teman yang belum memfollow akunmu. Dengan demikian, secara tidak langsung mereka bertindak sebagai marketing yang bisa meningkatkan penjualan.

#3 Terlalu takut gagal

Kegagalan adalah bagian dari kesuksesan. Jadi, jika kamu sebagai pemilik bisnis mencoba untuk mencegah kegagalan dengan tidak mengembangkan bisnismu, maka kamu ditakdirkan untuk gagal.

Bisnismu tidak akan tumbuh jika kamu tidak pernah mengambil risiko. Pada akhirnya bisnismu hanya berjalan stagnan atau malah mengalami kemunduran dan akhirnya gagal. Singkatnya, saat kamu takut gagal itulah sebenarnya kamu sudah gagal.

#4 Tidak punya perkiraan pengeluaran

Sebelum membuka usaha, kamu harus menghitung berapa banyak keuntungan yang dibutuhkan agar bisnis tetap bertahan. Angka ini termasuk perkiraan gaji untuk dirimu sendiri.

Banyak pemilik bisnis baru lupa bahwa dia tidak hanya harus mempertimbangkan biaya sewa kantor, gaji karyawan, dan utilitas. Kalau kamu tidak menyertakan gajimu sendiri di angka tersebut, kamu sebenarnya sedang meremehkan berapa banyak uang yang didapatkan agar bisnismu tetap berjalan.

Sumber : cekaja.com

Pasang Iklan di Website Ini +6285773713808
Hello. Add your message here.