SPACE AVAILABLE

Cara Jitu Agar Penghasilan Makin Tinggi, Hidup Bersahaja dan Bisa Memberi Lebih Banyak

Sitting Beach Ocean Sky White Sand Shade Nature Clouds Paradise Maldives Chairs Shore Wallpaper Large

Berapa income yang mestinya kita peroleh agar bisa melakoni hidup dengan penuh rasa tentram, gemah ripah loh jinawi?

Perhitungan yang pernah saya analisa disini membawa kita pada angka 16 juta rupiah per bulan. Wah lumayan tinggi juga ya.

Benar, angka itu jauh lebih tinggi dibanding UMR kota Jakarta yang hanya 3,5 jutaan per bulan.

Mengapa segitu tinggi? Pan katanya mau hidup lumayan tentram?

Eniwei, hidup di kota-kota besar rasanya memang kian mahal. Harga rumah sepetak di pinggiran kota Bekasi sudah mencapai 450 juta rupiah.

Hanya dengan mendapatkan segenggam nafkah yang memadai, kita mungkin baru bisa membangun biduk rumah tangga yang sejahtera.

Dan persis disitulah, kita dikenalkan dengan 3 kredo atau prinsip utama perencanaan keuangan yang mak nyus. Tiga kredo magis itu berbunyi : Earn more. Spend less. And Give More.

Mari kita menghampirinya satu per satu.

Kredo # 1 : EARN MORE.

Tak ada orang yang mau pendapatan atau income-nya stagnan dari tahun ke tahun. Kita ingin nafkah yang kita raih selalu bisa tumbuh, bisa growing.

Kalau kita bekerja sebagai karyawan, harapannya kita bisa terus mengembangkan karir dan mengalami peningkatan pendapatan secara memadai.

Syukur-syukur setiap tahun dapat bonus gede (minggu lalu, klien saya cerita kalau bonus mereka di tahun ini adalah 10 kali gaji. Woww. Saya selalu ikut happy kalau mendengar cerita manis semacam itu).

Kalau ternyata karir dan pendapatan kita melaju pelan di jalur lambat (dan sudah begitu, suka macet di tengah jalan) ya ndak usah ngomel dan menyalahkan pihak lain.

Daripada sibuk mengeluh, lebih baik lakukan introspeksi dan kemudian terus melakoni self improvement.

Untuk mulai melakukan perubahan nasib, start small. Tidak usah berambisi muluk-muluk. Just do it, dan do it small. Take baby steps.

Riset-riset membuktikan memulai perubahan dengan SMALL STEPS (baby steps) akan jauh lebih mungkin sukses dibanding mikir yang besar namun malah ZERO ACTIONS.

Pikirkan apa yang bisa Anda lakukan untuk mulai meningkatkan income; dan lakukan tindakan yang konkrit meski skalanya kecil. Ini jauh lebih bagus daripada tidak ada tindakan sama sekali.

Kredo # 2 : SPEND LESS.

Kredo yang kedua ini ingin selalu mengajak kita untuk bertamasya dalam jalan hidup penuh kebersahajaan.

Sebutan kerennya “gaya hidup minimalis”. Maksudnya kita selalu mencoba membeli sesuatu yang memang benar-benar kita butuhkan; dan bukan sekedar memburu prestise dan gengsi.

Disini mungkin ada semacam RASIO BUDGET yang layak dikenang.

Misal jika mau membeli gadget, sebaiknya maksimal rasionya adalah 30% gaji bulanan. Jadi kalau gaji 10 juta, maksimal gadget yang bisa dibeli adalah 3 juta.

Jangan gaji cuma 5 juta per bulan, namun harga smartphone-nya juga 5 juta. Ini namanya membeli gengsi.

Sama. Kalau ada rezeki buat beli mobil, kalau bisa rasio maksimal budgetnya adalah 50% gaji tahunan.

Kalau mau beli Mitsubishi Xpander dengan harga 200 juta, maka ya penghasilan minimal setahun 400 juta. Jangan kurang.

Atau kalau mau beli Toyota Fortuner seharga 500 juta, ya penghasilan setahun minimal 1 M.

Jangan gaji cuma 30 juta tapi sok beli Fortuner. Pakai kredit lagi. Ini namanya juga membeli gengsi.

Kita selalu mengelak untuk tergelincir pada gaya hidup konsumtif yang boros dan sarat dengan hedonisme. Menjadi snob (sok tampil keren meski pendapatan pas-pasan).

Spend less juga berarti kita bijak dalam mengelola keuangan kita.

Kartu kredit yang tidak perlu sebaiknya segera kita gunting.

Alokasi pendapatan untuk kredit macam-macam (kredit sepeda motor, kredit rumah, kredit AC, kredit kompor gas, kredit mesin cuci) sebaiknya tidak lebih dari 30% total pendapatan (kalau lebih, lha kan nanti gaji kita semua habis untuk bayar kredit).

Pendapatan yang terus meningkat, disertai dengan gaya hidup yang bersahaja niscaya akan menghantarkan kita pada hidup sejahtera nan elok.

Apalagi jika dua hal itu dikombinasikan dengan kredo ketiga berikut ini.

Kredo # 3 : GIVE MORE.

Sedekah adalah kunci yang akan membuka pintu rezeki dari tujuh penjuru langit. Begitu kalimat indah yang selalu ingin kita dekap dengan penuh kesungguhan.

Salah satu ilmuwan financial behavior dari Amerika penasaran dengan kalimat itu : apakah memang benar orang yang dermawan itu akan cenderung lebih makmur dibanding yang pelit?

Begitulah, melalui riset yang melibatkan ribuan responden dan dengan uji statistik yang mendalam, ia mencoba menguji korelasinya.

Temuannya layak disimak : secara statistik, memang sikap kedermawanan punya korelasi kuat dengan tingkat kemakmuran.

Dan ini yang penting : kebiasaan untuk memberi (give more) menjadi SEBAB kenapa orang itu makin makmur.

Jadi semakin banyak Anda memberi, maka Anda justru akan makin berlimpah rezekinya.

Allah SWT sudah memberikan janji yang pasti : bersedekah akan memberikan balasan hingga 700 kali.

Maka prinsip yang layak dicatat adalah ini : the more you give, the more you get.

Temuan lain dari riset itu juga layak dicatat : orang yang suka sedekah cenderung akan lebih happy dalam hidupnya (dibanding orang yang jarang berbagi kekayaan).

Dan karena jiwanya happy, maka orang yang rajin berbagi akan lebih produktif dalam hidupnya. Dan karena makin produktif, maka orang ini cenderung akan lebih sukses hidupnya, baik dalam soal materi ataupun kehidupan spiritual.

Really interesting.

Begitulah, tiga prinsip utama atau kredo yang layak di-genggam erat jika kita mau meraih the ultimate financial freedom.

Sambil bersulang teh atau kopi hangat yang kini ada di meja Anda, mari kita bersama-sama membaca tiga kredo ini dengan sepenuh sukma : EARN more. SPEND less. GIVE more.

Jangan dibalik menjadi : Earn less. Spend more. Give nothing. Kalau begini, wah cilaka dong. Semangat, semangat.

Oleh : Yodhia Antariksa (strategimanajemen.net)

Artikel Pilihan

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Hello. Add your message here.