alnita-006

Jangan Bersedih! Sebab Bersabar Atas Sesuatu yang Tidak Anda Sukai Adalah Jalan Menuju Kemenangan

 Tafaqquh Video

sabar

{Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah.} (QS. An-Nahl: 127)

{Maka kesabaran yang baik itulah kesabaran-Ku. Dan Allah sajalah yang dimohon pertolongan-Nya terhadap apa yang kamu ceritakan.} (QS. Yusuf: 18)

{Maka, bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.} (QS. Al-Ma’arij: 5)

{(Sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum.”} (QS. Ar-Ra’d: 24)

{Dan, bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu.} (QS. Luqman: 17)

{Bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu).} (QS. Ali ‘Imran: 200)

Umar ibn al-Khaththab mengatakan, “Dengan kesabaran, kita tahu  makna hidup yang baik.”

Di kalangan ahli sunah ada tiga hal yang harus dilakukan ketika sedang menghadapi musibah: bersabar, berdoa, kemudian mencari jalan keluar.

Seorang penyair mengatakan,

“Kami memberi minum mereka dan mereka memberi minum yang serupa, namun kami lebih sabar atas kematian daripada mereka.”

Dalam sebuah hadits shahih disebutkan: “Tidak ada yang lebih sabar atas cercaan yang didengar daripada Allah. Sesungguhnya, mereka mengatakan bahwa Allah memiliki seorang anak dan seorang teman wanita. Namun Allah tetap memberikan kesehatan dan memberikan rezeki pada mereka.”

Rasulullah juga bersabda, “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepada Musa, yang lebih banyak mendapatkan cobaan dari pada (umat) ini, namun dia bisa bersabar.”

Rasulullah juga bersabda, “Barangsiapa yang selalu melatih dirinya untuk bersabar, maka Allah akan membuatnya menjadi penyabar.”

Seorang penyair berkata,

“Engkau merangkak mencari mulia, dan orang-orang yang mencarinya berusaha sepenuh jiwa menempuh kelelahan.

Mereka.mengejar mulia hingga banyak yang jemu, yang akan menemukannya hanya yang sungguh-sungguh dan bersabar.

Jangan mengira bahwa mulia adalah kurma yang akan kau makan, tak kan pernah kau dapatkan mulia sebelum pahitnya sabar.

Kemuliaan itu tidak akan pernah diraih melalui impian-impian dalam tidur. Kemuliaan hanya dapat diraih dengan tekad yang besar dan kerja keras.”

Referensi : Dr. ‘Aidh al-Qarni, Jangan Bersedih, Qisthi Press, Jakarta, 2013

Baca juga : 

Hello. Add your message here.