SPACE AVAILABLE

Suzuki Ertiga 2018

suzuki-ertiga-2018-front-angle-low-view-112654

Spesifikasi Ertiga 2018

– Mesin 1462 cc
– Tempat Duduk 7 Kursi
– Tenaga 103 hp
– Power steering
– Kantong Udara Pengemudi
– Anti Lock Braking System
– Ground Clearance 180 mm

Kelebihan Ertiga 2018

– Ruang kaki penumpang dan bagasi semakin luas berkat dimensi bertambah panjang
– Fitur keselamatan ABS+EBD sudah standar di semua tipe
– Mesin baru K15B yang lebih bertenaga dan tetap efisien
– Jaringan purnajual Suzuki tersebar hingga pelosok

Kekurangan Ertiga 2018

– Desain campur aduk, banyak kemiripan dengan mobil lain
– Ada tambahan fitur tapi ada pengurangan juga

Daftar Harga Ertiga 2018

Varian GA MT Rp193 Juta
Varian GL MT Rp211,5 Juta
Varian GL AT Rp222 Juta
Varian GX MT Rp223 Juta
Varian GX ESP MT Rp228 Juta
Varian GX AT Rp233,5 Juta
Varian GX ESP AT Rp238,5 Juta

suzuki-ertiga-2018-full-front-view-208260

Warna Ertiga 2018

Ertiga 2018 tersedia dalam 7 warna yang berbeda : Pearl Snow White, Prime Cool Black, Pearl Radiant Red, Pearl Burgundy Red, Pearl Glorious Brown, Metallic Magma Gray and Metallic Silky Silver

Overview

Siklus hidup Suzuki Ertiga berlanjut ke fase regenerasi, setelah mencapai usia 6 tahun. Waktu yang tergolong pas untuk melahirkan model penerus. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pun tidak menyia-nyiakan peluncurannya di kuartal pertama, tepat di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.

All-New Ertiga kembali menjadi kekuatan Suzuki dalam pertarungan segmen Low MPV yang kian berat. Apalagi ada saingan baru, Mitsubishi Xpander yang sedang naik daun. Desain keren dan fitur lengkap, jadi suatu kewajiban agar mampu memikat pasar. Tentu sebuah pekerjaan rumah tidak mudah, bagi pabrikan manapun yang bermain di kelas ini.

Atas dasar itu, Ertiga generasi kedua dikembangkan oleh prinsipal Suzuki di Jepang sesuai kebutuhan pasar tanah air dan Asia Tenggara. Banyak perubahan, meski terlihat seperti penyegaran fisik belaka. Mulai dari penggunaan platform HEARTECT yang diklaim lebih ringan. Basis ini juga dipakai oleh Suzuki Swift, Ignis dan juga Baleno. Mesin juga diperbesar jadi 1,5-liter dari sebelumnya 1,4-liter. Dimensi melar menambah luas kabin penumpang. Fitur baru sudah pasti ada, supaya bisa bersaing dengan para rival terdekatnya. Berharap ada peningkatan kualitas berkendara dari sebelumnya yang sudah terkenal nyaman.

Harga resmi belum dirilis pihak SIS. Di IIMS 2018, keran penjualan dibuka dan konsumen bisa memesan dengan memberi booking fee Rp 5 juta. Menurut beberapa tenaga penjual, kenaikan harga Suzuki Ertiga berkisar Rp 10-15 juta untuk semua tipe.

suzuki-ertiga-2018-side-view-215495

Interior & Fitur

Rasa sempit yang hinggap di interior Ertiga lama telah terobati. Panjang yang bertambah 13 cm dan lebar 4 cm, berdampak pada ruang kaki lebih lapang. Tapi tidak terlampau banyak, karena wheelbase masih sama. Paling terasa dari bagasi yang bertambah besar. Model sebelumnya sangat terbatas bila kursi baris ketiga tidak dilipat. Metode pelipatan semua jok masih cukup praktis dan dapat tercipta lantai rata. Baris ketiga kini memiliki porsi 50:50, dan baris kedua 60:40. Sayang armrest tengah dihilangkan, tapi terkompensasi power outlet untuk penumpang baris kedua.

Desain dasbor mengalami ubahan dramatis. Panel kayu banyak menghias agar tampak semakin mewah, khususnya di tipe tertinggi. Setirnya terlihat sporty pakai desain sama seperti Suzuki Swift dan Dzire di India. Namun, tidak bisa diatur jangkauannya, hanya tilt steering saja. Area headunit seolah mengambang dan tertempel di center stack. Ertiga GX dilengkapi monitor 6.8” lengkap dengan koneksi smartphone dan Bluetooth. Seharusnya bisa lebih besar lagi karena dikelilingi pigura yang tergolong tebal. Ada kemajuan fitur lain dari sebelumnya. Kini sudah start/stop button yang tidak perlu anak kunci lagi.

Eksterior

Tampilan eksterior banyak mengundang perdebatan dan kritik. Sebab terlihat tidak original dan banyak kemiripan dengan mobil lain. Muka depan mengingatkan wajah Toyota Kijang Innova dengan lekukan di ujung lampu yang menyerupai Mitsubishi Outlander Sport. Area fog lamp tampak agresif berkat sirip yang menyilang membelah. Bagian samping tidak sepolos dulu. Walau masih tersisa detail Ertiga lama, garis tegas nan besar berhasil memberi efek yang tidak monoton lagi.

Bagian belakang kembali tidak original. Kaca pilar D yang dibuat menyatu dengan kaca belakang, menciptakan kesan mengambang tapi banyak diaplikasi mobil lain. Mengenai lampu belakang juga mudah dikaitkan dengan desain bokong Mitsubishi Xpander dan serupa Honda CR-V juga. Area roda tetap sama, pelek desain baru masih berukuran 15” dan dibalut ban 185/65. Secara keseluruhan, desain All New Ertiga murni sebuah MPV tanpa ada campuran karakter SUV.

Mesin & Konsumsi BBM

Pengembangan mesin baru K15B, dipakai pertama kali oleh All New Ertiga. Tergabung dalam mesin K Series seperti K14B, basis teknologinya masih sama dan tidak ada peningkatan. Di saat kompetitor sudah menerapkan teknologi katup di intake dan exhaust, mesin K15B masih setia dengan single VVT. Bore dan stroke bertambah panjang dan kubikasi mesin dinaikkan menjadi 1.462 cc agar daya terdongkrak. Hasilnya tenaga sebesar 104,7 PS di putaran 6.000 rpm dan torsi 138 Nm di 4.400 rpm.

Mesin lama terkenal irit tapi tidak kencang. Nah, mesin baru ini semestinya lebih cepat berakselerasi sekaligus bisa mempertahankan keiritan konsumsi BBM. Pada dasarnya mesin K Series memang dirancang sebagai EcoEngine. Jadi bukan performa kencang yang menjadi tujuan utama. Berdasarkan hasil pengujian bahan bakar dilakukan oleh Balai Teknologi Termodinamika, Motor dan Propulsi (BT2MP) dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), All New Ertiga transmis manual memperoleh angka 18, 06 km/liter, dan transmisi matik 16,73 km/liter. Dari sisi gas buang dihasilkan, mesin K15B sudah terstandardisasi EURO 4.

Pengereman

Semua tipe sudah dilengkapi Anti-lock Braking System (ABS) dan Electronic Brake-force Distribution (EBD) yang dulu tidak ada di tipe GA, GL. Karena dua fitur keselamatan aktif ini sudah teramat penting, terutama di kondisi lalu lintas yang semakin padat. Seharusnya kecelakaan beruntun bisa ditekan, karena roda tidak terkunci saat mengerem keras.

Untuk tipe GX mendapat opsi varian dengan fitur Electronic Stability Programmee (ESP). Fitur antimelintir yang biasanya hanya ada di mobil-mobil premium, mulai diterapkan juga di kelas lebih rendah. Sebuah tren yang bagus demi mengurangi angka kecelakaan.

Sumber : oto.com

Artikel Pilihan

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Hello. Add your message here.