alnita-006

Best Business & Personal Development Books Summary

innovator-dillema

Membaca buku-buku berkualitas tak pelak merupakan salah satu koentji untuk membangun sebuah peradaban bisnis yang gemilang.

Figur-figur pebisnis visioner seperti Bill Gates, Warren Buffet, Jeff Bezos hingga Elon Musk, semuanya adalah pembaca buku yang tekun. Buffet bahkan bisa spend 5 jam per hari hanya untuk membaca. Mungkin ini rahasianya dia jadi bilioner.

Dalam sajian di pagi ini saya mau menghadirkan deretan 10 buku bisnis dan personal development Terbaik. 

Ya dalam sajian kali ini saya akan menghadirkan 10 buku pilihan yang saya anggap merupakan masterpiece dalam bidang manajemen bisnis dan personal development.

Secara khusus, saya sudah membuat summary lengkap dari 10 buku tersebut, dan berencana menghadirkannya untuk Anda semua for free. Secara sekilas, lima dari 10 buku terbaik itu adalah sebagai berikut.

1. The Innovator’s Dilemma

Buku ini ditulis oleh Professor Clayton Christensen, Guru Besar di Harvard Business School. Buku ini dianggap sebagai salah satu karya masterpiece dalam ilmu inovasi bisnis.

Innovator dilemma adalah saat sebuah bisnis gamang melakukan inovasi, sebab takut inovasinya ini justru akan meng-kanibal produk utama yang menjadi andalannya.

Banyak bisnis yang terlalu mencintai produknya secara berlebihan dan lalu terjebak arogansi. Rasa cinta yang berlebihan ini acap membuat mereka terpelanting dalam bibir kematian.

Too much love will kill you….

Nokia dulu menyebut Android sebagai semut kecil merah yang mudah digencet dan mati. Arogansi dan rasa percaya diri yang berlebihan membuat Nokia terjebak dalam innovator dilemma. Sejarah mencatat, yang kemudian mati justru Nokia – tergeletak kaku dalam kesunyian yang perih.

Kodak menyebut kamera digital hanyalah tren sesaat, mereka yakin kamera produksi mereka akan terus bertahan. Karena terlalu bangga dengan produk legacy-nya, Kodak terjebak halusinasi dan innovator dilemma yang akut.

Maka pelajaran yang layak dibungkus adalah ini : Too much love your product will kill you.

Kadang Anda perlu melakukan creative destruction. Anda harus rela membunuh produk utama Anda, sebelum para rival melibasnya tanpa ampun.

2. Learned Optimism

Buku ini ditulis oleh Professor Martin Seligman, Guru Besar Psikologi di University of Pennsylvania. Buku ini dianggap sebagai salah satu karya masterpiece dalam ilmu “Positive Psychology”.

Dalam riset untuk buku ini, Profesor Seligman menemukan fakta bahwa orang yang punya mentalitas positif dan optimis dalam memandang masa depan cenderung akan jauh lebih sukses dibanding mereka yang pesimis dan ragu dengan kemampuan dirinya.

Cara untuk mampu memiliki mindset positive dan OPTIMISME :

  1. Lebih banyak membaca, menyimak dan mengapresiasi “positive information and news”
  2. Memiliki jaringan teman yang punya energi positif
  3. Memiliki ritual bersyukur (gratitude journal)

Cara Mengembangkan Optimisme :

  • Kurangi asupan informasi/berita negatif
  • Kurangi sikap mudah mengeluh/lingkungan yang mudah mengeluh

3. The Power of Habit

Change yout habits. Change Your Life. Pada akhirnya nasib Anda itu ditentukan oleh perilaku Anda. Dan perilaku Anda akan sangat ditentukan oleh habits Anda.

Bayangkan jika Anda punya habit positif seperti berikut ini :

  • Habit olahraga 30 Menit Tiap Hari
  • Habit membaca buku
  • Habit sholat berjamaah di mesjid
  • Habit baca Al Quran
  • Habit makan sehat (sayur dan buah)
  • Habit tafakur dan bersyukur

Tips Membangun Good Habits :

START SMALL

Para peneliti human behavior mengatakan, Anda akan lebih sukses memulai sebuah action atau habit baru, jika diawali dengan SMALL STEPS, atau tiny action. Temukan tiny action yang so simpel, dan sangat mudah dilakukan.

Kenapa action pertama harus so simple dan mudah dilakukan? Sebab pada dasarnya kita semua ini pemalas dan punya resistance to change. Untuk melawan inersia (kecenderungan malas bergerak) yang bersemayam dalam ragamu itu, maka action pertama harusnya yang so simple.

Contoh small habits yang so simple : alih-alih mau olahraga lari 5KM per minggu, cukup mulai besok jalan kaki keliling kantor 3 menit saja, setiap pas istirahat siang.

Atau : alih-alih mau baca buku 3 atau 4 buku per minggu, cukup mulai besok baca 1 halaman buku saja, tiap malam sehabis sholat Maghrib. Just one page.

Poin dari contoh-contoh diatas adalah : temukan TINY ACTION yang mudah dilakukan. Lupakan goals yang heroik atau massive action yang berat.

Cukup fokus pada small step yang easy.

Karena mudah dilakukan, maka action baru yang awalnya so small ini pelan-pelan membesar.

4. Deep Work

Deep work adalah buku yang mengajak kita untuk lebih focus pada aktivitas yang berdampak nyata terhadap peningkatan skills dan income kita.

Focus on things that matter.

Di era smartphone yg bising dan penuh notifikasi ini, kadang kita terjebak dlm “shallow work” :

sibuk klik ini klik itu dan sibuk scrolling tapi tak punya dampak apapun bagi peningkatan skills.

Muramnya, di era smartphone explosion ini, sel otak kita terus dibujuk untk berpikir serba melompat, tidak fokus. Klik ini, klik itu. Scroll-scroll. Cek ini. Cek itu. Scroll-scroll lagi. Attention span kita makin pendek. Kecakapan untk melakukan deep thinking pelan-pelan hancur.

Apa solusinya? Berikut tips-nya.

  1. Smartphone detox. Tetapkan jam dimana HP harus off.
  2. Leave grup-grup WA yg tdk produktif dan hanya buang-buang waktu.
  3. Beli buku bagus, dan lebih banyak luangkan waktu untk baca, deep reading.
  4. Ganti waktu scroll-scroll HP dengan aktivitas olahraga fisik.

Tips lainnya agar smartphone menjadi lebih produktif :

  1. Kurangi waktu scroll-scroll IG dan medsos lainnya
  2. Ubah waktu main hape jadi waktu buat belajar internet marketing, online business, or blogging.
  3. Fokus baca konten online yang berdampak pada skills anda
  4. Kurangi baca gosip-gosip di media online

5. The SECRET

Buku ini adalah tentang the power of positive expectations. Saat pikiran kita dilimpahi dengan keyakinan dan ekpektasi positif, maka kinerja kita akan menjadi lebih optimal.

Mindset. Belief. Pola pikir. Ini adalah serangkaian elemen yang ternyata begitu krusial dalam memahat nasib kita dalam bentangan sejarah kehidupan.

Ingatlah selalu hukum resonansi dan gaya tarik menarik (law of attraction) : Anda berprasangka positif akan hidupmu, maka Kekuatan Semesta akan mengirim balik energi positif yang dahsyat itu dalam kehidupan anda yang real.

Anda berprasangka negatif akan nasib hidupmu, maka Invisible Hand akan benar-benar mengirim balik rentetan ketidakberuntungan dalam sejarah hidupmu.

Orang yang produktif memiliki positive thinking attitude. Selalu melihat arah masa depan dengan spirit optimisme : dengan sebuah keyakinan bahwa keberhasilan pada akhirnya bisa direngkuh. What You Think is What You Get.

Teknik Self Affirmation.

Ini adalah teknik untuk penguatan keyakinan, tentang cara untuk menginjeksikan mindset dan keyakinan positif dalam sekujur ragamu.

Tentang repetisi kalimat untuk membuat dirimu sendiri benar-benar yakin bahwa masa depan yang Anda imajinasikan akan menjelma menjadi kenyataan.

Teknik Self Visualization.

Ini adalah teknik tentang membayangkan kalimat yang Anda afirmasikan itu dalam gambaran visual yang nyata. Bayangkan dan visualisasikan gambaran hidup yang Anda ingin raih dalam mental pikiran Anda.

Visualisasi positif melatih sel-sel otak kita untuk benar-benar bergerak sesuai dengan harapan yang kita inginkan.

Pelan-pelan, proses ini benar-benar akan mendorong raga dan tubuh fisik Anda untuk bergerak persis seperti yang Anda visualkan.

Teknik self affirmation dan self visualization akan menjadi alat bantu yang ampuh untuk membuat apa yang Anda pikirkan itu benar-benar menjadi kenyataan. Dream, Believe, Make It Happen. 

Oleh : Yodhia Antariksa, strategimanajemen.net

Artikel Pilihan

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Hello. Add your message here.