3 Ukuran Sukses Paling Fundamental bagi Internet Marketer

des

Menjadi seorang internet marketer yang profitabel mungkin merupakan sebuah dream job bagi sebagian orang. Sebab hanya dengan berbekal laptop dan koneksi wifi, seseorang bisa meraih income masif.

Profesi internet marketer membuat seseorang bisa bekerja tanpa terpaku dengan jam kerja yang kaku, dan juga bisa kerja dari rumah, sehingga terbebas dari kemacetan tiap hari.

Tapi menjadi seorang internet marketer yang sukses tak semudah scroll-scroll hape sambil menikmati Instagram strories para selebgram.

Berikut 3 kunci sukses paling fundamental bagi seorang Internet Marketer.

Disini saya mengartikan seorang internet marketer sebagai individu yang mencoba meraih income masif melalui media blog/website sebagai piranti utamanya.

Kalau saya perhatikan, para internet marketer kelas dunia yang sukses, hampir semuanya memiliki blog utama sebagai episentrum kegiatan meraih nafkah.

BLOG dengan kata lain akan tetap dan masih akan terus merupakan instrumen vital bagi para internet marketer yang mau sukses.

3 kunci sukses yang diuraikan disini merupakan key performance indicators atau ukuran keberhasilan yang paling fundamental bagi seorang profitable blogger or internet marketer.

Dalam dunia performance management, dikenal adanya konsep lagging and leading indicators.

Lagging indicator itu hanyalah hasil. Contoh lagging indicators misal profit atau volume penjualan. Indikator ini penting, namun hanya hasil akhir.

Yang lebih penting adalah proses yang men-drive hasil itu. Inilah yang disebuat sebagai “leading indicators”. Apa saja proses kunci yang akan mendorong hasil akhir yang cetar membahana.

Nah dalam dunia internet marketing, menurut saya ada 3 leading indicators yang paling fundamental dan akan menentukan sukses para pemainnya. Mari kita bedah satu demi satu.

Success Metric # 1 : Blog Traffic

Kesalahan para newbie atau pemula adalah ujug-ujug ingin mendapatkan penjualan, sementara pengunjung blognya hanya puluhan visitors per hari. Lalu mimpi dapat sales darimana? Dari Hongkong??

Trafik blog yang tinggi dan TERTARGET adalah kunci pertama untuk menjadi profitable blogger/internet marketer.

Trafik yang tertarget artinya adalah tipe pengunjung blog Anda merupakan target market yang cocok dengan produk atau jasa yang kelak akan Anda jual.

Kalau jualannya jasa pelatihan, maka visitors blog idealnya adalah para pengelola SDM perusahaan. Kalau jualannya adalah buku-buku bisnis, maka visitor blog yang tertarget idealnya adalah orang-orang yang suka membaca buku bisnis dan pengembangan diri.

Maka konten blog harus spesifik (bukan gado-gado), dan disesuaikan dengan profil target market yang akan dibidik.

Menurut pengalaman saya, minimal visitors tertarget adalah 1.000 per hari untuk mulai bisa mendapatkan income yang memadai.

Untuk bisa menembus 1.000 visitors tertarget per day dibutuhkan waktu kurang lebih 6 hingga 12 bulan – tergantung pada kualitas konten dan strategi SEO (search engine optimization).

Salah satu cara gratis untuk meningkatkan SEO adalah dengan meninggalkan jejak link blog Anda pada minimal 30 blog/website/forum setiap bulannya.

Jika ada sedikit dana dan ingin hasil yang lebih powerful serta cepat, mungkin bisa juga menggunakan jasa SEO yang andal. (Salah satu jasa SEO yang biasa saya gunakan adalah Jasa SEO dari Mas Darmanto).

Konten yang berkualitas dengan beragam keyword yang tertarget, disertai dengan bantuan jasa SEO, merupakan salah satu cara efektif untuk segera meningkatkan trafik blog Anda.

Success Metric # 2 : Social Media Followers

Metrik atau indikator sukses yang kedua ini mungkin lebih bersifat sebagai pendorong trafik blog. Faktanya, jika digunakan secara tepat media sosial bisa menjadi media yang sangat efektif untuk meningkatkan popularitas blog dan bahkan memicu viral.

Saat ini mayoritas warganet menjadikan media sosial sebagai salah satu tujuan utama mereka membuka smartphone. Kalau kita tidak rutin menyapa mereka via media sosial, maka blog kita bisa pelan-pelan dilupakan.

Saya sendiri rutin memanfaatkan dua media sosial yakni Facebook dan Twitter untuk mempromsikan konten artikel blog ini.

Follower Twitter saya saat ini ada 90 ribu, sementara Likers di Facebook mencapai angka 45 ribu.

Karena algoritme Twitter yang lebih ramah, maka level engagement follower Twitter saya kelihatannya lebih tinggi dibanding di Facebook.

Saya bisa meraup 20 ribu klik dalam sebulan dari Twitter secara gratis. Klik ini tentu menuju link artikel blog yang saya share di Twitter. Jika konten bagus, maka artikel saya juga akan menjadi viral di Twitter. Ujungnya trafik blog meningkat.

Sejak bulan Januari 2018, tepatnya sejak jumlah karakter dinaikkan dua kali, trafik Twitter memang ramai lagi. Banyak thread dan twit saya yang di-share hingga ribuan kali secara organik (gratis).

Sementara di Facebook, engagement agak rendah. Namun kalau artikelnya bagus, maka Facebook merupakan medium yang sangat efektif untuk membuat artikel menjadi viral. Saya beberapa kali mengalaminya.

Poinnya adalah : gunakan media sosial untuk mendrive trafik ke blog kita. Jadi selain dari Google SEO, maka trafik blog kita terus tumbuh karena limpahan visitor dari para fans kita di sosial media.

Success Metric # 3 : Email Subcribers

Dari ketiga indikator, maka metriks yang terakhir ini menurut saya yang paling fundamental. Sebab menurut pengalaman saya, 90% sales saya didrive oleh pelanggan email. Bayangkan, betapa pentingnya faktor pelanggan email ini.

Jika digambarkan, maka alurnya begini. Bahasa kerennya “funnel marketing jouney”.

1) Tingkatkan dulu visitors blog melalui Google SEO dan Social Media Followers.

2) Lalu ajak pengunjung blog menjadi pelanggan email. Makin tinggi pengunjung blog, maka jumlah pelanggan email juga akan main naik. Sebaliknya kalau blog sepi, maka pelanggan email akan stagnan.

3) Setelah jadi pelanggan email, baru lakukan promosi ke para pelanggan email ini.

4) Barulah terjadi penjualan.

Jadi usaha untuk meningkatkan pengunjung blog (via Google dan social media followers) itu ujungnya adalah : peningkatan jumlah pelanggan email.

Sebab sekali lagi, hingga 90% penjualan dilakukan oleh para pelanggan email.

Itulah kenapa setiap minggu saya selalu mencermati metriks ini dengan seksama. Sebab darah penjualan saya amat ditentukan oleh pertumbuhan jumlah pelanggan email.

Btw, hampir semua blogger dunia juga mengalami hal yang sama. Hampir semuanya bilang senada : 80 – 90% penjualan produk mereka di-drive oleh pelanggan email mereka.

Bloggers hebat di seluruh dunia sepakat : pelanggan email adalah KOENTJI. Cara untuk meningkatkan pelanggan email bisa dipelajari DISINI.

DEMIKIANLAH, tiga langkah paling fundamental untuk menjadi internet marketer yang sukses.

Pertama adalah tingkatkan trafik blog. Kedua, tingkatkan interaksi dengan followers di social media, demi peningkatan trafik blog. Ketiga, hasil dari dua langkah awal ini adalah demi peningkatan jumlah pelanggan email.

Tiga langkah kunci yang butuh perjuangan panjang untuk melakukannya dengan sukses. Namun itulah yang harus dijalani jika memang ada impian untuk menjadi internet marketer dengan income puluhan hingga ratusan juta per bulan.

Pada akhirnya, bermimpi itu memang mudah. Yang sulit adalah mewujudkannya menjadi realita.

Oleh : Yodhia Antariksa (strategimanajemen.net)

Photo credit by : travel and leisure

Artikel Pilihan

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Kosmetik Terbaik Wanita Indonesia Selengkapnya...
Hello. Add your message here.