Success Protocol by Ippho Santoso

Buku Ippho Santoso terbaru ini secara eksploratif mendedahkan 7 pilar kunci untk merajut peak performance demi kinerja yang cemerlang. Mari kita bedah satu demi satu dengan ringkas dan renyah.

Pilar#1 : Work with Worship (ikhtiar). Sebuah “teologi kerja” yang menempatkan spirit bekerja juga sebagai pengabdian intens pada Sang Ilahi. Bekerja adalah juga ibadah. Bekerja tidak hanya demi sesuap nasi, namun juga sebagai wujud dedikasi untuk menjadi khalifah terbaik di muka bumi.

Work with worship memberikan spirit kemuliaan dalam makna bekerja. Work hard. Pray hard.

Pilar#2 : Work with Network (ittihad). Bekerja sembari membangun silaturahmi dan jaringan. Demi kebaikan kolektif.

Networking itu mungkin kunci dalam dunia kerja/bisnis. Sebab dari sini acap Anda akan menemukan rezeki dari arah yang tak terduga-duga.

Namun bangunlah network yang berkualitas. Sebab ada pepatah : kualitas hidupmu akan ditentukan oleh kualitas lima teman terdekatmu.

Pikar #3 : Perfection for Satisfaction (itqan). Persembahkan proses kerja yg ekselen, demi self pride and satisfaction. Sebab inner satisfaction hanya bisa diringkus manakala kita bisa mempersembahkan proses dan hasil kerja yang ekselen. Yang cetar membahana.

Pilar #4 : Reflection for Improvement (i’tikaf). Terus menerus berjuang untuk improving. Demi masa depanmu yg lebih baik.

Btw, ini sudah akhir tahun. Improvement terbesar apa yg sudah anda jalani di tahun 2015? Apakah Anda merasa skills Anda makin meningkat? Berapa banyak?

Renungkan momen-momen krusial dalam hidup Anda di sepanjang tahun ini. Dan pelajaran apa yang bisa Anda petik darinya. And how can you improve?

Pilar # 5 : Consistency and Persistency (indibath). Pada akhirnya, elemen kunci penentu keberhasilan itu adalah daya resiliensi, kegigihan. Daya resiliensi adlh ketekunan untk menjalani apa yg Anda yakini, dengan tuntas dan finish. Meski ada beragam tantangan menghadang.

Daya resiliensi adalah muncul dengan solusi kreatif. Dan bukan excuse. Muncul dengan action inovatif. Dan bukan komplen, plus plonga plongo.

Lalu apa kunci daya resiliensi? Simpel : rajin bersyukur. Rajin olahraga. Dan berprasangka baik terhadap masa depan.

Pilar # 6 : Productivity with Spirituality. Sudah produktif. Lalu disertai dengan etos spiritialitas yang kokoh. Ini sungguh kombinasi yang maut.

Produktivitas + spiritualitas ini mungkin fenomena menarik. Saya punya hipotesa : semakin anda kaya, Anda akan makin religius.

Saya sendiri beberapa kali menyaksikan pemandangan indah seperti ini : di beberapa perumahan mewah, mesjidnya kalo subuh selalu full. Yang parkir, Alphard, Mercedes Benz, hingga Range Rover Evoque. Setiap subuh.

Maka muncul formula dan siklus seperti ini :

Makin kaya > makin rajin bersyukur > makin senang bersedekah > makin rajin sholat subuh di mesjid > makin produktif.

Pilar #7 : Productivity with Sincerity (ikram). Bekerja dengan produktif dengan semangat keikhlasan. Demi salary dan juga demi hidup sesudah mati.

Sumber : strategimanajemen.net

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Pasang Iklan di Website Ini +6285773713808
Hello. Add your message here.