Berkata yang Baik atau Diam

Kemampuan berbicara adalah salah satu kelebihan yang Allah berikan kepada manusia untuk berkomunikasi. Dan dalam hal ini, wanita adalah ahlinya. Sebab, ia diciptakan oleh Allah dengan diberikan kepadanya hormon ekstrogen dan progesteron; sehingga ia mampu mengeluarkan setidaknya 20.000 kata per hari, masyaAllah. Ungkapan yang keluar dari bibir manusia bisa berupa ucapan baik, buruk, keji, dan sebagainya. Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berkata baik dan jangan sampai berkata buruk, keji, kotor dan lainnya, agar ucapannya bermakna dan bernilai ibadah. Allah berfirman:

”Dan katakan kepada hamba-hamba-Ku: ”Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar) sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” (al-Isra’: 53)

Dalam ayat lain Allah juga berfirman:

”Serulah kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik…” (an-Nahl: 125)

Bahkan tidak hanya Al-Qur‘an yang memberikan kita petunjuk untuk menjaga dan mengendalikan bicara kita. Ada banyak hadis Rasulullah yang menerangkan tentang hal itu dan menjelaskan bahwa hal ini sangatlah penting dalam kehidupan kita. Salah satunya terdapat dalam riwayat dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah & bersabda,

”Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih; Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Dari beberapa ayat dan hadis di atas, kita bisa mengambil simpulan bahwa hendaknya kita harus berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara. Jika kita merasa bahwa ucapan tersebut membawa kemaslahatan dan manfaat, barulah kita melanjutkannyu. Namun jika kita merasa bahwa ucapan tersebut banyak mudaratnya, maka lebih baik kita diam dan menahan perkataan tersebut. Jangan sampai baru memikirkan ucapan kita, setelah semua itu terlanjur keluar dari bibir. Kebanyakan dari kaum wanita memang begitu. Yang penting berbicara dulu, nanti memikirkan efek dari pembicaraannya, sehingga situasi seperti ini sering menimbulkan masalah yang tidak kecil.

Diam adalah salah satu upaya jitu agar mulut tidak menimbulkan dosa, keji, dan keburukan lainnya. Dengan demikian, diam sangat dianjurkan bahkan sangat ditekankan agar seseorang mampu mengendalikan lisannya. Meski diam ini sangat dianjurkan, tetapi berkata baik jauh lebih dianjurkan daripada sekadar diam yang tak bermakna. Artinya, selama yang akan kita ucapkan telah kita pikirkan mengandung kebenaran, maka tidak tepat apabila kita memilih diam. Sebab berkata dan diam ada tempatnya masing-masing.

Oleh : Nur Sillaturohmah

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Baca juga : 

About Auther:

Info Biografi

10 thoughts on “Berkata yang Baik atau Diam

  1. I like the valuable information you provide to your articles. I will bookmark your weblog and check once more right here frequently. I am slightly certain I’ll be informed many new stuff proper right here! Best of luck for the next!|

  2. I’ve been surfing online more than three hours today, yet I never found any interesting article like yours. It is pretty worth enough for me. In my view, if all website owners and bloggers made good content as you did, the web will be much more useful than ever before.

  3. Definitely believe that which you said. Your favorite justification seemed to be on the web the easiest thing to be aware of. I say to you, I definitely get annoyed while people consider worries that they just do not know about. You managed to hit the nail upon the top as well as defined out the whole thing without having side effect , people can take a signal. Will probably be back to get more. Thanks

  4. Definitely believe that which you stated. Your favorite reason appeared to be on the internet the simplest thing to be aware of. I say to you, I certainly get irked while people consider worries that they just don’t know about. You managed to hit the nail upon the top and defined out the whole thing without having side-effects , people could take a signal. Will probably be back to get more. Thanks

  5. May I simply just say what a comfort to uncover someone who really understands what they’re discussing on the net. You actually realize how to bring a problem to light and make it important. More people have to read this and understand this side of your story. I can’t believe you’re not more popular since you certainly have the gift.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

14 Sekolah Kedinasan Gratis Lulus Langsung Jadi CPNS
Hello. Add your message here.