Mutiara Hadits : Hari-hari Raya Idul Adha

Ribuan umat Islam bersiap mengikuti Sholat Idul Fitri di MAsjid Raya Baiturrahman, Banda aceh, Provinsi Aceh, Jumat (17/7). Sholat tersebut juga diikuti oleh Presiden Joko Widodo, Ibu Negara, Iriana Joko widodo, Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursidan Baldan, Wali Nangroe, Malik Mahmud, Gubernur Provinsi Aceh, Zaini Abdullah, serta petinggi lainnya.Kompas/Wisnu Widiantoro (NUT)17-07-2015

Dari Uqbah bin Amir RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Hari Arafah, hari nahr dan hari hari tasyriiq adalah hari Raya kita pemeluk agama islam. Dan hari-hari itu adalah hari makan dan minum”

(Sunan Abi Daud, no. 2419, Jami’ Tirmidzi, no. 773 lafaz darinya, Sunan Nasai, no. 3004. Imam Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini Hasan Shahih. Dishahihkan oleh Albani).

Beberapa faedah hadits ini adalah :

  • Hadits ini menjelaskan bahwa hari Arafah, hari-hari Tasyriq (3 hari setelah hari / nahr, yaitu hari raya dalam Islam, hanya saja waktu penyembelihan untuk hadyu, berkurban atau penyembelihan pada hari raya dimulai pada hari ke-sepuluh dari bulan Dzulhijjah sampai 3 hari setelahnya.
  • Hari raya Idul Adha 5 hari, yaitu pada tanggal 10 Dzulhijjah, satu hari sebelumnya hari Arafah dan 3 hari setelahnya, yaitu hari Tasyriq. Semua hari-hari yang lima ini merupakan hari yang penuh makan dan minum. Akan tetapi boleh saja bagi siapa yang melakukan haji Qiron atau Tamattu’ untuk berpuasa pada hari Tasyriq bila ia tidak mampu menyembelih Hadyu, seperti disyari’atkannya berpuasa pada hari Arafah bagi siapa yang belum berihram untuk haji agar mendapatkan keutamaannya.
  • Sesungguhnya hari raya dalam Islam merupakan musim dimana orang muslim bersyukur kepada Allah yang telah memberikan kepada mereka taufik untuk ibadah.
  • Hari yang paling utama pada setiap tahunnya ialah hari nahr (hari raya Idul Adha), untuk itu hari ini lebih agung, lebih utama dan lebih besar dari pada hari raya Idul Fitri.

Perawi hadits

Uqbah bin Amir bin Absi Al-Juhani, ia salah satu sahabat Nabi yang mulia SAW, ia seorang ahli qiro’ah yang fakih, ahli pada bidang ilmu Faroidh, sang penya’ir, yang mempunyai lisan yang fasih dan juga salah satu pembesar dari pemimpin-pemimpin pada kemerdekaan Islam.

Uqbah salah satu orang yang memiliki suara yang paling indah dalam melantunkan Al -Qur’an. Dengan bacaanya membuat hati-hati para sahabat yang mulia bergetar, khusu’ dan membuat air mata mereka berlinangan karena takut kepada Allah. Ia ikut perang bersama Rasulullah SAW pada perang Uhud dan perang-perang setelahnya.

Dia salah satu ketua dari pembesar pasukan kaum muslimin yang membebaskan Mesir. Maka Pemimpin kaum muslin yaitu Mu’awiyah bin Abi Sufyan telah memberikan kepadanya upah dan menjadikannya sebagai walinya selama 3 tahun, kemudian mengarahkannya untuk berperang di negara Rudus di laut putih tengah.

Yang mana ia mempunyai sanad hadits 55 dan wafat pada tahun 58 H, dikebumikan di Kairo.

Referensi : Dr. Muhammad Murtaza bin Aish, 90 Hadits Pilihan, Riyadh, KSA, 2016

Ayo bagikan sebagai sedekah…

Baca juga : 

About Auther:

Info Biografi

Buku Petunjuk Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2020
Hello. Add your message here.