Pengamat dan Pengusaha Buka Suara Soal Resesi Ekonomi RI

Ilustrasi / Upenn.edu
Ilustrasi / Upenn.edu

Pemerintah diminta untuk menambah program jaring pengaman sosial (social safety net) untuk menjaga daya beli agar Indonesia tak masuk dalam jurang resesi. Wakil Ketua Kadin Bidang Perdagangan Benny Sutrisno mengatakan saat ini industri tengah terganggu dari sisi permintaan.

Karena itu, pemerintah harus memangkas belanja negara yang multiplier effect terhadap perekonomian rendah dan mendorong program bantuan sosial yang sudah dijalankan agar lebih tepat sasaran.

“Pemerintah harus injeksi lagi ke sisi demand, artinya supaya masyarakat meningkatkan daya beli. Selama ini kan gangguan dari sisi supply, produksi terganggu orang ga bisa kerja, berangsur pulih tapi orang takut berbelanja dan banyak juga yang kena PHK atau dirumahkan,” ujarnya.

Benny berharap pemerintah juga menghentikan program pelatihan kartu Prakerja yang dianggapnya kurang efektif untuk menghadapi kondisi perlambatan perekonomian saat ini. Terlebih banyak industri yang kini telah berhenti dan belum siap untuk membuka kembali lapangan kerja sampai perekonomian kembali pulih.

“Dikasih aja uangnya kalau dia mau berlatih biar aja dia pakai uangnya itu kalau dia engga mau berlatih karena kebutuhan lebih penting dia pakai aja uangnya buat makan,” ucapnya.

Menurutnya, sektor yang terdampak paling parah akibat covid-19 adalah sektor pariwisata dan perhotelan, akomodasi dan makan minum, serta transportasi dan pergudangan. Sebab, pandemi ini membatasi aliran barang, mobilitas orang, dan aliran uang.

“Jadi semua sektor yang terkait aliran pergerakan barang orang dan uang terdampak, mengalami penurunan yang drastis,” tuturnya.

Seperti diketahui Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut Indonesia bisa masuk ke jurang resesi akibat pandemi virus corona atau covid-19 bila pertumbuhan ekonomi negatif pada kuartal III 2020. Pasalnya, resesi merupakan kondisi di mana pertumbuhan ekonomi suatu negara tumbuh negatif dalam dalam dua kuartal atau lebih secara berturut-turut.

Saat ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia memang masih positif sebesar 2,97 persen pada kuartal I 2020. Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan ekonomi bisa terkontraksi hingga minus 3,8 persen pada kuartal II 2020.

Sementara untuk kuartal III 2020, laju perekonomian diperkirakan berada di rentang 1,4 persen sampai minus 1,6 persen. Bila ekonomi kuartal III benar-benar negatif, maka Indonesia mengalami resesi ekonomi.

“Indonesia resesinya mungkin akan mulai di kuartal ketiga besok, karena biasanya secara official itu indikatornya adalah dua kuartal mengalami negatif growth. Tapi sebenarnya sekarang resesinya sendiri sudah dirasakan,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Ekonom CSIS Yose Rizal Damuri menyatakan pemerintah perlu fokus pada sektor perdagangan dan manufaktur yang mengalami tekanan jauh sebelum pandemi covid-19. Apalagi, hampir 90 persen sektor perdagangan di Indonesia dijalankan oleh pengusaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Yose mengungkap pemerintah harus memperluas, mempercepat, dan memaksimalkan restrukturisasi utang dan pemberian subsidi bunga kredit kepada para pengusaha terdampak.

Dia memaparkan belanja pemerintah yang tak penting seperti pemberian insentif kepada daerah perlu dialihkan untuk stimulus melalui Program Pemulihan Ekonomi (PEN) sudah tepat, mengingatkan makin sempitnya ruang fiskal pemerintah.

Di sisi lain, Yose melihat pemerintah juga harus benar-benar mengidentifikasi ke mana saja anggaran PEN akan dialokasikan. Sebab jika komposisi terhadap UMKM belum terlalu besar maka dampaknya terhadap konsumsi tak akan optimal.

“Pemerintah harus turun tangan menginjeksikan uang untuk mendorong permintaan. Masalahnya, apakah uang itu bisa mendorong permintaan? Insentif daerah misalnya, percuma kalau disimpan daerah. Atau ke BUMN dampaknya seberapa besar untuk menggerakkan ekonomi? Jadi ini harus diidentifikasi ulang supaya optimal,” pungkasnya.

Sumber : CNN Indonesia

Yuk bagikan infonya…

About Auther:

Info Biografi

Beasiswa Sekolah Kedinasan IPDN STAN AKPOL Dll
Hello. Add your message here.