Faedah dari Musibah

Ilustrasi / Computerworld.com
Ilustrasi / Computerworld.com

Sebuah musibah mampu mengeluarkan nilai-nilai ubudiyah doa yang selama ini terpendam. Dikatakan, “Maha suci Dzat yang telah mengeluarkan [ketulusan] doa dengan musibah.”

Dalam atsar disebutkan: “Allah menurunkan ujian kepada seorang hamba yang salih dari hamba-hamba-Nya. Dan kepada para malaikat Dia berkata, ‘Agar Aku mendengar suaranya (doa dan permintaan-nya)’.”

Faedah lainnya, dihancurkannya kesombongan dan keangkuhan jiwa. Sebab, Allah berfirman,

(Ketahuilah! Sesungguhnya manusia melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup) (QS. Al-Alaq: 6-7)

Musibah juga dapat menggugah empati sesama manusia, semakin merekatkan rasa cinta terhadap sesama, dan saling mendoakan kepada yang sedang tertimpa. Karena manusiawi sekali bila orang-orang merasa terpanggil untuk bertanggung jawab dan mencintai orang yang sedang tertimpa musibah atau mendapatkan ujian.

Musibah itu akan membukakan mata mereka kepada hal yang lebih besar. Selama ini, mereka hanya lihat hal kecil dibandingkan dengan musibah lain yang lebih besar. Mereka menerima bahwa itu semua merupakan penebusan dosa dan kesalahan, sekaligus pahala dan ganjaran di sisi Allah.

Jika umat manusia menyadari bahwa semua ini adalah buah yang bisa dipetik dari musibah, maka mereka akan menghadapinya dengan senang dan tenang.

(Sesungguhnya, hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.) (QS. Az-Zumar: 10)

Oleh : Dr. ‘Aidh al-Qarni

100 Artikel Motivasi Islam Penyejuk Hati 

Yuk bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi

Beasiswa Sekolah Kedinasan IPDN STAN AKPOL Dll
Hello. Add your message here.