Shalat Jamaah

Ilustrasi/Google
Ilustrasi/Google

Shalat Jamaah

Shalat jamaah hukumnya sunah muakad.

Ketentuan Menjadi Imam dan Makmum

Wajib hukumnya bagi seorang makmum berniat menjadi makmum, sedangkan bagi imam tidak wajib berniat menjadi imam akan tetapi sunah.

Dan jawaz (boleh) hukumnya bagi orang yang merdeka bermakmum kepada hamba sahaya (budak), begitu juga orang yang telah akil baligh (Akil baligh adalah seseorang yang sudah sampai pada usia tertentu untuk dibebani hukum syariat dan mampu mengetahui atau mengerti hukum tersebut) boleh bermakmum kepada murahiq (Murahiq adalah usia laki-laki yang menginjak baligh).

Dan tidak sah bagi laki-laki bermakmum kepada wanita, begitu juga (orang yang mahir membaca al-Qur’an) bermakmum kepada ummy (orang yang buta huruf).

Batasan Tempat untuk Berjamaah

Di mana pun tempat (bagi seorang makmum) yang shalat di dalam masjid, yang bermakmum kepada imam di dalam masjid tersebut dan makmum tersebut mengetahui pergerakan imam, maka diperbolehkan selagi posisi makmum tersebut tidak lebih maju daripada imam.

Jika imam shalat di dalam masjid dan makmum shalat di luar masjid, akan tetapi masih dekat dari imam dan makmum mengetahui pergerakan imam dan tidak ada hal yang menghalanginya, maka hukumnya jawaz (boleh).

Oleh : Ulin Nuha (Ringkasan Kitab Fikih Imam Syafi’i)

Artikel Utama : Ringkasan Kitab Fikih Imam Syafi’i 

Yuk bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi

Beasiswa Sekolah Kedinasan IPDN STAN AKPOL Dll
Hello. Add your message here.