4 Cara Redakan Stres dan Menghindari Depresi

Berkumpul dengan teman (ilustrasi)
Berkumpul dengan teman (ilustrasi)

Berbagai masalah di kantor, pertikaian dengan orang terdekat, hingga masalah ekonomi bisa menjadi pemicu stres berkepanjangan yang akhirnya berujung depresi.

Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang membuat seseorang hilang harapan untuk melakukan sesuatu bahkan timbul keinginan untuk bunuh diri.

img_20191004_160252_923

Agar kesehatan jiwa tetap terjaga, Anda dapat melakukan sejumlah cara berikut ini untuk meredakan stres dan terhindar dari depresi di tengah banyaknya masalah kehidupan.

1. Kelola Stres

Stres merupakan reaksi psikologis yang normal saat terdapat tekanan yang berlebihan. Stres dapat dianggap sebagai peringatan dini bahwa otak tengah tertekan.

Stres tak bisa dielakkan, tapi bisa dikelola. Dokter spesialis kedokteran jiwa Agung Frijanto menyebut manajemen stres bisa dilakukan dengan segera mengalihkan stres dengan melakukan kegiatan favorit yang menyenangkan.

“Me-manage stres dilakukan dengan mengalihkan pada kegiatan yang positif seperti berolahraga,” kata Agung di Kementerian Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia tiap 10 Oktober.

2. Marah Dengan Tepat

Sama seperti mengelola stres, amarah juga harus dikelola. Saat terdapat masalah, marah tak boleh dipendam karena sewaktu-waktu dapat meledak dan menjadi bumerang. Di sisi lain, marah juga tak boleh dilampiaskan melampaui batas.

Saat rasa marah muncul, cobalah untuk mengendalikan diri terlebih dahulu. Tenangkan diri dengan menarik napas beberapa kali sebelum meluapkan amarah. Jeda waktu tersebut akan membuat Anda lebih mungkin untuk berpikir jernih mengenai konsekuensi tindakan. Setelah itu, barulah ungkapkan amarah secara wajar.

Bila masih kesal, Anda bisa melampiaskan emosi pada kegiatan lain seperti berolahraga atau menonton film.

3. Curhat

Saat tertekan masalah, cobalah untuk curhat kepada orang lain yang dipercaya, seperti keluarga, teman, guru, dan psikolog. Menceritakan masalah dapat menenangkan perasaan dan juga menemukan solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah.

“Yang paling penting adalah curhat, cerita kepada teman, keluarga. Jangan dipendam sendiri, bisa jadi depresi,” tutur Agung.

Jika tak bisa menceritakan masalah kepada orang lain, curhat kepada buku diari juga menjadi salah satu metode yang tepat. Studi menunjukkan, menulis buku diari merupakan cara ampuh untuk meredakan stres yang dialami sehari-hari.

4. Spiritual

Kegiatan spiritual dan religius seperti beribadah dapat menenangkan diri meredakan stres dan depresi. Anda dapat ke masjid untuk mengikuti kajian, ke gereja, atau tempat ibadah lainnya sesuai kepercayaan.

Agung menyebut beribadah dapat meningkatkan hormon serotonin, hormon yang meningkatkan suasana hati dan mencegah stres dan depresi.

Sumber : cnnindonesia.com

Ayo bagikan sebagai sedekah… 

A D I R A
All Right Reserved © www.ceramahmotivasi.com