ceramah-pict-footer

Agar tak Jenuh Beribadah

Masjid Indah
Masjid Indah

Dalam beribadah kepada Allah, ada masa-masa semangat, ada masa-masa lesu dan bosan sebagai bagian dari tabiat manusia. Rasulullah bersabda: Ingatlah setiap amalan itu ada masa semangatnya. Siapa yang semangatnya dalam koridor ajaranku, maka ia sungguh beruntung. Namun, siapa yang sampai futur (malas) hingga keluar dari ajaranku, maka dialah yang binasa. (HR. Ahmad).

Di antara sebab datangnya kemalasan dan kebosanan adalah terlalu berlebihan dalam beribadah melampaui porsi dan kemampuan. Ibadah wajib seperti bertauhid dan shalat mesti ditunaikan terlepas apa pun keadaan seorang hamba, baik di kala malas maupun saat semangat.

Namun, ketika seseorang terbiasa menunaikan kewajiban, ia akan memiliki dorongan untuk melakukan amalan sunah sebagai salah satu ganjaran dari Allah di dunia, yakni kebaikan berbuntut pada kebaikan lainnya. Ibnu Rajab al Hanbali berkata, Sesungguhnya Allah jika menerima suatu amal hamba, maka Allah beri ia taufik untuk melakukan amal saleh setelahnya.

Amalan sunah ini seperti membaca Alquran, shaum sunah, membaca buku-buku bermanfaat bagi keislaman, rutin hadir ke majelis ilmu, dan membasahi lisan dengan zikir. Akan tetapi, kebosanan dan keletihan itu dapat tiba kapan saja.

Apakah karena beban pekerjaan, suasana hati yang kurang ideal, kelesuan karena pola yang monoton, ujian rumah tangga, kesehatan yang menurun, atau kurangnya ilmu keutamaan suatu ibadah tertentu. Semua itu adalah bagian dari perjalanan seorang hamba untuk mendekat kepada Rabb-nya.

Upaya pertama dan utama adalah berdoa kepada Allah dengan doa yang sering Rasulullah panjatkan, Ya Muqollibal Qulub, tsabbit qolbi ‘alaa diinik. Wahai yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu (HR Tirmidzi). Selanjutnya adalah dengan melakukan ibadah sedikit demi sedikit asalkan rutin.

Rasulullah bersabda: Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit. (HR Muslim). Upaya lainnya adalah memvariasikan amalan. Jika datang kebosanan itu pada tilawah Alquran, hal itu dapat diatasi dengan beralih kepada shalat sunah. Jika shalat sunah terasa berat, ia bisa diimbangi dengan memperbanyak zikir.

Jika kelesuan menimpa amalan shaum sunah, ia bisa diimbangi dengan memperbanyak hadir ke majelis ilmu. Jika bersedekah terasa berat, ia bisa diimbangi dengan membaca buku-buku agama.

Hidup seorang Muslim adalah perjalanan menuju Allah. Terkadang kita mendekat kepada Allah dengan berlari penuh semangat, pada lain waktu terkadang kita berjalan lunglai. Jika berjalan saja terasa berat, hendaknya kita merangkak. Apa pun yang terjadi, jangan pernah berhenti.

Oleh : Wisnu Tanggap Prabowo, Sumber : Republika

All Right Reserved © www.ceramahmotivasi.com
Kartu Kredit Syariah Selengkapnya...
Hello. Add your message here.