KEMBALINYA PASUKAN USAMAH DAN EKSPEDISI LAIN YANG DIPIMPIN OLEH ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ RA.

islamic-background1

Tak berapa lama kemudian, pasukan Usamah bin Zaid kembali ke Madinah. La langsung ditunjuk oleh Abu Bakar untuk menggantikannya se-bagai amir di kota Madinah, sambil menginstruksikan agar mereka bersiap-siap dengan kuda-kuda mereka.

Setelah itu Abu Bakar keluar membawa pasukan yang sebelumnya turut bertempur bersamanya menuju Dzil Qashshah, waktu itu ada yang memberi usul agar beliau kembali ke Madinah dengan menyuruh seseorang menggantikan posisinya. Namun Abu Bakar berkata, “Tidak, demi Allah aku tidak akan kembali, aku tidak akan biarkan kalian berperang sementara aku menyelamatkan diriku!”

img_20191004_160252_923

Setelah itu beliau segera keluar membawa pasukannya ke Dzi Husan dan Dzil Qashshah, sementara an-Nukman, Abdullah dan Suwaid tetap dalam formasi semula hingga mereka sampai di kediaman penduduk Rabadzah di Abraq, di sana mereka bertemu dengan sekelompok orang dari Bani Abs dan Dzubyaan serta Bani Kinanah. Pertempuran kembali terjadi dan Allah memberikan kekalahan kepada al-Haris dan Auf, sementara al-Hathi’ah tertawan. Akhirnya Bani Abs dan Dzubyan lari tunggang langgang dan Abu Bakar berhasil menguasai al-Abraq dan berdiam di sana selama beberapa hari, sementara Bani Dzubyaan menelan kalah di seluruh pelosok negeri.

Abu Bakar berkata, “Haram bagi Bani Dzubyan untuk berdiam di tempat mereka, setelah Allah menjadikan negeri mereka harta rampasan perang untuk kami!”

Kemudian Abu Bakar menjadikan al-Abraq137 sebagai wilayah untuk makanan unta kaum muslimin, dan menjadikan seluruh tanah Rabadzah sebagai tempat mengembala bagi orang banyak.

Ketika Bani Abs dan Dzubyan lari, mereka mendatangi Thulaihah yang sedang berdiam di Buzakhah138 untuk berkomplot dengannya. Ziyad bin Hanzhalah membacakan syairnya menceritakan peperangan di al-Abraq:

Kami telah menyaksikan peperangan di Abariq

Bagaimana Dzubyan sedang bergejolak terbakar amarah

Kami menyerang mereka dengan tiba-tiba

Dengan pasukan ash-Shiddiq ra. ketika ia meninggalkan celaan bagi mereka.  

Oleh : Ibnu Katsir (Al Bidayah Wan Nihayah)

Ayo bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi