Motor Offroad Elektrik, Viar E-Cross Siap Dipasarkan

viar-e-cross-16

Viar bakal menjual motor listrik terbaru, E-Cross di Indonesia. Jenisnya offroad dengan desain yang sangat ramping. Bahkan bila dilihat sekilas, mirip sepeda gunung.

Rangka Viar E-Cross terbuat dari alumunium, sehingga total bobot cuma di kisaran 50 Kg. Komponen bodi hampir tidak ada, dibiarkan telanjang. Jok single seater. Lampu depan layaknya komponen tambahan, bulat kecil muncul di atas stang. Tidak ada sein.

“Hadirnya Viar E-Cross merupakan jawaban dari komitnen kami mengembangkan kendaraan listrik guna memenuhi keinginan penyuka offroad, sekaligus menjawab keraguan bahwa sepeda motor listrik trail memiliki kemampuan seperti sepeda motor trail konvensional. Kami berharap masyarakat semakin terbuka wawasannya,” ujar Area Marketing Manager PT Triangle Motorindo, Haryadi selaku pemegang merek Viar di sesi test ride E-Cross di Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat, hari ini (9/5).

Soal fitur, E-Cross sudah dilengkapi suspensi belakang model multi-link central tipe Intersect TR. Rem cakram di kedua roda. Pelek pakai jari-jari dengan ban offroad ukuran 70/100-19 inci. Dimensi panjangnya 1.870 mm, lebar 780 mm dan tinggi 1.040 mm. Ground clearance sampai 270 mm, cukup untuk melewati jalan tidak rata. Motor ini diklaim mampu menahan bobot pengendara 130 Kg.

Sistem penggerak E-Cross juga unik. Pakai generator model Axial Flux yang memiliki Multi Stage Coaxial Transmission. Ada dua penerus daya, sabuk (belt) dan rantai. Sabuk digunakan untuk mengakomodir putaran tinggi generator elektrik, kemudian diteruskan oleh rantai ke roda belakang.

Tersedia dua varian E-Cross: Lite dan Advance. Keduanya pakai baterai lithium sebagai sumber tenaga. Khusus Lite punya spesifikasi 48 Volt / 25 Ampere. Sedangkan kapasitas baterai varian Advance mencapai 60 Volt / 25 Ampere. Kelebihan lainnya, bisa diisi ulang hanya dalam waktu tiga jam. Bandingkan dengan Lite yang butuh enam jam. “Viar E-Cross mampu dikendarai pada kondisi medan dengan kemirigan 35 derajat, bahkan sampai 45 derajat,” jelas Haryadi.

Rencananya kuda besi ini siap dijual pada akhir 2018 dengan harga yang masih dirahasiakan. Soal komponen, kebanyakan didatangkan dari Cina, namun dirakit di pabrik Viar yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah.

Sumber : oto.com

Artikel Pilihan

Ayo bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi