PENGANGKATAN ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ MENJADI KHALIFAH

islamic-background11

KHUTBAH RASULULLAH LIMA HARI MENJELANG WAFAT

Lima hari menjelang wafat, Rasulullah berpidato menerangkan keutamaan Abu Bakar ash-Shiddiq dibandingkan seluruh sahabat lainnya, ditambah lagi instruksi nabi dihadapan seluruh sahabat agar Abu Bakar ditunjuk rnenjadi imam kaum muslimin dalam shalat. Mungkin khutbah nabi ini merupakan pengganti dari keinginan beliau untuk menuliskan wasiat siapa yang menjadi penggantinya, dalam khutbah ini Rasulullah mandi sebelumnya kemudian keluar untuk shalat bersama kaum muslimin dan kemudian menyampaikan khutbahnya.

Hal yang pertama kali disebutnya setelah memuji Allah, adalah perihal orang-orang yang terbunuh di perang Uhud, maka beliau berdoa dan memohon ampunan untuk mereka. Kemudian beliau berkata,

img_20191004_160252_923

“Wahai kaum Muhajirin sesungguhnya jumlah kalian semakin banyak, sementara Anshar tetap sebagaimana adanya, dan sesungguhnya mereka adalah ibarat rumah tempat kembaliku, oleh karena ita hormatilah orang-orang yang mulia di antara rnereka, dan maafkanlah orang-orang yang berbuat kesalahan dari mereka. Kemudian beliau melanjutkan, “Wahai sekalian manusia sesungguhnya ada seorang hamba yang disuruh untuk memilih antara kekal di dunia atau rnemilih apa-apa yang ada di sisi Allah, maka dia mernilih apa-apa yang ada di sisi Allah”

Maka ketika itu hanya Abu Bakar yang faham dari sekian banyak para sahabat, dan beliau langsung menangis. Beliau berkata, “Tetapi kamilah yang menjadi tebusanmu wahai Rasulullah dengan diri kami, anak-anak maupun harta kami,” maka Rasulullah menjawab,

“Sebentar wahai Abu Bakar! Lihatlah ke arah pintu-pintu rumah yang mengarah ke masjid, maka tutuplah kecuali pintu Abu Bakar, aku tidak pernah mengetahui ada seseorang yang begitu mulia berteman denganku selain Abu Bakar”

Imam Ahmad berkata, “Amir menyampaikan kepada kami, ia berkata, Fulaih menyampaikan kepada kami dari Salim Abu Nadhr dari Bisr bin Sa‘id dari Abu Sa’id, dia berkata,” Rasulullah pernah berpidato sembari berkata, “Sesungguhnya Allah menyuruh seorang hamba memilih antara dunia dan apa-apa yang dijanjikanNya di sisiNya, namun hamba tersebut memilih apa yang ada di sisi Allah.”

Abu Sa’id berkata, “Seketika itu Abu Bakar menangis, dan kami heran kenapa beliau menangis, padahal Rasulullah hanyalah menceritakan seorang hamba yang diberi pilihan. Namun akhirnya kami paham bahwa sebenarnya Rasulullah tahu siapa hamba yang dimaksud tersebut, karena itu maka Abu Bakarlah yang paling alim di antara kami.”

Rasulullah bersabda,

“Andai saja aku dibolehkan mengangkat seseorang menjadi kekasihku selain Rabbku pastilah aku memilih Abu Bakar, namun cukuplah persaudaraan Islam dan kecintaan karenanya, maka jangan ada lagi rumah-rumah yang pintunya mengarah ke masjid dan hendaklah ditutup kecuali pintu Abu Bakar saja.”

Dan Imam al-Bukhari juga meriwayatkan hadits ini dari jalan Abu Amir al-Aqadi dengan sanad yang sama.

Imam al-Bukhari meriwayatkan dari jalur Abdurrahman bin Sulaiman Hanzalah bin al-Ghasil dari Ikrimah dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah suatu hari keluar dalam keadaan sakit yang membawanya wafat dengan mengikatkan kain di kepalanya yang ujungnya terjuntai di antara dua bahunya, beliau duduk di atas mimbar, kemudian menyebutkan khutbah tadi, di antara isinya wasiat agar berbuat baik terhadap kaum Anshar hingga akhirnya Ibnu Abbas berkata, “ltulah majelis dan khutbah terakhir Rasulullah.

Oleh : Ibnu Katsir

Ayo bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi