085773713808

Penilaian Alloh yang Utama

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Yang Maha Dekat. Dialah Alloh, Dzat yang senantiasa mengawasi dan memelihara alam semesta ini. Dialah yang menciptakan segala yang ada dan mencukupi segala kebutuhannya. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, Alloh itu Maha Dekat. Akan tetapi ada yang menghalangi kita dari kedekatan dengan-Nya. Salah satu sebab penghalang itu adalah kita sangat sibuk dengan penilaian orang lain daripada penilaian Alloh Swt. Ketika ngobrol, kita lebih sibuk mengatur intonasi, gaya, pilihan kata-kata, dengan tujuan agar lawan bicara kita tertarik dan mengagumi kita. Kita beli pakaian, kendaraan, berbagai aksesori, hanya demi dinilai bagus oleh orang lain.

Sikap seperti ini akan menodai hati, menghilangkan keikhlasan. Orang yang sibuknya hanya dengan penilaian manusia, ia akan cenderung munafik, sibuk membagus-baguskan topeng dan lupa untuk membaguskan isi. Padahal seharusnya kita lebih sibuk membagus-baguskan hati di hadapan penilaian Alloh. Mungkin ucapan yang terlontar dari mulutnya sederhana, tapi karena tanpa dicampuri dusta, sombong, riya’, sum’ah, maka Alloh akan membuatnya bertenaga dan menginspirasi.

Bukan berarti kita tak perlu peduli pada penilaian manusia. Berpakaianlah dengan rapi dan wajar, bertuturkatalah dengan sopan dan tidak berlebihan. Tanya di dalam hati, apakah Alloh suka pada sikap dan ucapan kita. Kita berpenampilan baik dan rapi saat berhadapan dengan orang lain adalah untuk menghormatinya, bukan untuk dipuji olehnya.

Mengejar penilaian orang lain akan membuat hati kita tidak tenang, jauh dari kebahagiaan. Capek karena penialain orang pasti akan beragam tergantung dari selera mereka. Dan, yang lebih mendasar adalah karena ketika kita hanya mengharap penilaian makhluk, sesungguhnya Alloh mengetahuinya. Kita tidak mencari apa yang Alloh sukai, kita hanya mencari penilaian orang. Dan ini tanda tidak ikhlas. Ketidakikhlasan akan membuat kita menjauh dari Alloh Swt.

Alloh Swt. berfirman, Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qof [50] : 16)

Inilah sikap yang tanpa terasa telah menjadi penghalang bagi kita untuk bisa dekat dengan Alloh Swt. Bagaimana kita bisa dekat, jika kita sendiri bukan sibuk mendekati-Nya melainkan sibuk mengejar penilaian makhluk-Nya. Semoga kita terhindar dari sikap yang demikian. Cukuplah bagi kita penilaian Alloh Swt. yang utama. Wallohua’lam bishshowab. 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar, Sumber: smstauhiid.com

Ayo bagikan sebagai sedekah…

caldera-rafting

Rafting Seru Discount 10%  

Perumahan Citra Sentul Raya Rp.650 Juta, Selengkapnya...
Perumahan Citra Sentul Raya Rp.650 Juta, Selengkapnya...
Avanza
Promo New Avanza Termurah dari Auto2000, Dealer Resmi Toyota
Hasanah Card Platinum, Kartu Kredit BNI Syariah DAFTAR》
Kartu Kredit BNI Syariah DAFTAR》
Ema Suhra, Wisudawan Termuda UNM 2017/2018 (unm.com)
Asuransi Pendidikan 150 Ribu per Bulan... SELENGKAPNYA   
085773713808
Bali Resort Bogor, Hanya 300 Juta SELENGKAPNYA...  

2 thoughts on “Penilaian Alloh yang Utama

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Kartu Kredit Syariah DAFTAR
Hello. Add your message here.