PERKARA-PERKARA PENTING YANG TERJADI SETELAH RASULULLAH WAFAT DAN SEBELUM DIKEBUMIKAN

islamic-painting

Perkara besar dan agung bagi agama Islam dan umatnya adalah proses pembaiatan Abu Bakar ash-Shiddiq, sebab ketika Rasulullah wafat, Abu Bakar ash-Shiddiq telah menjadi imam kaum muslimin dalam shalat subuh, pada waktu itu Rasulullah telah bangun dari sakitnya serta sempat menjenguk kaum muslimin dengan menyingkap tirai pembatas rumahnya dengan masjid. Ketika itu Rasulullah memandang kepada kaum muslimin yang shalat bershaf-shaf di belakang Abu Bakar ash-Shiddiq, beliau merasa senang dan tersenyum hingga menyebabkan kaum muslimin hampir-hampir meninggalkan shalatnya disebabkan rasa gembira melihat Rasulullah telah pulih, dan hampir saja Abu Bakar mundur demi melihat Rasulullah, namun beliau mengisyaratkan kepada mereka semua agar tetap di tempat masing-masing dan melanjutkan shalat kemudian beliau menutup tirai rumahnya.

Itulah akhir perjumpaan mereka dengan Rasulullah ketika Abu Bakar pulang dari shalat maka ia masuk menghadap Rasulullah dan berkata kepada ‘Aisyah, “Aku rasa sakit Rasulullah telah sembuh.” Dan hari itu adalah giliran puteri kharijah. Yaitu salah satu dari istrinya yang tingal di Sanuh arah sebelah timur Madinah, maka dia segera menaiki kudanya dan berangkat ke sana.

img_20191004_160252_923

Pada waktu tengah hari Rasulullah pun wafat dan ada yang mengatakan bahwa beliau wafat sebelum matahari tergelincir. Wallahu a’lam.

Ketika beliau wafat, para sahabat saling berselisih dalam menyikapi kejadian tersebut. Ada yang mengatakan bahwa Rasulullah telah wafat dan ada yang mengatakan bahwa beliau belum wafat. Salim bin Ubaid berangkat menyusul Abu Bakar ash-Shiddiq ke Sanuh untuk memberitakan wafatnya Rasulullah seketika Abu Bakar datang dari rumahnya dan masuk menuju kamar Rasulullah membuka kain yang menutupi wajah Rasulullah dan menciumnya, maka Abu Bakar yakin bahwa Rasulullah benar-benar telah wafat, setelah itu ia keluar memberitakan kepada manusia dan berpidato di atas mimbar menerangkan bahwa Rasulullah telah wafat, sebagaimana yang telah disebutkan sebelumnya. Dengan pidatonya itu dia berhasil menghilangkan perselisihan di antara para sahabat dan mereka akhirnya sepakat menerima apa yang disampaikan oleh Abu Bakar.

PERMASALAHAN PENTING

Sebagian kaum Anshar keliru, mereka beranggapan bahwa khalifah itu dari kalangan mereka. Bahkan pandapat lainnya mengatakan bahwa dari golongan Anshar dan Muhajirin masing-masing saling mengangkat khalifah. Hingga akhirnya Abu Bakar ash-Shiddiq menerangkan bahwa khalifah itu tidak boleh dijabat kecuali oleh orang-orang Quraisy. Akhirnya mereka sepakat dengan pendapat beliau sebagaimana yang kelak akan kita terangkan secara detail.

Oleh : Ibnu Katsir

Ayo bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi