3 Cara Untuk Berdamai Dengan Situasi Sulit

Ilustrasi / Themandarin.com.au
Ilustrasi / Themandarin.com.au

Hidup tak selamanya sesuai rencana atau keinginan. Saat ini langit terlihat cerah, namun bisa saja lima menit kemudian langitnya mendung. Dalam hidup, akan selalu ada berbagai situasi sulit yang mau tak mau harus di hadapi. Bagi saya, ada tiga cara dalam menghadapi situasi sulit, yaitu

1. Terimalah Situasi Tersebut Walaupun Itu Menyakitkan

Hal ini terdengar seperti ”pasrah pada nasib”. Nyatanya sebagian orang (saya pun pernah) memang lebih ”pasrah pada nasib”. Ketika dihadapkan dengan situasi sulit dalam hidup, langkah pertama yang diambil adalah menerima situasi tersebut. Bukan karena hati mereka buta. Mereka sadar bahwa situasi tersebut tidak menyenangkan. Namun, dengan lapang dada mereka menerimanya. Lalu, apa alasan penerimaan tersebut? Bisa saja karena kurangnya kepercayaan diri. Hal ini memang hampir selalu membuat kebanyakan orang menyerah pada situasi. Mereka berpikir bahwa mereka tak sanggup melawan situasi, lalu menantikan orang lain untuk mengeluarkan mereka dari situasi tersebut. Namun, orang tersebut pun tak kunjung datang. Dan akhirnya, mereka memilih untuk selamanya tinggal dalam situasi sulit tersebut.

2. Rubahlah Situasi Tersebut Jika Tak Ingin Tersiksa Olehnya

Yang lain boleh ”pasrah pada nasib” sedangkan yang lainnya berusaha merubah situasi tersebut. Mereka percaya bahwa mereka sanggup melakukannya. Bukan karena terlalu percaya diri atau ingin kelihatan hebat. Hanya saja, untuk apa hidup berlama-lama dalam situasi tak menyenangkan. Memang betul, hidup tak selalu sesuai keinginan. Namun, paling tidak ada satu hal yang tak lupa dilakukan, yaitu berjuang, berusaha merubah situasi sulit menjadi baik kembali demi diri sendiri dan juga orang lain. Ada cara yang bisa dilakukan untuk merubah situasi, yaitu dengan cara meningkatkan kualitas diri sendiri. Jika Anda mampu meningkatkan kualitas diri sendiri, Anda pun mampu merubah situasi. Jika Anda tak mampu berusaha sendiri, maka mintalah bantuan orang lain. Toh, berjuang bersama-sama lebih baik daripada menyerah pada situasi.

3. Tinggalkan Situasi Tersebut Jika Memang Sudah Tak Sanggup

Jika tak ingin memilih pasrah tapi juga sudah tak sangggup merubah situasi, maka pergilah. Tinggalkan situasi yang selalu membuatmu merasa tak nyaman. Masih banyak hal di dunia ini yang bisa membuatmu bahagia. Mengapa memilih untuk tetap tinggal dalam situasi yang sulit?

Terakhir, manusia selalu bebas memilih, namun mereka tak bisa begitu saja bebas dari konsekuensi atas pilihannya. Jika memilih pasrah pada situasi, maka konsekuensinya adalah akan terus tersiksa oleh situasi tersebut. Jika memilih untuk merubah situasi, maka bersiap-siaplah untuk gagal. Dan jika memilih untuk meninggalkan situasi sulit, entah sadar atau tidak, ada orang yang mungkin tersakiti. Bagaimana jika saat itu yang berada dalam situasi sulit adalah Anda dan juga seorang teman, apakah Anda akan meninggalkannya, atau pasrah bersamanya, atau berjuang bersamanya?

Oleh : Marieta (successbefore30)

Ayo bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Beasiswa Sekolah Kedinasan IPDN STAN AKPOL AKMIL Dll
Hello. Add your message here.