10 Alasan Mengapa Gaji Tidak Pernah Cukup dan Solusinya

Yuk bagikan infonya...

Ilustrasi/Kompas
Ilustrasi/Kompas

Memutuskan mengonsumsi Starbucks seharga Rp 45.000 setiap hari sebelum berangkat kerja ternyata berdampak pada pencapaian finansial Anda.

Anda perlu tahu bahwa keputusan menggunakan uang dengan tergesa-gesa bisa membuat kantong bokek. Sebaliknya, jika keuangan dikelola secara teratur dan penuh pertimbangan sebelum melakukan suatu pembelanjaan niscaya Anda dapat mencapai tujuan finansial dalam hidup.

Masa setiap bulan Anda harus mengalami gali lubang, tutup lubang karena gaji tidak pernah cukup dalam sebulan. Ada 10 ‘penjahat’ yang membuat gaji bulanan tidak pernah cukup memenuhi kebutuhan bulanan. Jauhi sekarang juga agar memiliki keuangan yang merdeka.

1. Memiliki gaya hidup konsumtif

Siapa yang tidak tergiur dengan pesta diskon di pusat perbelanjaan? Diskon 50 % untuk pembelian barang kedua, beli 1 sepatu gratis 1 sepatu, sale hingga 70 % untuk penghabisan barang dan masih banyak lagi tagline promo untuk menggoda iman konsumen. Setiap mengunjungi pusat perbelanjaan dan supermarket, bagian kanan dan kiri ada saja outlet yang menggelar diskon.

Sebenarnya jika Anda bisa memanfaatkan diskon tersebut untuk membeli kebutuhan jelas menjadi keuntungan karena menghemat sekian persen. Namun, jika setiap terdapat pesta diskon membuat Anda tak pernah absen, sebaiknya harus segera berhenti. Bisa-bisa setiap melihat barang sale langsung beli padahal sebenarnya sedang tidak membutuhkannya.

Sifat konsumtif seperti itu tak baik jika dipelihara karena menghilangkan logika saat berbelanja. Sehingga berujung pada kantong jebol akibat gaji tak pernah cukup untuk memenuhi sifat konsumtif Anda.

Solusi

Buat list pembelanjaan dan bersikap disiplin setiap memasuki pusat perbelanjaan. Langsung datangi tempat tujuan anda untuk membeli kebutuhan dan beli untuk jangka panjang.Hindari juga melakukan window shopping karena mengakibatkan Anda membeli barang-barang di luar list belanjaan. Sebaiknya, ajak serta teman atau keluarga untuk menemani Anda belanja dan mengingatkan di saat sudah mulai tergoda dengan sale dan diskon.

2. Punya kebiasaan buruk

Merokok, mabuk-mabukan dan suka menyantap junk food adalah kebiasaan buruk yang menggerogoti keuangan serta kesehatan Anda. Bila memiliki salah satu dari kebiasaan buruk tersebut segera buang jauh-jauh. Gaji bukan saja tak cukup dalam sebulan malahan  bisa dalam setahun.

Kita ambil contoh sederhana, sebungkus rokok saat ini dihargai Rp 20.000. Dalam sehari Anda bisa menghabiskan dua bungkus rokok. Dalam seminggu sudah Rp 280.000 dikeluarkan untuk membeli rokok. Dan sebulan pengeluaran Anda untuk membeli rokok sebesar Rp 1.120.000. Apabila kebiasaan merokok Anda hentikan, Anda sudah punya tabungan Rp 13.440.000 dalam setahun. Kalau mau berhenti, Anda sudah bisa membeli sepeda motor secara tunai. Plus menghindari biaya perawatan di rumah sakit karena terserang penyakit akibat merokok.

Solusi

Berhenti merokok dan minum-minum sebelum terserang kebangkrutan dan penyakit keras. Anda bisa mulai hidup sehat caranya mengganti rokok dengan mengonsumsi buah-buahan, mengganti minum alkohol dengan air putih dan jus. Ingat, bahwa memelihara kebiasaan buruk ini terus menerus bukan hanya mengakibatkan gaji tak akan pernah cukup melainkan umur cepat berkurang.

Sebagai referensi Anda bisa mulai melihat dan meniru pola hidup sehat yang diterapkan oleh mantan pecandu rokok dan alkohol. Pun, ketika melepaskan kebiasaan buruk ini lakukan secara perlahan-lahan.

3. Terobsesi dengan cicilan 0%

Maraknya produk dan jasa dengan label cicilan 0% membuat mata sulit menolak. Dan terkadang karena hanya melihat embel-embel 0 % tersebut itulah, Anda jadi tergerak membeli produknya padahal belum membutuhkannya.

Tawaran program cicilan dari kartu kredit apalagi dengan bunga 0 % jelas membuat kita tergoda dan pada akhirnya mematikan mentalitas keuangan. Apalagi di saat sedang tidak memegang uang tunai. Mau beli gadget terbaru bisa dicicil saja, beli tas bermerk dapat cicilan, punya elektronik untuk mengisi rumah bisa dicicil.

Oke, kemudahan inilah yang akhirnya membuat Anda terobsesi untuk membeli suatu produk secara terus menerus. Hingga akhirnya cicilan Anda menumpuk. Dan tanpa disadari jumlah cicilan dalam sebulan sudah melebihi gaji dalam sebulan. Sudah terlambat untuk menyesalinya.

Ingat kegunaan kartu kredit bukan untuk membuat Anda menumpuk utang dan melakukan pembelian saat kesulitan keuangan, melainkan mempermudah transaksi.

Solusi

Mentalitas mengandalkan cicilan 0 % untuk membeli barang harus diubah. Sebelum mengambil program cicilan tersebut pertimbangkan secara matang, apakah barang tersebut perlu dibeli atau tidak. Kita harus komitmen apakah dapat membayar angsuran per bulannya secara teratur. Jika jawabannya tidak, maka lebih baik hindari pembelian dengan cara mengangsur.

Kalau ada uang tunai dan memang barang tersebut merupakan kebutuhan belilah menggunakan uang tunai. Daripada harus menumpuk cicilan di kartu kredit.

4. Terlalu irit bahkan pelit

Niatnya mau menghindari membayar biaya tol dengan melewati rute biasa, ujung-ujungnya malah menghabiskan uang lebih besar karena jaraknya lebih panjang dan kondisi jalanan macet sehingga menghabiskan bensin. Padahal bayar tol hanya Rp 10.000, sementara beli bensin jumlahnya lebih dari itu.

Contoh lain, Anda menghindari biaya parkir di pusat perbelanjaan karena saat ini biayanya sudah mahal. Lalu memilih parkir di pinggil jalan karena hanya bayar Rp 2.000 bahkan gratis. Padahal di balik itu ada beberapa kerugian yang harus Anda tanggung seperti kendaraan tidak aman, ditarik petugas karena parkir sembarangan dan lainnya. Kalau sudah begini masih mau irit?

Terlalu irit bukan membuat Anda hemat dan bisa menyimpan uang untuk ditabung, yang ada malah menyita tabungan. Lantas bagaimana solusinya?

Solusi

Berpikir untuk hemat bukan hal buruk, hanya pastikan terlebih dahulu apakah tindakan irit Anda tersebut memungkinkan untuk menyimpan uang atau malah menghabiskannya. Misalnya, jika mengambil jalan tol bisa menghemat waktu dan uang, kenapa harus menghindarinya demi sepeser uang Rp 10.000 saja. Pertimbangkan dampak jangka panjangnya, apakah sepadan dengan waktu serta kerumitan yang ditempuh.

5. Buta finansial

Gaji tidak pernah cukup apabila Anda termasuk individu yang buta finansial. Berdasar data dari World Bank, 49 % masyarakat Indonesia belum tersentuh pelayanan perbankan. Alasannya bermacam-macam. Sebanyak 79 persen mengatakan tidak memiliki , 9 persen tidak memiliki pekerjaan dan sisanya karena tidak merasakan manfaat dari menabung.

Data tersebut sangat mencengangkan karena pertanda orang Indonesia belum melek finansial dan tak mengerti manfaat fasilitas perbankan bagi kehidupan keuangan mereka. Mereka kurang memahami apa kegunaan tabungan, serta bagaimana cara mengelola keuangan.

Individu yang sama sekali tak menyentuh fasilitas perbankan pertanda bahwa keuangannya terancam. Pasalnya, Anda tak memiliki wadah untuk menyimpan gaji jadi bisa dipastikan gaji Anda tak pernah cukup.

Solusi

Belajar dan mengerti cara mengelola keuangan sejak dini adalah suatu keharusan. Bahkan menabung pun sudah diajarkan sejak dini. Sejak masih duduk di bangku sekolah. Masa ketika sudah memiliki penghasilan sendiri malah sulit menabung.

Agar lebih mengerti peranan produk perbankan dalam kondisi keuangan kita, Anda bisa melibatkan penasihat profesional atau mencari saran dari rekan-rekan Anda yang lebih berpengalaman di bidang ini. Dan mulailah terjun dalam produk perbankan seperti tabungan dan deposito untuk menyimpan kekayaan.

6. Besar pasak daripada tiang

Ini salah satu faktor gaji tidak pernah cukup setiap bulannya. Ya, besar pasak daripada tiang. Besar kebutuhan (ditambah keinginan) ketimbang penghasilan. Bila kebiasaan buruk ini terus berjalan, mau gaji Anda mengalami peningkatan sampai 3 kali lipat pun selalu tak pernah cukup.

Gaya hidup ini sebaiknya harus dihindari agar kondisi keuangan Anda selalu sehat. Jangan pernah tergoda membeli sepatu baru meskipun sale. Apalagi jika seminggu sebelumnya Anda baru membeli sepatu. Kurangi jajan dan makan di luar setiap minggu padahal masih banyak cicilan yang perlu dilunasi. Memelihara sifat seperti ini sama saja degan memelihara penyakit.

Solusi

Mulai berhemat. Ganti kebiasaan ngopi di kedai kopi setiap minggunya dengan membeli kopi dan membuat sendiri di rumah. Anda dapat lebih bebas meracik sesuai selera. Bawa bekal saat ke kantor juga mengurangi biaya makan dan jajan di luar. Periksa juga isi lemari Anda, apakah masih banyak pakaian dan sepatu menumpuk  yang belum terpakai?

Bila jawabannya ya maka urungkan niat Anda untuk membeli baju-baju baru. Lebih baik uangnya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan.

7. Tak punya anggaran bulanan

Siapa yang setiap bulannya membuat anggaran keuangan? Apakah  Anda selalu mencatat berapa pengeluaran dan pemasukan dalam sebulan? Pasti mayoritas menjawab tidak. Sangat disayangkan.

Ketika tanggal gajian tiba, segera transfer dan melakukan pembayaran cicilan. Itu hal pertama yang harus Anda lakukan. Baru sisanya dikelola untuk memenuhi kebutuhan bulanan. Ketiadaan anggaran bulanan membuat Anda selalu over spending. Dan pada akhirnya sama sekali tidak ada sisa gaji yang bisa disimpan untuk tabungan, Lebih parahnya, setiap bulan Anda selalu nombok. Ini namanya bencana keuangan.

Solusi

Buat anggaran per bulan untuk mengetahui arus keluar masuk keuangan Anda. Sehingga Anda lebih mudah mengontrol gaji dalam sebulan. Tulis dalam buku catatan, berapa gaji yang diterima bulan ini, lalu pemasukan lain jika ada dan pengeluaran untuk membeli kebutuhan, bayar utang dan cicilan. Lalu dana untuk tabungan, investasi, asuransi.

Setelah menulis semuanya dalam satu buku, Anda menyadari bahwa terlalu banyak pengeluaran namun kabar baiknya Anda jadi lebih komitmen dalam mengelola keuangan. Adanya transparansi keuangan ini membantu Anda untuk mengidentifikasi mana saja pengeluaran yang tak penting sehingga bisa dipotong. Disiplin dan ketekunan diperlukan untuk membuat anggaran bulanan!

8. Bayar tagihan dengan jumlah minimum

Kebiasaan membayar tagihan kartu kredit dengan jumlah minimum sebenarnya tanpa disadari dapat menggerus keuangan Anda. Jumlah utang tak akan usai karena bunga bank terus bertambah beserta saldo akhir tagihan Anda. Ketentuan kartu kredit mengenakan bunga apabila pemilik kartu tidak melakukan pembayaran penuh. Bunga dari sisa tagihan Anda akan ditambah ke jumlah tagihan berikutnya. Masalah akan timbul karena Anda harus terus menerus membayar bunga dari tagihan yang tersisa.

Akibatnya, setiap bulan gaji Anda habis hanya untuk membayar bunga saja. Belum membayar pemakaian kartu kredit bulanan.

Solusi

Hentikan sementara pemakaian kartu kredit apabila utang masih menumpuk. Sebaiknya tahan keinginan untuk membeli barang-barang yang sifatnya konsumtif. Beli ketika masih ada sisa uang tunai saja. Hindari penggunaan kartu kredit untuk memenuhi keinginan konsumtif Anda. Bisa-bisa utang tak pernah lunas dan gaji tidak pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan.

9. Investasi bukan hal penting

Memikir bahwa investasi tidak penting adalah kesalahan besar. Investasi ini mumpuni mengembalikan modal awal Anda hingga tiga kali lipat. Meski demikian, carilah investasi dengan modal pengembalian tinggi. Berharap pada deposito karena minim risiko sebenarnya kurang tepat karena bunganya rendah.

Pemilihan instrument investasi harus disertai keahlian mengelola keuangan namun turut diiringi dengan pemikiran logis. Sebagai contoh, tingkat inflasi di Indonesia rata-rata skeitar 3,5 %. Jika berinvestasi di deposito hanya mumpuni menghasilkan keuntungan hingga 4 % per tahun. Sisa 1 % jelas belum mampu menangkal inflasi.

Solusi

Investasikan modal Anda sesuai profil risiko dan kemampuan keuangan. Tidak semua investasi berisiko tinggi. Untuk mendapat keuntungan lebih, Anda bisa diversifikasi investasi yakni menanamkan modal pada dua sampai tiga lumbung untuk mengelola risiko investasi. Dengan begitu Anda akan terselamatkan dari inflasi.

Untuk menyenangi dunia investasi, banyak membaca, belajar dan banyak bertanya pada teman atau keluarga yang lebih dahulu berinvestasi.

10. Mengabaikan asuransi

Penyakit atau musibah datangnya tak terduga. Anda bisa saja sakit dan harus dirawat inap berhari-hari hingga menghabiskan gaji Anda. Kalau sudah begini, Anda hanya bisa menyesali kesalahan mengapa tidak membekali diri dengan asuransi. Hal terburuk akan datang jika Anda adalah kepala keluarga atau pencari nafkah dalam keluarga dan harus mengorbankan seluruh tabungan untuk membayar biaya perawatan.

Hingga tahun 2014, jumlah orang Indonesia yang sudah sadar asuransi sebanyak 15,50 juta jiwa. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari periode 2013 yang sebanyak 13,62 juta orang. Hal ini menandakan orang Indonesia mulai melek asuransi. Masih banyak individu berpikir asurasni itu tidak penting karena hanya buang-buang uang. Padahal ungkapan tersebut salah besar.

Solusi

Mendaftar asuransi adalah solusi terbaik untuk menangkal kebangkrutan karena harus dirawat di rumah sakit. Memiliki asuransi juga mumpuni menjamin kehidupan masa tua yang nyaman. Bahkan masa pensiun dapat dilalui dengan tenang.

Belum punya asuransi? Segera daftar asuransi yang tepat. Cari tahu jenis asuransi yang tepat dan terbaik bagi Anda. Kemudian telusuri apa saja manfaat yang diperoleh saat terdaftar di asuransi dan bagaimana pertanggungannya.

Kebiasaan buruk yang menyebabkan gaji tidak cukup memang sulit dihentikan. Namun, sangat penting untuk mulai mengelola keuangan sehingga tercipta keseimbangan dalam pendapatan dan pengeluaran Anda. Sifat buruk di atas harus segera dibuang untuk menghindari terjadinya kebangkrutan dan penumpukan utang.

Semua orang pasti pernah mengalami kesulitan mengatur keuangan. Asal kita mau komitmen manajamen keuangan dan mencapai kehidupan finansial lebih baik niscaya keuangan akan kembali pulih. Kalau saat ini Anda sedang kecanduan belanja online, hindari dengan menonaktifkan newsletter dari e-commerce favorit Anda yang kerap menebar promosi dan diskon.

Kita perlu menata keuangan dan mengadopsi cara manajemen keuangan yang baik. Mulai membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Pikir matang-matang sebelum membeli suatu barang.

Setelah mempelajari artikel ini, semoga gaji Anda tak lagi pas-pasan ya!

Oleh : Hanindya Christiana (aturduit)

Yuk bagikan inspirasinya…

Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

43 thoughts on “10 Alasan Mengapa Gaji Tidak Pernah Cukup dan Solusinya

  1. The writer’s name is Miss Epley. It’s a fantastic common thing but what i like doing is solving puzzles however i don’t use the time not too lengthy ago. My family lives in Connecticut. The job she’s been occupying detrimental is a human being resources assistant but she plans on changing the house. See what’s new on my website here: #link#

  2. After looking over a few of the blog posts on your site, I truly like your technique of writing a blog. I saved it to my bookmark site list and will be checking back in the near future. Take a look at my website too and tell me what you think.

  3. Basil Gonzales is the name people use to phone him and he totally digs that title. My family lives in Puerto Rico and my parents live neighbouring. Data processing has been my profession for some time. I am really fond of to jog and Soon we will be starting another thing along with the wine. See what’s new in my little website here: #link#

  4. It’s perfect time to make a few plans for the future and it’s time to be happy. I have read this publish and if I may I want to suggest you few interesting issues or advice. Maybe you could write subsequent articles relating to this article. I wish to read more issues about it!

  5. Hmm is anyone else experiencing problems with the images on this blog loading? I’m trying to find out if its a problem on my end or if it’s the blog. Any feedback would be greatly appreciated.

  6. Hi there, There’s no doubt that your web site may be having browser compatibility problems. Whenever I take a look at your website in Safari, it looks fine but when opening in Internet Explorer, it’s got some overlapping issues. I merely wanted to give you a quick heads up! Besides that, fantastic site!

  7. I used to be recommended this blog by way of my cousin. I am no longer positive whether or not this publish is written through him as nobody else recognize such certain about my difficulty. You are incredible! Thank you!

  8. I have been browsing on-line greater than three hours lately, but I by no means found any fascinating article like yours. It’s lovely value sufficient for me. Personally, if all site owners and bloggers made just right content as you did, the net will probably be a lot more useful than ever before.

  9. Have you ever considered about including a little bit more than just your articles? I mean, what you say is valuable and everything. Nevertheless imagine if you added some great images or videos to give your posts more, “pop”! Your content is excellent but with images and videos, this website could certainly be one of the greatest in its field. Great blog!

  10. I would like to thnkx for the efforts you’ve put in writing this website. I am hoping the same high-grade website post from you in the upcoming as well. In fact your creative writing abilities has inspired me to get my own web site now. Actually the blogging is spreading its wings fast. Your write up is a good example of it.

  11. I’d have to examine with you here. Which is not one thing I usually do! I take pleasure in reading a post that may make folks think. Additionally, thanks for permitting me to comment!

  12. Whats up very cool web site!! Man .. Excellent .. Amazing .. I will bookmark your web site and take the feeds also…I’m glad to find a lot of helpful information right here within the put up, we need develop more techniques on this regard, thanks for sharing. . . . . .

  13. I was wondering if you ever thought of changing the structure of your site? Its very well written; I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better. Youve got an awful lot of text for only having 1 or two pictures. Maybe you could space it out better?

  14. I’ve been exploring for a bit for any high-quality articles or blog posts on this kind of area . Exploring in Yahoo I at last stumbled upon this web site. Reading this info So i’m happy to convey that I’ve a very good uncanny feeling I discovered exactly what I needed. I most certainly will make certain to don’t forget this web site and give it a look regularly.

  15. Nice post. I learn something more challenging on different blogs everyday. It will always be stimulating to read content from other writers and practice a little something from their store. I?d prefer to use some with the content on my blog whether you don?t mind. Natually I?ll give you a link on your web blog. Thanks for sharing.

  16. When I originally commented I clicked the -Notify me when new comments are added- checkbox and now each time a comment is added I get four emails with the same comment. Is there any means you possibly can remove me from that service? Thanks!

  17. I like what you guys are up also. Such smart work and reporting! Carry on the excellent works guys I¦ve incorporated you guys to my blogroll. I think it’ll improve the value of my web site 🙂

  18. I conceive this web site has got some really wonderful information for everyone. “The penalty of success is to be bored by the attentions of people who formerly snubbed you.” by Mary Wilson Little.

  19. Have you ever thought about publishing an ebook or guest authoring on other websites? I have a blog based on the same information you discuss and would really like to have you share some stories/information. I know my visitors would appreciate your work. If you are even remotely interested, feel free to shoot me an email.

  20. Your style is so unique in comparison to other people I’ve read stuff from. I appreciate you for posting when you have the opportunity, Guess I will just book mark this site.

  21. Thanks a lot for sharing this with all of us you really know what you are talking about! Bookmarked. Please also visit my web site =). We could have a link exchange arrangement between us!

  22. May I simply say what a comfort to uncover a person that genuinely knows what they are talking about on the net. You actually realize how to bring an issue to light and make it important. More and more people have to check this out and understand this side of the story. I can’t believe you’re not more popular since you surely have the gift.

  23. Greetings, I think your web site may be having browser compatibility problems. Whenever I take a look at your site in Safari, it looks fine however, if opening in Internet Explorer, it has some overlapping issues. I merely wanted to provide you with a quick heads up! Apart from that, fantastic blog!

  24. We’re a group of volunteers and opening a new scheme in our community. Your web site provided us with valuable information to work on. You have done a formidable job and our whole community will be thankful to you.

  25. An outstanding share! I’ve just forwarded this onto a co-worker who was conducting a little research on this. And he in fact bought me dinner simply because I stumbled upon it for him… lol. So let me reword this…. Thanks for the meal!! But yeah, thanx for spending the time to talk about this subject here on your website.

  26. Greetings! I know this is kind of off topic but I was wondering which blog platform are you using for this website? I’m getting fed up of WordPress because I’ve had problems with hackers and I’m looking at alternatives for another platform. I would be fantastic if you could point me in the direction of a good platform.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

KINAYA RESIDENCE ANDARA 900 Meter Dari Tol Andara
Hello. Add your message here.