Jika Anak Anda Pemalu, Melatihnya Agar Lebih Percaya Diri Akan Lebih Bijak Dibanding Memaksanya Bersosialisasi

Yuk bagikan infonya...

anak-pemalu

Memiliki buah hati yang kelak bisa tumbuh menjadi sosok bahagia, percaya diri, penuh empati dan unggul dalam bidang yang digeluti rasanya menjadi harapan dari setiap orangtua. Untuk menumbuhkan hal-hal itu dalam dirinya, memang ada proses yang harus Bunda lalui. Bahkan Bunda punya peran dan tanggung jawab besar di dalamnya. Terutama dalam menumbuhkan rasa percaya diri. Penting sekali melatih si kecil agar rasa percaya dirinya mulai terasah sejak dini.

Tapi bagaimana jika si kecil justru sering menolak untuk berbicara dengan orang baru atau sulit bergaul? Bukan tak mungkin jika buah hati Bunda memang dianugerahi sifat pemalu. Di luar sana, beberapa orangtua memang cenderung khawatir bahwa sifat pemalu anak dapat menghalangi perkembangan dan kehidupan sosialnya.

Tenang, Bunda tak perlu khawatir. Ada baiknya justru orangtualah yang menyadari lebih dahulu jika rasa malu bukanlah hal negatif. Sifat tersebut hanya bagian dari kepribadian anak, dan sebagai orang tua harus belajar untuk menerima kondisi buah hati. Bunda bisa terapkan lima hal berikut demi membantu menumbuhkan rasa percaya diri.

pexels-photo-286625 (1)

BANGUNLAH KOMUNIKASI SEBAIK MUNGKIN DENGAN SI KECIL, AJARKAN BAHWA BUNDA PUN TEMAN CERITA TERBAIK YANG BISA DIANDALKANNYA

Komunikasi adalah hal paling efektif  yang harus dilakukan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan buah hati Bunda. Di usianya, bisa jadi si kecil mungkin sedang bingung dan memiliki banyak pertanyaan yang ingin diutarakannya. Hanya saja, tidak semua anak-anak mampu mengekspresikan pertanyaannya secara spontan. Jika demikian, tak ada salahnya Bunda yang lebih aktif bertanya mengenai hal-hal sekecil apa pun padanya.

Bunda perlu tahu, diusianya kadang ada tipikal anak yang merasa tak aman dan terintimidasi karena ia sadar dirinya masih kecil. Berkomunikasi dengan orangtua sangat dianjurkan karena dapat membantu membangun kepercayaan dalam dirinya. Jika buah hati Bunda sudah merasa nyaman dengan orangtuanya, dia pasti tak sungkan memberitahu Bunda tentang apa pun yang dirasakannya.

pexels-photo-301977

BUNDA TAK PERLU MEMARAHINYA KALAUPUN IA KELEWAT MALU DAN ENGGAN BERBAUR DENGAN TEMAN-TEMAN SEUSIANYA, AKAN LEBIH BAIK JIKA BUNDA SERING MENGAJAKNYA KE KELOMPOK BERMAIN

Berperan sebagai seorang ibu berarti Bunda harus siap dengan berbagai situasi yang mungkin diluar ekspetasi. Termasuk ketika menghadapi seorang anak yang cenderung pemalu. Bunda tak perlu memarahinya hanya karena ia terlihat ‘kuper’. Hindari melontarkan gertakan dan mengatakan jika dia anak yang pemalu. Justru sebaiknya biarkan dia melakukan apa pun yang disukainya. Toh ada kalanya si kecil akan merasa bosan karena ia terlalu lama jauh dari lingkup sosialnya.

Di lain sisi, keberadaan kelompok bermain dapat Bunda jadikan solusi mengatasi rasa minder si kecil terhadap teman-teman sebayanya. Suasana di kelompok bermain yang kondusif dan dinamis untuk anak seusia buah hati Bunda akan memancing rasa penasarannya untuk ikut bersosialisasi. Yuk Bun, mulailah ajak si kecil ke kelompok bermain!

pexels-photo-386003 (1)

TANAMKAN POLA PIKIR YANG OPTIMISTIS SEKALIGUS PANCING SI KECIL UNTUK MULAI MEMIKIRKAN TENTANG CITA-CITANYA

Melatih rasa percaya diri pada si kecil bisa dengan banyak cara ya Bun. Salah satunya dengan melatihnya untuk memikirkan ingin jadi apa dirinya kelak. Ya, Bunda perlu ajarkan tentang cita-cita. Jika sejak dini ia memiliki figur cita-cita yang menurutnya menarik, Bunda bisa mengarahkan agar si kecil harus menjadi pribadi yang optimistis dan berani menepis rasa minder yang akan menghantuinya. Pada usia golden age, biarkan si kecil berimajinasi dengan cita-citanya. Bunda cukup berikan penjelasan positif tentang sebuah profesi yang mungkin menarik hatinya. Misalnya ia ingin menjadi seorang dokter, ceritakan jika dokter adalah sosok yang sangat baik dan menolong orang banyak. Dengan demikian rasa optimistis dalam diri si kecil pun akan muncul karena ia yakin suatu saat dapat menjadi seorang dokter seperti yang diceritakan oleh Bunda.

pexels-photo-168866

BIARKAN SI KECIL BERANI MELAKUKAN BANYAK HAL MANDIRI. KALAUPUN IA GAGAL, DORONG TERUS AGAR IA YAKIN BISA MELAKUKAN HAL TERSEBUT

Melatih kemandirian pada si kecil ternyata membuatnya mampu mengatasi rasa minder atau malu yang muncul pada dirinya. Bunda hanya perlu memberinya kepercayaan jika buah hati anda memang mampu melakukan hal tersebut. Ketika seorang anak percaya bahwa ia bisa melakukan sesuatu, maka kemungkinan besar ia akan bisa melakukannya. Namun jika ia gagal, jangan sampai ia menyerah. Bunda harus memberinya dorongan agar ia mau mencoba berulang kali karena sejak awal telah yakin bisa.

Hal-hal mandiri seperti mengikat tali sepatu sendiri, membereskan mainannya sendiri, belajar naik sepeda, berani ikut lomba, wajib dicoba oleh si kecil. Biarkan si kecil beradaptasi dengan situasi yang dihadapinya. Setiap anak yang percaya diri nantinya akan merasa nyaman dengan diri mereka dan menunjukkan sikap ‘aku bisa’.

SESEKALI BERIKAN PUJIAN PADANYA ATAS KEBERANIANNYA MELAKUKAN SESUATU, DENGAN DEMIKIAN IA AKAN TERTANTANG UNTUK MELAKUKAN HAL BARU

Sah-sah saja jika Bunda ingin memujinya. Terlebih jika ia mampu menyelesaikan sebuah ‘misi’ yang Bunda berikan padanya. Sekalipun si kecil awalnya pemalu, jika ia merasa berhasil dengan misi tersebut, akan ada rasa bangga yang muncul dalam dirinya. Ditambah dengan pujian yang Bunda berikan, hal itu akan membuat masalah minder atau rasa malu yang timbul sebelumnya perlahan tergantikan oleh optimisme yang merangsang munculnya rasa percaya diri.

hristina Ambarrita

SPECIAL PROMO Discount 10% paket arung jeram dan penginapan di Caldera Indonesia. Tersedia juga program outbound, corporate gathering, meeting, paint ball, flying fox, dll. Hubungi +6285773713808 Info klik www.ceramahmotivasi.com/promo/caldera/

Baca juga :

40 Cara Menjadi orang Tua yang Bijaksana (bagian 1)  

10 Artikel Parenting Pilihan


Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

Info Kuliah Gratis, Lulus Jadi PNS atau Perwira TNI/POLRI
Hello. Add your message here.