Hijrah dari Makkah ke Madinah

islamic-background1

Ketika di Makkah, Rasulullah SAW bersabda kepada kaum muslim,

“Telah diperlihatkan tujuan hijrah kepada kalian. Telah diperlihatkan kepada kalian bumi yang penuh dengan pohon kurma” (HR. Al Bukhari)

Berangkatlah orang-orang yang berhijrah menuju Madinah, ketika Rasulullah SAW mengatakan hal tersebut. Mereka yang berhijrah ke Habasyah hijrah ke Madinah. Rasulullah SAW tetap tinggal di Makkah hingga para sahabatnya, yaitu kaum Muhajirin, hijrah seluruhnya. Mereka menunggu diizinkan untuk berhijrah. Tidak ada sahabat yang tersisa di Makkah kecuali yang tertahan atau sedang kena cobaan, selain Ali bin Abu Thalib dan Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu Anhuma.

Para pemuda perwakilan dari seluruh kabilah telah berkumpul di pintu rumah Rasulullah SAW untuk membunuhnya, tetapi Allah telah melumpuhkan mata mereka, sehingga Rasulullah SAW dapat keluar dengan mudah. Beliau menaburkan debu di atas kepala mereka dengan membaca ayat-ayat Al Qur’an berikut ini,

“Yaa Siin. Demi Al Qur’an yang penuh hikmah, sesungguhnya kamu salah seorang dari rasul-rasul, (yang berada) di atas jalan yang lurus, (sebagai wahyu) yang diturunkan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan karena itu mereka lalai. Sesungguhnya telah pasti berlaku perkataan (ketentuan Allah) terhadap kebanyakan mereka karena mereka tidak beriman. Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu di leher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah. Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.” (Qs. Yaasiin [36]: 1-9)

Adapun Ali, tetap tinggal di atas kasur Rasulullah SAW. Ketika kaum musyrik mengintipnya dari sela-sela pintu, mereka berkata, “Dia masih tidur.” Yang dimaksud adalah Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW berangkat hijrah setelah 13 tahun menerima wahyu.

Beliau ditemani oleh Abu Bakar Shiddiq Radhiyallahu ‘Anhu dengan arah yang berlawanan, menuju Gua Tsur. Orang Quraisy lalu menemukan beliau, namun Allah menjadikan penglihatannya buta. Kaum Quraisy menetapkan hadiah berupa 100 ekor unta bagi siapa saja yang berhasil membunuh Rasulullah atau menunjukkan tempatnya. Beliau ditemukan oleh Suraqah Al Madlaji yang hendak berbuat jahat kepada beliau. Namun Alah melindungi beliau, sedangkan Suraqah masuk Islam. Setelah itu ia merahasiakan arah dan jalur yang ditempuh oleh Nabi.

Rasulullah SAW berhasil tiba di Madinah pada hari Senin, dan disambut oleh seluruh kaum muslim dengan berbagai nasyid yang diiringi dengan rebana,

Telah terbit purnama di hadapan kita dari Tsaniyyat Al Wada; Kita wajib bersyukur, sebagaimana seruan penyeru kepada Allah; Wahai utusan kepada kami, engkau datang dengan perkara yang wajib ditaati; Engkau telah dekat Madinah; Selamat datang wahai sebaik-baik penyeru.

Sejarah terjadinya peristiwa hijrah ini dijadikan sebagai permulaan sejarah Islam pada zaman Umar bin Khaththab Radhiyallahu ‘Anhu. Ketika Rasulullah SAW mulai membangun masjidnya, beliau dibantu oleh para sahabatnya. Beliau bergabung dengan mereka mengangkut bata hingga dada beliau berdebu. Beliau bersabda, “Bangunlah rumah tempat berteduh sebagaimana rumah tempat berteduh Musa, yakni jika orang mengangkat tangannya maka akan mencapai atapnya.”

Di sekitar masjid dibangun tempat-tempat berlindung untuk Rasulullah SAW dan keluarganya.

Rasulullah SAW mempersaudarakan kaum Anshar dengan kaum Muhajirin. Beliau juga menulis sebuah surat yang berisi perpisahan dengan golongan Yahudi; menetapkan perjanjian dengan kaum Yahudi; menetapkan mereka pada agamanya dan harta miliknya; dan menetapkan syarat-syarat hubungan dalam masyarakat. Setelah itu disyariatkan adzan.

Oleh : Ahmad Al Khani

Baca juga : 

Kompilasi Sejarah Islam Sejak Awal Penciptaan

Download Kumpulan Soal Tes CPNS Tahun 2007-2017 Lengkap Dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan

Lowongan Kerja Terbaru 43 Bank di Indonesia

5 Kunci untuk Menguak Rahasia SUKSES SEJATI dalam Kehidupan Anda

Best Articles : Career Life, Personal Development, Entrepreneurship And Business

Inilah 10 Besar Profesi dengan Gaji Tertinggi di Indonesia

Inilah 7 Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Terbaik di Indonesia

Kompilasi Tafsir Al Quran

Al Quran Menjawab

About Auther:

Info Biografi

Cendana Prime Bintaro Rumah Mewah Harga Murah
Hello. Add your message here.