Daihatsu Terios 2018, Mobil Terpopuler 2018 Review, Harga dan Video

Yuk bagikan infonya...

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=ZCOQlGdR0yE

Daihatsu merilis harga Terios dengan banderol yang cukup mencengangkan. Sama seperti Rush, ada varian yang harganya tetap dan ada yang turun. Perbedaan harganya lebih murah Rp 2 – 4 jutaan dibandingkan tipe sama Terios generasi sebelumnya. Padahal, fitur dan kelengkapan dimiliki All New Terios mengalami peningkatan signifikan. Dengan kata lain, value for money-nya semakin tinggi.

Berbicara varian, Daihatsu biasanya mengimbuhi produknya dengan varian yang cukup banyak, meski kadang bedanya tipis. Pada Terios juga demikian. Ada varian yang diimbuhi ‘Deluxe’, dan membuat Terios seolah memiliki varian yang sangat beragam. Kalau Anda pikir Around View Camera bukan fitur penting, maka kami merekomendasikan Dahatsu Terios R (tanpa Deluxe) sebagai varian yang paling pas. Varian ini sudah punya head unit 2DIN yang memiliki kemampuan memutarkan ebragam format audio/video dan juga mirroring gadget. Masih ada lagi beragam fitur penunjang kenyamanan lainnya, dan jangan lupa, fitur keselamatannya juga lengkap.

daihatsu-terios-full-front-view-600181

Sistem penggerak pastinya sama dengan Rush, menggendong mesin 2NR-VE 1,5-liter Dual VVT-i, bertenaga 104 PS dan torsi 136 Nm. Transmisinya juga ada manual 5-speed dan otomatis 4-speed.

Kelebihan Terios 2018

  • Desain baru lebih segar
  • Varian lumayan banyak
  • Harganya lebih murah dari Toyota Rush
  • Mesin baru yang lebih canggih
  • AC double blower, dimensi besar dan sistem multimedia cukup lengkap

Kekurangan Terios 2018

  • Masih menggunakan ladder frame. Tangguh memang, tapi ini tidak berubah dari generasi sebelumnya
  • Transmisi otomatisnya masih konvensional 4-percepatan
  • Mudah-mudahan semakin nyaman dibandingkan Terios terdahulu

Harga Terios 2018

  • Varian X M/T , Rp195,2 Juta : 7 Kursi, 1496 cc, 103 hp, Bensin
  • Varian X M/T DELUXE , Rp205,5 Juta : 7 Kursi, 1496 cc, 103 hp, Bensin
  • Varian X A/T DELUXE , Rp215,2 Juta : 7 Kursi, 1496 cc, 103 hp, Bensin
  • Varian R M/T , Rp227,9 Juta : 7 Kursi, 1496 cc, 103 hp, Bensin
  • Varian R A/T , Rp237,9 Juta : 7 Kursi, 1496 cc, 103 hp, Bensin
  • Varian R M/T DELUXE , Rp237,9 Juta : 7 Kursi, 1496 cc, 103 hp, Bensin
  • Varian R A/T DELUXE , Rp247,9 Juta : 7 Kursi, 1496 cc, 103 hp, Bensin

Warna Terios 2018

Terios 2018 tersedia dalam 6 warna yang berbeda – Midnight Black Metallic, Classic Silver Metallic, Icy White, Bronze Metallic, Purple-metallic and Scarlet-red-metallic

daihatsu-terios-side-medium-view-183542

Overview

Duet Toyota-Daihatsu lewat Rush dan Terios memasuki babak baru. Setelah Rush resmi memperkenalkan diri, Daihatsu juga langsung mempersembahkan generasi terbaru Terios. Yang menarik, harga mobil ini tidak mengalami kenaikan, malah turun hingga Rp 4 jutaan, untuk wilayah Jakarta. Ini sebenarnya layak jadi pertanyaan. Kenapa mobil baru bisa lebih murah dari sebelumnya.

Dengan demikian, posisi Terios tetap di bawah Rush, seperti produk kolaborasi Toyota-Daihatsu lain. Sudah kebijakan dari pusat soal posisi harga ini. Sama halnya Avanza-Xenia, Agya-Ayla dan Calya-Sigra. Sehingga ada perbedaan dari fitur yang dimiliki.

All New Terios mengalami perubahan total tidak hanya dari sisi desain, tapi juga fitur yang ditawarkan. Tak lain bertujuan untuk merebut kembali pangsa pasar Low SUV yang beberapa tahun belakangan direnggut Honda BR-V. Apalagi eksistensi semakin terancam setelah kedatangan Mitsubishi Xpander yang ber-DNA SUV walau sebenarnya Low MPV. Tentu pekerjaan yang tak mudah bagi Daihatsu. Meski terkesan pengembangannya sangatlah singkat, Daihatsu tentu tak gegabah merancang mobil sesuai harapan konsumen Indonesia.

daihatsu-terios-front-angle-low-view-212361

Upaya menggertak para rivalnya, dilakukan dengan cara merancang desain yang lebih dinamis dan membenamkan banyak fitur baru. Tabiat sebagai SUV tetap dipertahankan dengan membiarkan memakai konstruksi unibody. Ya, dengan kata lain, rangka Terios masih sama dengan yang lama, hanya kulitnya saja yang berganti. Struktur semi-monokok mampu menopang ‘kaki-kaki’ lebih jenjang dan ban besar. Alhasil, ground clearance setinggi 220 mm tercipta, setara dengan SUV ladder frame seperti Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.

Mesin tetap berkapasitas 1,5-liter tapi berganti unit. Seri 3SZ-VE yang selama 10 tahun mengisi ruang mesin Rush-Terios, dipensiunkan untuk beralih ke mesin modern 2NR-VE. Mesin ini sudah dipakai Avanza Veloz terbaru dan sudah cukup diketahui karakternya. Namun ternyata transmisi Terios masih tergolong konservatif. Tetap mengandalkan manual 5-speed dan otomatis torque converter 4-speed sebagai penyalur tenaga ke roda belakang (RWD).

daihatsu-terios-side-view-499093

All New Terios ditawarkan dalam dua varian utama, tipe X dan R. Masing-masing tipe memiliki trim Deluxe yang dibedakan dari aero kit dan kamera parker. Masing-masing trim dibagi lagi untuk pilihan transmisi manual atau otomatis. Sehingga, Terios memiliki total 8 tipe.

Interior & Fitur

Layout dasbor tegak memberi kesan sebagai SUV. Dari sini terasa kesan SUV-nya ketimbang melihat desain luar. Material plastik masih mendominasi seisi kabin. Tidak ada tempelan soft touch seperti di Rush TRD Sportivo. Sarana hiburan terpusat dari monitor layar sentuh 2DIN dengan fitur DVD, USB hingga mirroring. Air Conditioning sudah model digital otomatis, tapi hanya ada di Terios tipe R dan R Deluxe.

daihatsu-terios-dashboard-view-646883

Tipe R sebagai varian tertinggi dilengkapi smart entry key dan tombol engine start/stop. Untuk pengaturan posisi mengemudi ada seat height adjuster, tapi sayang tanpa telescopic steering. Fitur keselamatan hanya diberi dua saja, untuk pengemudi dan penumpang depan. Kontras dengan Rush yang berani memberi 6 airbag. Tapi Daihatsu memberikan kamera 360 sebagai penggantinya.

Eksterior

Desain Rush dan Terios terbaru merupakan salah satu yang ditunggu-tunggu. Ketika terlihat secara utuh, pro dan kontra pun bertebaran. Kesan SUV yang kental di Terios lama telah sirna. Gantinya, wujud ala crossover yang dinamis dan streamline tanpa ada lagi ban serep di belakang. Lebih mencirikan SUV masa kini yang terkena arus urban. Tapi tetap gagah jika melihat postur SUV di bagian roda. Tinggi dengan ban profil tebal.

Memang harus diakui juga, rancangan Terios tidaklah original. Terbesit desain mobil lain, contohnya bagian muka yang mirip Honda CR-V generasi keempat. Terutama dari desain lampu menyipit ke atas dan mengapit grille ekstrabesar. Lampu utama ini sudah memakai LED yang hemat daya, begitu pula dengan lampu belakang. Buritannya sendiri ada kemiripan dengan Honda Mobilio. Di bagian tengahnya diberi warna hitam untuk membedakan dengan Toyota Rush.

Pengendalian & Pengendaraan

Rasa berkendara Terios lama amat keras, kaku dan tidaklah nyaman. Melihat spesifikasi Terios baru, konstruksi MacPherson strut di depan dan axle rigid di belakang tidak berubah dan tipikal SUV. Memang belum dirasakan secara langsung, tapi kami berharap ada perubahan dari sisi bantingan dan peredaman suspensi. Setidaknya bisa lebih nyaman dan tidak ada lagi gejala memantul yang terkadang memabukkan.

Pengendalian di kecepatan dipastikan lebih aman karena sudah ada fitur Vehicle Stability Control (VSC). Fitur yang hanya ada di Terios tipe R dan R Deluxe ini bekerjasama dengan sistem pengereman untuk menghindari terjadinya gejala oversteer maupun understeer. Ada juga Hill Start Assist (HSA) yang bertugas membantu akselerasi setelah berhenti di tanjakan.

Mesin & Konsumsi BBM

Mesin yang dipakai, 2NR-VE Dual VVT-i, sudah lebih dulu digunakan oleh Toyota Avanza Veloz. Tenaga puncak sebesar 104 PS pada 6.000 rpm dan torsi 136 Nm pada 4.200 rpm. Seluruh daya tersalur menuju roda belakang (RWD) melalui transmisi manual 5-speed atau otomatis konvensional 4-speed. Mesin tidaklah kencang tapi tidak juga lamban. Tergolong pas saja dan sangat cukup dipakai untuk jalanan luar kota. Karakter sebaran torsi cenderung merata di setiap putaran, namun tenaga baru terasa galak di rpm tinggi. Perlu tega menginjak pedal gas dalam-dalam untuk mengerahkan seluruh kemampuannya.

Transmisi manualnya masih memiliki rasio gigi cukup kasar. Dapat disimpulkan napas setiap tarikan antar gigi pendek-pendek seperti di Avanza. Mengingat bodi yang lebih besar dan berbobot, seperti tidak seresponsif di Avanza Veloz. Soal ini butuh pembuktian lebih lanjut melalui pengujian komprehensif.

Sumber : oto.com

Ayo bagikan sebagai sedekah…


Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

PEMBIAYAAN SYARIAH JAMINAN BPKB MOBIL
Hello. Add your message here.