7 Cara Atasi Rasa Cemburu Berlebihan dalam Hubungan

Takme
Takmeomeo/Pixabay

Anda memang percaya pada si dia tetapi tetap saja Anda cemburu saat namanya muncul di akun Instagram perempuan lain. Kejadian sesederhana memberikan tanda ‘Like’ saja bisa menimbulkan bencana. Padahal Carolina Pataky, terapis hubungan, mengatakan hubungan yang sehat berdiri di atas percaya dan menghargai.

“Cemburu bisa menimbulkan keretakan dalam hubungan dan kadang menghancurkan cinta dan bisa ditunjukkan dari perilaku negatif seperti posesif dan ketergantungan. Ini bukan relasi yang sehat dan melelahkan,” kata Pataky mengutip dari Bustle.

Ia berkata cemburu datang akibat rasa tidak aman (insecure), rasa percaya diri rendah dan merasa kurang akan diri sendiri. Kadang persoalannya bukan pemicu cemburunya tapi orang kerap tidak bisa mengatasi atau menurunkan rasa cemburu. Berikut tips-tips yang bisa Anda coba.

1. Sadar akan rasa insecure

Di balik rasa cemburu, ada rasa insecure alias tidak aman akan diri sendiri seperti masalah harga diri, rasa ragu akibat membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Psikolog klinis, Paul Greene mengatakan kecemburuan seringkali didasarkan pada ketakutan akan penolakan. Jika Anda merasa cemburu, sebaiknya hadapi saja ketakutan ini.

“Ingat semua hal positif yang Anda bawa dalam hubungan dan semua hal yang dikatakan pasangan tentang Anda,” katanya.

2. Membangun ekspektasi yang lebih realistis akan hubungan

Sangat wajar saat tiap orang ingin menemukan orang yang menarik. Mata pasangan mungkin tidak akan lepas dari perempuan yang baru saja masuk kedai di mana Anda berkencan. Namun sejauh dia tidak mencoba menggoda seharusnya ini tidak jadi soal.

Shannon Chavez, psikolog dan intimacy expert, mengungkapkan penting untuk membangun ekspektasi serealistis mungkin dan ingat bahwa Anda tidak bisa mengendalikan perilaku orang lain.

“Anda bisa membagikan kekhawatiran Anda dengan pasangan, bicara secara terbuka dan jujur, dan agar saling pengertian dengan tujuan empati dan kasih sayang satu sama lain. Jangan mencoba mengendalikan apa yang mereka lakukan,” kata Chavez.

3. Teknik ‘karet gelang’

Tiap timbul rasa cemburu, ambil karet gelang, letakkan pada pergelangan tangan dan jepret. Psikolog klinis Danielle Maack menuturkan teknik karet gelang jadi alat yang berhubungan dengan belajar bagaimana mentoleransi emosi atau pikiran.

“Ini biasanya dianggap sebagai teknik toleransi, satu yang membantu Anda saat itu untuk kembali bersama. Lebih spesifik, individu diminta untuk menjepret dengan karet gelang saat merasa kewalahan akan emosi sebagai pengingat untuk berhenti, ambil langkah mundur dan melihat apa yang terjadi,” jelasnya.

4. Terbuka pada pasangan

Saat rasa cemburu kian menyita pikiran, ini saatnya Anda terbuka dan jujur pada pasangan. Ceritakan apa yang Anda rasakan dan penyebab rasa cemburu timbul. Pataky menegaskan untuk senantiasa berkomunikasi.

“Saya tahu ini terus diulang, melelahkan, dan klise, tapi ini sepenting itu. Dalam banyak kasus, kecemburuan adalah pertarungan internal, sehingga ambil langkah untuk lebih mengenal diri. Lalu bagikan rasa itu pada pasangan. Jelaskan pada mereka apa yang Anda rasakan, apa yang membuat Anda merasa tidak nyaman dan menciptakan batasan untuk diri dan hubungan Anda,” jelas Pataky.

5. Tulis

Jika belum siap bicara, luapkan rasa cemburu Anda dalam tulisan. Jurnal jadi tempat yang tepat untuk rasa tidak aman dan frustasi akibat rasa cemburu. Relationship coach Nina Rubin menyarankan untuk merefleksikan hubungan dan bertanya pada diri sendiri seperti apa pasangan benar-benar orang yang tepat buat Anda? Apa dia melakukan sesuatu hal spesifik hingga membuat cemburu?

“Jika iya, ini mungkin adalah dealbreaker. Jika tidak, tanya pada diri sendiri apa Anda perlu melihat bagaimana cara Anda menjalani hubungan. Apakah Anda membawa masa lalu ke dalam hubungan baru? Apakah Anda menyabotase diri sendiri? Mungkin ini saatnya mencoba sesuatu yang berbeda untuk menyelamatkan hubungan Anda,” katanya.

6. Latihan bersyukur

Belajar untuk menghargai dan bersyukur atas apa yang Anda miliki akan membantu Anda fokus pada relasi yang positif. John Kenny, relationship coach, menyarankan untuk fokus pada apa yang sudah dilakukan pasangan untuk Anda bukan yang tidak. Jika tidak ada hal positif yang Anda temukan, mungkin saatnya move on.

7. Mencari pertolongan profesional

Ada baiknya membicarakan kecemburuan Anda pada teman yang Anda percaya atau mereka yang bisa memberikan perspektif berbeda. Anda pun juga bisa mencari pertolongan tenaga profesional untuk membantu Anda keluar dari persoalan dan mengatasi rasa cemburu.

“Dibutuhkan kekuatan dan keberanian untuk menyelami perasaan sensitif dan rentan, tetapi itu bisa bermanfaat dan memungkinkan untuk penyembuhan, perubahan dan pertumbuhan pribadi,” kata psikoterapis Jessica Ortiz.

Sumber : CNN Indonesia

Yuk bagikan inspirasinya…

About Auther:

Info Biografi

Beasiswa Sekolah Kedinasan IPDN STAN AKPOL Dll
Hello. Add your message here.