Studi Harvard Ungkap Pertahanan Terbaik Lawan Depresi

Ilustrasi/Nakita
Ilustrasi/Nakita

Sosialisasi merupakan pertahanan yang paling berdampak terhadap pencegahan gejala depresi. 

Studi terbaru yang digagas para akademisi Harvard mengungkap pertahanan terbaik untuk melawan depresi. Penelitian menyoroti berbagai cara untuk mengatasi krisis kesehatan mental yang semakin merebak selama pandemi.

Analisis ekstensif mengidentifikasi sosialisasi sebagai pertahanan yang paling berdampak terhadap pencegahan gejala depresi. Beberapa cara efektif yakni curhat pada teman serta menikmati waktu senggang dengan keluarga dan orang tersayang.

Sebaliknya, terlalu banyak tidur siang, kebiasaan menonton TV, diet, dan akses media berlebihan diketahui secara prospektif mengarah pada risiko depresi.

Jordon Smoller, Profesor psikiatri di Sekolah Kedokteran Harvard menyarankan agar semua orang tetap terhubung dengan jejaring sosial, namun tetap mengikuti pedoman kesehatan. Anjuran Smoller, manfaatkan dengan optimal layanan perpesanan dan platform komunikasi virtual.

Apabila kondisi memungkinkan untuk mengunjungi sahabat dan keluarga, pastikan untuk tetap menjaga jarak. Jangan lupa mengenakan masker dan patuhi berbagai tindakan pembatasan fisik lain. Sebelum pergi, telepon dan tanyakan kondisi orang yang akan didatangi.

“Faktor paling menonjol (untuk mencegah depresi) adalah frekuensi curhat pada orang lain, juga kunjungan ke keluarga dan teman, yang semua menyoroti efek perlindungan penting dari hubungan sosial dan kohesi sosial,” kata Smoller.

Sumber : Republika

100 Artikel Motivasi Islam Penyejuk Hati 

Yuk bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi

Beasiswa Sekolah Kedinasan IPDN STAN AKPOL Dll
Hello. Add your message here.