Terbunuhnya Seorang Yahudi Bernama Ka’ab bin Al Asyraf

islamic-background1

Muhammad bin Ishak berkata, “Ketika Ka’ab bin Al Asyraf mendengar berita tentang terbunuhnya ahli Badar, ia berkata, ‘Demi Allah, sungguh jika Muhammad mencelakai kaumku maka perut bumi lebih baik daripada permukaannya’. Ketika musuh Allah ini yakin bahwa berita yang ia dengar memang benar, ia berangkat menuju Makkah dan menggerakkan semua orang untuk memerangi Rasulullah SAW. Ia mendendangkan syair-syair dan memuji-muji kaum musyrik yang terbunuh pada perang Badar. Dia tidak meninggalkan Makkah hingga semua orang sepakat untuk menyerang Rasulullah SAW. Ia kembali ke Madinah dengan mencaci-maki para wanita muslimah dan mencela Nabi SAW.

Oleh karena itu, Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang siap menghadapi Ka’ab bin Al Asyraf berarti telah menyakiti Allah dan Rasul-Nya?” Lalu bangkitlah Muhammad bin Muslimah dan berkata, “Wahai Rasulullah, apakah engkau senang jika aku membunuhnya?” Beliau menjawab, ” Ya.” Ia berkata, “Izinkan aku untuk mengatakan sesuatu!’ Beliau bersabda, “Katakan.”

Muhammad bin Muslimah mendatangi beliau, lalu berkata, “Sesungguhnya orang satu ini telah meminta sedekah kepada kita dan membebani kita dengan perkara-perkara yang tidak mampu kita hadapi, sehingga aku telah mendatangimu untuk mendahuluimu’. Ia berkata lagi, ‘Juga demi Allah, engkau pasti akan sangat muak dengannya’.

Ia berkata lagi, ‘Sesungguhnya kami telah mengikutinya. Kita tidak suka membiarkannya sehingga kita melihat segala sesuatu yang keadaannya hendak kita dahului’. Ia berkata pula, ‘Ya, beri aku gadai!’ Kukatakan, ‘Apa yang engkau kehendaki ?’ Ia berkata, ‘Gadaikan kepadaku istri-istri kalian!’

Mereka menjawab, ‘Bagaimana kami bisa menggadaikan kepadamu istri-istri kami, padahal engkau adalah sebaik-baik orang Arab?’ la berkata, ‘Gadaikan kepadaku anak-anak kalian!’ Mereka menjawab, ‘Bagaimana kami menggadaikan kepadamu anak-anak kami, padahal satu dari mereka mencaci?’ Dikatakan, ‘Gadai dengan 1 wasaq atau 2 wasaq?’ Ini adalah aib bagi kita. Akan tetapi kami akan menggadaikan senjata kepadamu.”

Kemudian dititipi pesan agar datang pada malam hari dan bersamanya Abu Nailah. Kemudian mereka diseru menuju benteng dan turun kepada mereka. Istrinya berkata kepadanya, “Ke mana engkau keluar pada malam seperti ini?” Ia menjawab, “Sesungguhnya seorang mulia jika dipanggil untuk sebuah pembunuhan pada malam hari, tentu akan memenuhinya.” Ia berkata, “Muhammad bin Muslimah masuk menyelinap dengan dua orang menuju tempat mereka, bersamaan dengan menyebarnya bau harum darinya.” Amru bertanya, “Apakah engkau mengizinkanku mencium kepalamu?” Ia berkata, “Ya.” Ketika mereka siap dekat dengannya, ia berkata, “Tangkap dan bunuh dia!” Mereka kemudian mendatangi Nabi SAW dan menyampaikan berita kepada beliau. Rasulullah SAW lalu bersabda,

“Siapa saja dari kalian yang beruntung menemukan orang-orang Yahudi, maka bunuhlah dia” HR. Abu Daud (Sunan, 2608).

Pada saat itu Muhayyashah bin Mas’ud Al Ausi langsung melompat ke arah Ibnu Sunainah, yaitu seorang pedagang Yahudi, dan membunuhnya.

Oleh : Ahmad Al Khani

Baca juga : 

 

Download Kumpulan Soal Tes CPNS Tahun 2007-2017 Lengkap Dengan Kunci Jawaban dan Pembahasan

Kompilasi Sejarah Islam Sejak Awal Penciptaan

Lowongan Kerja Terbaru 43 Bank di Indonesia

5 Kunci untuk Menguak Rahasia SUKSES SEJATI dalam Kehidupan Anda

Best Articles : Career Life, Personal Development, Entrepreneurship And Business

Inilah 10 Besar Profesi dengan Gaji Tertinggi di Indonesia

Inilah 7 Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Terbaik di Indonesia

Kompilasi Tafsir Al Quran

Al Quran Menjawab

About Auther:

Info Biografi

Jadwal & Harga Paket Umroh Tahun 2020
Hello. Add your message here.