100 Tips Menjadi Orang yang Paling Bahagia

Ilustrasi/Altavyapi.com
Ilustrasi/Altavyapi.com

Berikut ini beberapa tips agar menjadi orang yang paling bahagia dari Dr. ‘Aidh al-Qarni, seorang ulama, da’i dan penulis kelahiran Al Qarn, Arab Saudi.

Keimanan menghapuskan keresahan, dan melenyapkan kegundahan. Keimanan adalah kesenangan yang diburu oleh orang-orang yang bertauhid dan hiburan bagi orang-orang yang ahli ibadah.

Yang Ialu telah berlalu, dan yang telah pergi telah mati. Jangan dipikirkan yang telah lalu, karena telah pergi dan selesai.

Terimalah qadha’ yang telah pasti dan rezeki yang telah dibagi itu dengan hati terbuka. Segala sesuatu itu ada ukurannya. Karenanya, enyahkan kegelisahan.

Ketahuilah, bahwa dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenteram, dosa akan diabaikan, Allah akan menjadi ridha, dan tekanan hidup akan terasa ringan.

Jangan menanti ucapan terima kasih dari sesama. Cukuplah pahala dari Dzat yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Tak ada yang harus Anda lakukan terhadap orang yang membangkang, mendengki, dan iri.

Ketika waktu pagi tiba, jangan menunggu sampai sore. Hiduplah dalam batasan hari ini. Kerahkan seluruh semangat yang ada untuk menjadi lebih baik di hari ini.

Biarkan masa depan itu hingga dia datang sendiri, dan jangan terlalu berkepentingan dengan hari esok. Karena jika Anda melakukan yang terbaik di hari ini maka hari esok juga akan baik.

Bersihkan jiwa dari dengki, dan jernihkan dari iri. Keluarkan penyakit permusuhan dan percekcokan dari dalam jiwa.

Hindarilah sesama manusia kecuali untuk perbuatan baik. Jadilah orang yang senantiasa berada di dalam rumah, hadapilah hal-hal yang ada kepentingannya dengan diri Anda, dan kurangilah berbaur dengan banyak orang (yang tidak membawa manfaat).

Buku adalah teman yang paling baik. Bercakap-cakaplah dengan buku, bersahabatlah dengan ilmu, dan bertemanlah dengan pengetahuan.

Semesta ini dibangun di atas sebuah keteraturan. Karena itu, pakaian, rumah, meja, dan kewajiban Anda harus dikerjakan dengan rapi.

Keluarlah ke tempat yang lapang, lihatlah kebun-kebun nan indah, dan sibaklah ciptaan dan kreasi Sang Pencipta.

Anda harus berjalan-jalan dan berolah raga. Jauhi kemalasan dan ketidakberdayaan. Tinggalkan kekosongan dan pengangguran.

Bacalah sejarah, pikirkan keajaiban-keajaibannya, renungkan keanehan-keanehannya, simak kisah-kisah dan kabar-kabarnya.

Perbaharuilah hidup Anda. Jadikan hidup Anda lebih bervariasi. Ubahlah rutinitas hidup Anda.

Jauhi dan kurangi makanan-makanan perangsang misalnya kopi dan teh, dan hatilah-hatilah terhadap rokok, syisya, dan yang lainnya.

Perhatikan kebersihan pakaian. Perhatikan bau badan. Perhatikan penampilan luar. Jangan Iupa menggosok gigi dan memakai parfum.

Jangan membaca buku-buku yang memanjakan pesimisme dan putus asa.

Ingatlah, bahwa Rabb sangat luas ampunan-Nya, menerima taubat, mengampuni hamba-hamba-Nya, dan menggantikan kejahatan dengan kebaikan.

Bersyukurlah kepada Rabb atas nikmat agama, akal, kesehatan, penutup (aib), pendengaran, penglihatan, rezeki, keluarga, serta nikmat-nikmat lainnya. Sebab, tidakkah Anda tahu bahwa di antara manusia itu ada yang hilang akalnya, terampas kesehatannya, dipenjarakan, dilumpuhkan, atau ditimpakan bencana?

Hiduplah bersama al-Qur’an, baik dengan cara menghafal, membaca, mendengarkan, atau merenungkannya. Sebab, ini merupakan obat paling mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan.

Bertawakallah kepada Allah dan serahkan semua perkara kepada-Nya. Terimalah semua ketentuan-Nya dengan sepenuh hati, berlindunglah kepada-Nya, dan bergantunglah kepada-Nya, karena sesungguhnya Dia cukup sebagai pelindungmu.

Maafkanlah orang yang pernah melakukan kezaliman kepada Anda. Sambunglah tali silaturahmi orang yang memutuskan tali silaturahmi dengan Anda. Berilah orang yang pernah tidak pernah memberi kepada Anda. Bersabarlah terhadap orang yang berbuat jahat kepada Anda, niscaya Anda akan memperoleh rasa bahagia dan aman dalam diri Anda.

Bacalah secara berulang-ulang laa hawla walaa quwwata illa billaahi, karena bacaan ini akan membuat hati menjadi tenteram, memperbaiki keadaan, membuat yang berat menjadi ringan, dan membuat Yang Maha Kuasa menjadi ridha.

Perbanyaklah membaca istighfar, sebab dengan istighfar akan ada rezeki, akan ada jalan keluar, akan ada keluarga, akan ada ilmu yang berguna, akan ada kemudahan, dan akan ada penghapusan dosa.

Terimalah bentuk wajah, bakat, pemasukan, dan keluarga dengan kelegaan hati, niscaya Anda akan mendapatkan ketenteraman dan kebahagiaan.

Ketahuilah, bahwa setelah kesulitan itu akan ada kemudahan, dan setelah kesulitan itu akan ada jalan keluar. Ketahuilah, bahwa keadaan seseorang itu tidak akan tetap selamanya. Hari-hari itu akan senantiasa bergulir.

Optimistislah, jangan pernah berputus asa dan menyerah tanpa usaha. Berbaiksangkalah kepada Rabb. Dan, tunggulah segala kebaikan dan keindahan dari-Nya.

Terimalah pilihan Allah untuk Anda dengan gembira. Sebab, Anda tidak tahu tentang kemashlahatan. Bisa jadi kesulitan itu lebih baik daripada kemudahan.

Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri Anda dengan Rabb, akan mengajarkan kepada diri Anda bagaimana berdoa, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri dari diri Anda.

Anda membawa banyak kenikmatan dalam diri Anda, dan membawa pundi-pundi kebaikan yang Allah karuniakan kepada diri Anda.

Berbuat baiklah kepada sesama, dan baktikan kebaikan kepada semua orang agar Anda akan mendapatkan kebahagiaan dari menjenguk orang sakit, dari memberi sesuatu kepada orang yang membutuhkan, dan dari mengasihi anak yatim.

Jauhilah buruk sangka, buanglah angan-angan, khayalan-khayalan yang merusak, dan pikiran-pikiran yang sakit.

Ketahuilah bahwa Anda bukan satu-satunya orang yang mendapat ujian. Tidak seorang pun yang lepas dari kesedihan, dan tidak seorang pun luput dari kesulitan.

Yakinlah bahwa dunia ini adalah tempat cobaan, ujian, tantangan, dan kesedihan. Karena itu, terimalah ia apa adanya dan mintalah pertolongan kepada Allah.

Belajarlah dari orang-orang yang telah terdahulu: yang pernah dikucilkan, yang pernah dipenjarakan, yang pernah dibunuh, yang pemah diuji, dan yang pernah. dibuang dan dikeluarkan dari negerinya.

Pahala dari semua yang menimpa Anda ada pada Allah, baik itu kesedihan, keresahan, kelaparan, kefakiran, rasa sakit, hutang, dan musibah-musibah yang lain.

Ketahuilah, bahwa kesulitan itu akan membuka pendengaran dan penglihatan, menghidupkan hati, mendewasakan jiwa, mengingatkan, hamba dan menambah pahala.

Jangan menerka-nerka peristiwa, jangan menunggu keburukan, jangan percaya terhadap semua kabar yang tidak jelas, dan jangan menelan mentah-mentah cerita-cerita yang tidak benar.

Kebanyakan yang ditakuti orang itu tidak pernah teriadi. Kebanyakan berita-berita yang menakutkan itu tidak pernah terjadi. Di sisi Allah lah semua kecukupan, dan di sisi Allah lah semua pengawasan dan pertolongan.

Jangan banyak bergaul dengan orang-orang pendendam dan jangan pula dengan orang-orang pengangguran serta pendengki. Sebab mereka adalah penyakit jiwa, pembawa kesedihan dan keresahan.

Usahakan mulakukan takbiratul ihram bersama-sama, perbanyaklah berdiam diri di masjid, dan biasakan dirimu untuk menyegerakan shalat agar Anda mendapatkan kebahagiaan.

Jauhilah dosa-dosa, sebab dia adalah sumber keresahan dan kesedihan, dan pintu ke arah musibah serta keadaan tertekan.

Bacalah selalu Ia Ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz zhalimin, sebab doa ini memiliki rahasia yang sangat ajaib untuk melepaskan seseorang dari kesulitan, dan merupakan berita yang agung tentang dihapuskannya cobaan.

Jangan terpengaruh dengan perkataan jelek dan ungkapan keji yang dikatakan tentang diri Anda, karena itu akan menyakiti orang yang mengatakannya, dan bukan diri Anda sendiri.

Cercaan musuh dan umpatan orang-orang yang dengki kepada diri Anda setara dengan nilai diri Anda. Sebab, kini Anda menjadi bahan omongan dan seorang yang penting.

Ketahuilah, bahwa orang yang mengghibah Anda berarti menyetorkan kebaikan-kebaikannya kepada Anda, menghapuskan kesalahan-kesalahan Anda, dan menjadikan diri Anda orang yang terkenal. Tentu saja yang demikian ini adalah nikmat.

Jangan terlalu ketat menekan diri untuk melakukan ibadah. Lakukan yang sunah dan ketaatan sedang-sedang saja. Tempuhlah jalan pertengahan, dan jangan berlebihan.

Tuluskan tauhid Anda untuk Rabb agar hati terbuka. Sejernih mana tauhid Anda dan sebersih mana keikhlasan Anda, maka sejernih dan sebersih itu pulalah kebahagiaan Anda.

Jadilah sosok pemberani yang berhati teguh dan berjiwa kuat. Anda memiliki semangat dan tekad. Jangan sekali-kali Anda termakan oleh rumor dan cerita-cerita yang tidak benar.

Jadilah orang dermawan, sebab orang yang dermawan hatinya akan selalu lapang dan jiwanya luas. Sedangkan orang yang pelit hatinya pengap dan nuraninya kotor.

Tersenyumlah kepada siapa saja, niscaya Anda akan mendapatkan cinta kasih mereka. Haluskan tutur kata Anda niscaya mereka akan mencintaimu. Dan, rendahkan hati kepada mereka niscaya mereka akan menghormati Anda.

Balaslah perbuatan yang baik dengan yang lebih baik. Berbuat baiklah kepada sesama, padamkan semua api permusuhan, berdamailah dengan musuh, dan perbanyaklah teman.

Pintu kebahagiaan terbesar adalah doa kedua orang tua. Berusahalah mendapatkan doa itu dengan berbakti kepada mereka berdua agar doa mereka menjadi benteng yang kuat yang menjagamu dari semua hal yang tidak Anda sukai.

Hadapilah manusia itu apa adanya dan maafkan apa yang mereka lakukan. Ketahuilah bahwa ini merupakan sunah Allah pada manusia dan kehidupan itu sendiri.

Jangan hidup dalam idealisme-idealisme, tapi hiduplah dengan realita. Sebab, dengan hidup dalam idealisme, sama saja dengan Anda menginginkan dari orang lain apa yang tidak dapat Anda lakukan. Karena itu, jadilah orang yang obyektif (dalam melihat kenyataan).

Hiduplah sederhana, dan jauhi semua bentuk foya-foya dan pemborosan. Sebab setiap kali badan diajak berfoya-foya, maka jiwa akan semakin terhimpit.

Lakukanlah dzikir-dzikir tertentu, sebab ia akan menjadi penjaga dan pelindung Anda. Dan, di dalamnya ada kebenaran dan petunjuk yang akan membuat waktu-waktu Anda menjadi lebih bermakna.

Rencanakanlah pekerjaan-pekerjaan itu, jangan menggabungkannya dalam satu waktu. Rencanakanlah pekerjaan-pekerjaan yang akan Anda kerjakan dalam satu rentang waktu tertentu, dan luangkan beberapa waktu di antaranya untuk istirahat agar optimal.

Lihatlah orang yang lebih rendah dari diri Anda dalam hal tubuh, rupa, harta, rumah, pekerjaan, dan keluarga. Tujuannya, agar Anda mengerti bahwa yang lebih rendah dari Anda dalam hal-hal dimaksud masih ribuan jumlahnya.

Tanamkan dalam keyakinan Anda bahwa siapa saja yang menjalin komunikasi dengan Anda tidak terlepas dari cela, baik itu saudara, anak, istri, kerabat maupun teman, karenanya persiapkan diri Anda untuk menerima semua.

Maksimalkan bakat yang diberikan kepada diri Anda, ilmu yang Anda sukai, rezeki yang dikaruniakan kepada diri Anda, dan pekerjaan yang cocok untuk Anda.

Hati-hati, jangan sekali-kali melukai perasaan seseorang dan kelompok. Jadikan lisan itu lurus, bicaranya baik, kata-katanya segar, dan isi pembicaraannya terjaga dari hal-hal buruk.

Ketahuilah, bahwa kesabaran itu akan mengubur aib-aib, ketabahan itu akan menjadi penutup bagi kekeliruan, dan kedermawanan itu adalah pakaian yang besar yang akan menutup semua kekurangan dan cacat.

Menyendirilah beberapa saat untuk merenungkan hal-hal yang Anda hadapi, untuk introspeksi diri, untuk memikirkan akhirat, dan untuk memperbaiki dunia.

Perpustakaan pribadi Anda adalah kebun yang rindang dan taman yang penuh dengan bunga-bunga di sekitar rumah Anda. Nikmatilah kebun dan taman itu bersama dengan para ulama, para bijak, para sastrawan, dan para penyair.

Carilah rezeki yang halal, dan jauhi rezeki yang haram. Hindarkan dirimu untuk meminta-minta kepada yang lain. Berdagang itu lebih baik daripada menjadi pegawai. Gunakan uangmu untuk berdagang, dan hiduplah dengan sederhana.

Berpakaianlah secara sederhana, bukan cara berpakaian orang-orang yang berlebih-lebihan, juga bukan meniru pakaian orang-orang gembel. Jangan mencari popularitas dengan pakaian, seperti umumnya orang.

Jangan mudah marah, sebab marah hanya akan merusak keadaan jiwa, mengubah perilaku, memperburuk pergaulan, merusak cinta, dan memutuskan tali silaturahmi.

Sekali waktu lakukanlah perjalanan untuk menyegarkan kembali suasana hidup, untuk melihat perihal dunia di luar dunianya, untuk melihat hal-hal baru, negeri-negeri yang lain. Perjalanan adalah sebuah kenikmatan tersendiri.

Bawalah selalu catatan kecil di dalam kantong saku Anda untuk mengatur pekerjaan dan waktu, mengingatkan Anda akan janji-janji yang Anda buat, dan untuk mencatat hal-hal yang penting menurut Anda.

Dahuluilah mengucapkan salam, ucapkan selamat dengan tersenyum, curahkan perhatian Anda kepada mereka agar Anda menjadi orang yang sangat mereka cintai dan dekat dengan mereka.

Percayalah pada diri sendiri, dan jangan menggantungkan diri pada orang lain. Anggaplah bahwa mereka menjadi tanggungan Anda, dan bukan Anda yang menjadi tanggungan mereka, dan bahwa hanya Allah yang bersama diri Anda. Jangan tertipu dengan orang-orang yang selalu berfoya-foya.

Hindari kata pengandaian “jika maka nanti akan …”, menangguhkan pekerjaan, dan menunda-nunda kewajiban. Sebab ini merupakan tanda kegagalan.

Buanglah sikap ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Jangan bersikap plin-plan. Tapi, bersemangatlah, bulatkan tekad, dan maju.

Jangan sia-siakan usia Anda dengan sering gonta-ganti profesi, spesialisasi, dan pekerjaan. Sikap suka bergonta-ganti seperti ini menunjukkan bahwa Anda tidak pernah sukses dalam hal apapun.

Bergembiralah dengan hal-hal yang bisa menghapuskan dosa-dosa, misalnya amal saleh, musibah-musibah, taubat, doa dari kaum muslimin, rahmat dari Yang Maha Pengasih, dan syafaat dari Rasulullah.

Biasakan untuk mengeluarkan sedekah meski hanya sedikit, karena sedekah akan memadamkan api kesalahan, menggembirakan hati, menghilangkan keresahan, dan akan menambah rezeki.

Demikianlah beberapa tips menjadi orang yang paling bahagia dari Dr. ‘Aidh al-Qarni, semoga bermanfaat.

100 Artikel Motivasi Islam Penyejuk Hati 

Yuk bagikan sebagai sedekah…

About Auther:

Info Biografi

Beasiswa Sekolah Kedinasan IPDN STAN AKPOL Dll
Hello. Add your message here.