Tabel Cicilan Bunga Anuitas Kredit Perbankan

Download Tabel Excel Bunga Anuitas

Dalam menghitung bunga, pada umumnya bank menggunakan tiga rumus yakni bunga flat, bunga efektif dan bunga anuitas.

Masing-masing rumus akan berdampak pada perbedaan perhitungan kredit. Sekadar informasi saja, perhitungan bunga anuitas biasanya digunakan bank atau lembaga keuangan lainnya untuk pinjaman yang sifatnya jangka Panjang dengan nilai yang besar seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Namun, seperti apa perhitungan bunga anuitas dan apa keuntungannya bagi nasabah yang ingin mengajukan pinjaman bank? Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Prinsip perhitungan anuitas

Dalam menghitung bunga bank, anuitas dipahami sebagai pembayaran sejumlah uang yang sama pada waktu yang telah ditetapkan selama periode tertentu. Sedangkan prinsip perhitungan bunganya adalah bunga dihitung dari sisa pinjaman yang belum dibayar.

Promo KPR BNI Syariah Margin Setara 9,5% Efektif Tetap Sampai Lunas 

Hal ini mirip dengan prinsip bunga efektif. Namun, terdapat perbedaan cukup mencolok pada angsuran tiap bulannya.

Jika pada perhitungan bunga afektif nilai angsuran semakin kecil seiring berkurangnya pokok pinjaman, pada perhitungan anuitas, jumlah cicilan tetap.

Perbedaan bunga anuitas, efektif dan flat rate

Agar saat mengajukan pinjaman bank kita tidak menyesal di kemudian hari, lantaran anggapan kita dan perhitungan bank mengenai perhitungan bunga dan cicilan berbeda, tiga model perhitungan bunga berikut yakni anuitas, efektif dan flat rate harus dipahami.

Pertama, perhitungan flate rate. Ini adalah perhitungan bunga yang bergantung pada plafon kredit dan beban bunga yang dialokasikan secara proporsional sesuai dengan tenor atau jangka waktu pinjaman. Konsekuensi dari penggunaan model perhitungan ini adalah pokok utang dan bunga kredit sama besarnya dalam cicilan tiap bulan.

Sementara, pada perhitungan efektif, bunga dihitung setiap akhir periode angsuran. Alhasil, bunga kredit baru dihitung berdasarkan saldo akhir tiap bulan sehingga tiap bulan bunga yang dibayar pun semakin mengecil. Sehingga, nilai angsuran yang dibayar pada bank tiap bulan ikut menciut.

Jika bank menggunakan perhitungan anuitas, debitur tidak mengalami perubahan jumlah cicilan yang dibayar setiap bulannya.

Meski demikian, terdapat perubahan komposisi utang di mana angsuran pokok akan semakin membesar namun angsuran bunga justru semakin mengecil.

Sumber : Cekaja.com

Yuk bagikan infonya…

About Auther:

Info Biografi

Beasiswa Sekolah Kedinasan IPDN STAN AKPOL Dll
Hello. Add your message here.