Think & Act Like A Champion 11 Sikap dan Tindakan untuk Menjadi Juara dalam Karier dan Bisnis

Yuk bagikan infonya...

(pimtar.id)

Think & Act Like a Champion (2015) mengungkap tentang rahasia mencapai kesuksesan yang bertumpu pada mental juara. Di dalam buku ini dipaparkan langkah-langkah yang sudah teruji dan terbukti dalam mengoptimalkan potensi diri, kemampuan dalam bekerja sama dengan orang lain, melepaskan diri dari masa-masa sulit, hingga cara berjuang bersama Tuhan.

Siapa penulis buku ini?

Sesilia Peranginangin adalah pebisnis yang sukses berjuang dari nol hingga membuat lembaga nonprofit Care for The Nation. Ia juga membangun perusahaan yang khusus melayani pendidikan dan pelatihan pengembangan diri khususnya untuk para eksekutif muda.

Untuk siapa buku ini?

  • Para profesional muda yang ingin mengetahui cara mengembangkan karier dan bisnis dengan cara mengoptimalkan kemampuan diri sendiri dan partner kerja.
  • Siapa pun yang ingin belajar tentang kunci mengembangkan usaha dengan prinsip saling menguntungkan dan saling memenangkan satu sama lain.

Cara mendidik diri sendiri untuk memiliki mental juara agar menjadi pemenang dalam berbagai kompetisi

Kebanyakan orang menjalani perjuangannya meraih kesuksesan hanya mengandalkan ilmu yang dimiliki atau pengalaman saja, tanpa belajar bagaimana caranya beradaptasi dan memenangkan hati orang lain.

Hal tersebut yang membuat perjuangannya diwarnai keegoisan dan keangkuhan yang justru membuatnya terjauhkan dari kesuksesan itu sendiri.

Dalam buku ini, dijelaskan berbagai upaya yang seharusnya Anda lakukan untuk memiliki mental juara yang tidak hanya membawa kemenangan bagi diri Anda sendiri, tetapi juga cara memenangkan dan menyukseskan orang lain.

Hal-hal menarik yang bisa Anda pelajari antara lain:

  • apa saja keuntungan mengubah cara berpikir yang smart;
  • kenapa target tinggi harus dibuat sejak awal perjuangan;
  • bagaimana langkah-langkah untuk keluar dari masa-masa sulit;
  • apa saja kebiasaan seseorang yang berhasil meraih kesuksesan; dan
  • bagaimana cara mendapatkan pertolongan Tuhan dan dukungan keluarga.

Salah satu cara agar tetap bertahan dalam segala situasi ialah keberanian untuk berubah. Hindari pola pikir sok tahu dan dapatkan informasi-informasi baru jika ingin menjadi seorang juara.

Lihatlah Bob Sadino yang memiliki pengalaman dan ilmu yang luar biasa, tetapi memiliki prinsip untuk selalu “mengosongkan gelas” ketika bertemu dengan orang lain. Artinya, ia mau mendengarkan berbagai informasi dari orang lain.

Dengan menghilangkan Mister I Know dari dalam diri Anda, tentu Anda akan menjadi orang yang lebih bijaksana, menjadi orang yang lebih banyak mendengar, dan otomatis akan membuat pikiran Anda lebih banyak terisi.

Selain itu, Anda juga perlu menumbuhkan pribadi pembelajar, di mana berani mengakui kekurangan dan kesalahan pada diri Anda.

Seperti ketika setiap melakukan sesuatu yang ternyata salah, maka dengan berani Anda mau mengakuinya. Jangan sampai Anda mencari kambing hitam atas kesalahan tersebut.

Karena kesalahan apa pun tidak bisa Anda tebus dengan apa pun, kecuali dengan pengakuan dan perbaikan. Jangan sampai Anda menolak disalahkan padahal Anda memang berbuat salah.

Artinya, Anda bisa tampil menjadi pribadi yang bertanggungjawab. Karena saat Anda berani bertanggungjawab, orang lain akan menghormati Anda. Sehingga Anda menjadi pribadi yang bisa dipercaya.

Dengan hal tersebut, segala perbuatan yang Anda tampilkan akan dapat diterima oleh orang lain. Anda berjalan di atas rel yang benar, sesuai janji dan ucapan, serta paham atas keputusan yang Anda buat. Dengan begitu Andalah juaranya.

Andaikan sekarang Anda belum memiliki sikap tersebut, sebaiknya lekas berbenah meskipun mengubah sikap sangatlah sulit. Anda bisa memulainya dari mengubah pola pikir atau cara pandang Anda terhadap sebuah kehormatan dan harga diri.

Kemudian lakukan selangkah demi selangkah untuk memantapkan diri menjadi teladan bagi orang-orang terdekat. Teruslah melatih diri sendiri sampai sikap Anda menjadi sesuatu yang refleks/otomatis dilakukan, sehingga Anda memiliki sikap juara dan tertanam seumur hidup dalam diri Anda.

“Jangan sombong dengan kesuksesan, apalagi berhenti belajar. Sebab banyak orang atau perusahaan hebat jatuh akibat sikap tersebut.” ~ Jim Collins

“Gantungkan target setinggi langit!” adalah salah satu ungkapan yang dipopulerkan oleh Bung Karno untuk memberikan motivasi kala itu, agar generasi muda semangat dalam berjuang dan membangun negeri ini bersama-sama.

Itulah prinsip dasarnya! Kalau Anda ingin maju, Anda harus memiliki target yang lebih tinggi dari goal yang sudah biasa Anda capai.

Ketika target yang dibuat rendah, biasanya seseorang akan cenderung bermalas-malasan yang disebabkan karena lebih mudah untuk mencapainya. Agar kemampuan Anda lebih meningkat, maka Anda perlu alasan yang besar.

Kalau Anda menargetkan impian yang tinggi, maka seluruh kekuatan dan energi akan Anda kerahkan pada target tersebut. Bahkan seluruh waktu, sumber daya yang Anda miliki, semuanya tertuju pada satu tujuan utama tersebut.

Dengan begitu, otot-otot Anda akan terlatih, pikiran Anda akan terasah, dan mental Anda akan teruji.

Meskipun begitu, target Anda yang tinggi tersebut harusnya diraih dari hal-hal kecil terlebih dahulu. Misalnya, ketika Anda menargetkan mendapatkan omzet Rp1 miliar, maka buatlah target untuk jangka pendek dan menengahnya.

Anda bisa memulainya dari target jangka panjang (20 tahun), turun ke target jangka menengah (5 tahun), dan target jangka pendek (1 tahun). Kemudian, Anda turunkan lagi untuk target 6 bulanan, 1 bulanan, 1 mingguan, 1 hari ini, bahkan apa yang harus Anda kejar saat ini juga.

Angka Rp1 miliar tadi tentu angka yang sangat besar sekali. Pasti akan banyak orang yang mengatakan target tersebut terlalu muluk-muluk. Tetapi aturlah bagaimana strategi untuk mendapatkannya.

Untuk mencapainya, Anda tidak bisa bekerja sendirian. Anda butuh tim dan terbukalah dengan berbagai kerja sama atau kolaborasi.

Buka peluang selebar-lebarnya untuk mendapatkan jaringan seluas-luasnya. Tidak ada ide/impian yang tinggi, kecuali Anda sudah dikatakan gila oleh orang lain. Sebagaimana dulu ide pesawat terbang yang dianggap mustahil.

Afirmasi positif harus tetap Anda jaga untuk mengingatkan Anda pada target tersebut. Yakni, salah satunya dengan mengulang-ulang apa yang Anda inginkan.

Hal itu merupakan bagian dari cara Neuro Linguistic Program (NLP) untuk meningkatkan kepercayaan diri Anda. Sehingga membuat Anda semakin lebih optimis, di mana dari berpikir negatif menjadi berpikir positif.

Kemudian, perjalanan Anda untuk mendapatkan Rp1 miliar itu pun akan sangat berkesan. Karena akan banyak hambatan dan tantangan yang bisa Anda selesaikan satu per satu, setiap harinya.

Justru dari penyelesaian itulah mental Anda akan semakin kuat dan tangguh dalam menghadapi masalah. Ketika Anda mendapatkan target tersebut, Andalah juaranya!

Kalau Anda ingin mendapatkan hasil lebih baik dan lebih cepat sukses, Anda harus mendapatkan partner terbaik.

Pada dasarnya, manusia punya banyak keterbatasan. Tidak ada manusia super di muka bumi ini. Tidak ada sosok Superman dalam dunia nyata. Superman hanya ada dalam imajinasi saja.

Memang pada kenyataannya, manusia memiliki banyak kelemahan ketimbang kelebihannya. Itulah yang melandasi kebanyakan orang sukses untuk bekerja sama dengan orang lain.

Ibarat sebatang lidi, tentulah mudah dipatahkan dan tidak banyak manfaatnya. Sedangkan seikat sapu lidi dapat membersihkan sampah dan banyak manfaatnya.

Berpartner memang tidak mudah. Namun, banyak sekali berpartner yang sukses, seperti Bill Gates dan Paul Allen melalui Microsoft-nya. Atau Jerry Yang dan David Fillo dengan Yahoo!-nya.

Ada sistem bernama partner tunggal, yakni Anda menggantungkan sepenuhnya kepada partner tersebut. Tetapi kelemahannya saat dia berhenti, Anda pun ikut berhenti. Anda sangat bergantung kepadanya. Padahal, tujuan partnership bukanlah bergantung kepada orang lain.

Artinya, Anda perlu memilih cara berpartner kedua, yakni bekerjasama dengan lebih banyak pihak. Sehingga, ketika satu pihak ada yang berhenti, Anda masih punya partner lainnya yang masih bisa diajak berjuang bersama.

Namun, siapa pun orang yang Anda ajak berpartner, tentulah Anda harus memiliki sikap dan pola pikir yang tepat.

Ketika Anda sudah benar dalam memandang sebuah kerja sama, tentu Anda akan lebih mudah menjalaninya. Kemudian, berbagai target yang Anda tetapkan bersama dapat dengan mudah dicapai. Pola pikir dan sikap tersebut antara lain:

  • kurangi sifat egois,
  • percaya kepada orang lain,
  • fokus saling memberi, dan
  • tetap berhati-hati.

Jangan sampai dalam bekerja sama, Anda merasa lebih hebat. Pupuklah perasaan bahwa Anda berpartner memang saling membutuhkan, sehingga mau saling mengisi dan menguatkan.

Bahkan terkadang, untuk beberapa pekerjaan memang harus diserahkan kepada orang lain. Ketika Anda berpartner, tidak semuanya Anda kerjakan sendiri.

Sehingga Anda memang harus berlatih untuk percaya kepada orang lain. Sekaligus Anda memberikan ruang kepadanya untuk bereksplorasi dan berinisiatif dalam mengerjakan pekerjaannya.

Jangan lupa, Anda juga harus memaklumi kekurangannya. Karena kebanyakan partnership bubar karena sukar menerima kekurangan partner.

Meskipun begitu, Anda tetap harus berhati-hati dalam bekerja sama. Karena Anda harus menjaganya dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Anda harus saling menjaga dan segera diselesaikan apabila ada kesalahpahaman. Anda harus saling memberikan benefit agar tidak berat sebelah. Lakukan sesuai kesepakatan di awal kerja sama dibuat.

Sebelum bekerja sama, Anda harus mendata dulu apa saja benefit atau keuntungan yang bisa Anda berikan kepada partner Anda. Bukan hanya memikirkan apa saja yang dapat Anda peroleh.

Dengan begitu, pastikan siapa pun yang berpartner dengan Anda pasti mereka akan memperoleh keuntungan. Karena, ketika partner mendapatkan keuntungan, otomatis Anda pun akan mendapatkannya.

Anda harus percaya bahwa sistem yang akan Anda jalankan dapat menguntungkan orang lain. Dengan prinsip itulah, orang-orang akan lebih memercayai Anda. Hal tersebut dapat menguntungkan bersama dalam jangka panjang.

Bisa jadi, untuk awal-awal waktu, Anda memang harus meyakinkan mereka bahwa Anda bisa membuat mereka sukses dan mendapatkan keuntungan. Kemudian Anda membuktikan hal tersebut.

Lihatlah orang-orang sukses seperti Jim Rohn, Anthony Robbins, Brand Sugars, dan lainnya, mereka berfokus untuk menyukseskan orang lain terlebih dahulu.

Mereka sadar bahwa memenangkan orang lain sesungguhnya mereka sudah memenangkan diri mereka sendiri. Sebenarnya, membantu mereka sukses pun sudah menyukseskan diri sendiri.

Namun ingat, bahwa memenangkan bukanlah menjilat. Beda antara menjilat dengan mendukung orang lain. Karena penjilat hanya pandai bicara tanpa banyak bukti, sedangkan pendukung pasti bisa membuktikan apa yang dia janjikan.

Ketika Anda tulus membantu kesuksesan orang lain, otomatis orang lain pun akan tulus bekerja untuk Anda. Sehingga Anda bisa saling memberikan efek positif dan bisnis pun dapat berjalan dengan lancar.

Maka, jadilah berlian. Berlian merupakan batu permata yang sangat mahal harganya. Dia sangat indah dan mampu memanjakan pemiliknya. Siapa pun yang memiliki berlian, akan merasakan beruntungnya.

Dia akan berusaha merawatnya dengan baik pula. Jika dijual pun akan menguntungkan Begitulah perumpamaan bila Anda bisa menjadi seperti berlian.

Hukum alam tetap berlaku dalam kerja sama apa pun. Yakni Anda memberi terlebih dahulu, bukan sebaliknya.

Ketika Anda memenangkan orang lain, maka hukum alam pun akan terjadi. Ketika posisi Anda sebagai karyawan, Anda harus membantu pimpinan meraih targetnya. Artinya, Anda dapat diandalkan oleh sang pimpinan.

Begitu juga ketika posisi Anda sebagai seorang pimpinan, Anda harus membantu para karyawan untuk menyelesaikan tugasnya dengan benar.

Artinya, Anda dapat menjadi teladan bagi mereka. Sehingga mereka pun bersemangat untuk mencapai target yang Anda tetapkan. Karena itulah, kesuksesan Anda adalah kesuksesan mereka juga.

“Jangan mendata apa yang bisa Anda dapatkan, melainkan apa yang bisa Anda berikan kepada orang lain.” ~ Sesilia Peranginangin

Jika Anda mampu, Anda bisa belajar di kampus sampai jenjang/strata tiga (S3). Tetapi, jika Anda tidak menyukai pendidikan formal, Anda tetap bisa menempuh pendidikan nonformal.

Artinya, Anda dapat belajar dari pengalaman orang lain. Anda bisa belajar dari pimpinan Anda, dari karyawan Anda, dari partner Anda, bahkan Anda bisa belajar dari kompetitor.

Siapa pun bisa memberikan pengetahuan dan wawasan kepada Anda karena Anda mau membuka pikiran. Ilmu-ilmu itulah yang bisa mengubah cara berpikir Anda. Yakni berubah dari cara pandang yang sempit menjadi cara pandang yang luas. Sehingga Anda lebih mudah dalam mengambil keputusan apa pun

Orang-orang sukses pun suka berburu ilmu dengan terus belajar melalui seminar, workshop, maupun pelatihan-pelatihan khusus. Bahkan mereka memiliki mentor/coach pribadi.

Untuk pengembangan diri, tentu saja Anda harus meluangkan waktu, pikiran, tenaga, dan uang. Tidak bisa Anda mendapatkan sesuatu yang istimewa tanpa mau berkorban.

Seperti cerita Anthony Robbin yang berubah hidupnya setelah mengikuti seminar Jim Rohn dengan tiket seharga US$10.000. Kalau dikonversi dengan kurs Rp10.000 saja, tiket tersebut senilai Rp100.000.000! Bayangkan, seseorang mau merogoh kocek sebesar itu demi mendapatkan ilmu yang istimewa.

Ketika Anda memiliki cara pandang yang tepat terhadap sebuah ilmu, maka Anda akan rela mengeluarkan untuk belajar. Hal itu bukanlah sebuah biaya, karena sejatinya ia adalah bentuk investasi abadi di dalam diri Anda.

Dengan mengikuti seminar dan pelatihan, akan banyak hal yang bisa Anda peroleh dan hasilnya dapat langsung Anda jalankan.

Anda bisa mendapatkan ilmu baru dan bahkan mengubah cara berpikir Anda. Sekaligus Anda mendapatkan suntikan motivasi untuk terus giat bekerja dan berusaha.

Anda bisa berkenalan dengan berbagai pembicara nasional maupun internasional. Bahkan Anda bisa memperluas jaringan pertemanan dengan peserta lainnya.

Jika Anda ingin belajar secara mandiri, perbanyaklah membaca buku. Sebab buku adalah jendela ilmu pengetahuan. Pilihlah buku-buku yang sesuai dengan minat dan bidang Anda.

Jika Anda rajin membaca buku, Anda akan cepat berhasil karena memiliki bekal yang cukup banyak. Tentu saja Anda bisa melengkapi bacaan dengan membaca tulisan di situs/website.

Satu hal yang pasti, ketika proses belajar Anda ingin cepat berhasil, milikilah mentor/coach. Sebab, guru akan membimbing Anda sesuai kebutuhan dan kondisi Anda saat ini untuk mengejar apa pun yang Anda inginkan.

Cara tersebut bisa menghemat waktu-Anda bisa sukses lebih cepat-dan Anda akan terhindari dari kegagalan yang dialami orang lain.

Perjalanan Anda menuju kesuksesan Anda adalah sebuah petualangan yang tidak lepas dari kesulitan dan penderitaan. Mustahil bila Anda ingin sukses tetapi perjalanan Anda sangat lancar.

Anda akan bertemu dengan rintangan, penolakan, hingga kegagalan berkali-kali. Saat itulah mental dan keyakinan Anda diuji.

Apa yang Anda butuhkan saat itu bukanlah kekuatan (power), melainkan daya tahan (endurance). Ialah stamina yang Anda jaga untuk menghadapi keletihan pikiran, kegelisahan, dan ketidakpastian.

Anda butuh stamina untuk menghadapi berbagai tekanan yang bisa terjadi dalam jangka yang panjang (tekanan berkepanjangan).

Yakinlah, semua orang sukses mengalami hal tersebut. Bahkan sebagian dari mereka mengalami proses yang sangat dramatis, yang hanya sedikit orang saja yang mampu bertahan.

Maka, sudah bisa dipastikan kalau semua orang akan mengalami learning period. Masa di mana mereka bisa bertahan dan mau terus belajar untuk bangkit.

Bagi orang gagal, masa sulit tersebut tidak disebut sebagai learning period. Sebab mereka menyebutnya sebagai masa kelam.

Hasil akhirnya pun bukanlah kesuksesan melainkan kegagalan yang sesungguhnya. Mereka berhenti berproses. Padahal, jika learning period tersebut berlanjut, maka kesuksesan tinggal menunggu waktunya saja.

Untuk menghadapi masa sulit, pertama Anda harus punya keyakinan yang kuat bahwa Anda telah berada di jalur yang tepat. Jalur yang Anda tempuh adalah cara utama untuk meraih impian.

Yakin bila Tuhan akan membantu Anda. Jangan sampai hati Anda terlepas dari Tuhan sehingga Anda merasa berjuang sendirian. Tuhan selalu bersama Anda.

Kedua, tetap terkoneksi dengan orang-orang yang berpikir positif. Anda harus bergaul dengan orang-orang yang memiliki sikap juara.

Mereka yang pernah lepas dari masa sulit pasti memahami kondisi Anda. Bergaullah dengan mereka dan dapatkan energi positif tersebut sebagai nutrisi pikiran dan penjaga kesehatan perasaan Anda.

Ketiga, pertahankan impian dan terus kibarkan bendera harapan. Jangan kibarkan bendera putih yang berarti Anda telah menyerah.

Impian Anda harus jelas agar Anda bisa mencapai tujuan tersebut. Anda harus tahu berapa lama Anda akan meraihnya, sehingga Anda memiliki ketahanan mental untuk menuju ke sana.

Keempat, teruslah belajar dan jangan lupa bersyukur. Setiap bangun pagi, Anda bisa merasakan nikmat Tuhan yang luar biasa.

Syukuri apa pun yang sudah Anda capai meskipun masih sedikit. Nikmatilah kemenangan meskipun masih tahap yang kecil. Syukuri apa pun yang tampak sepele, karena dari hal kecil itulah Anda dapat meraih sesuatu yang besar.

“Hiduplah yang terbaik seakan-akan Anda akan mati besok. Teruslah belajar seakan-akan Anda akan hidup selamanya.” ~ Mahatma Gandhi

  • Anda harus mengubah pola pikir negatif menjadi positif, sebab kondisi saat ini menuntut Anda untuk pandai beradaptasi.
  • Beranilah membuat target yang tinggi agar Anda termotivasi untuk meraihnya dan berjuang dengan sepenuh hati.
  • Milikilah partner dan bekerja samalah untuk mencapai keuntungan bersama dengan mengurangi sifat egois Anda dan tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan.
  • Anda harus memenangkan orang lain dulu sebelum memenangkan diri Anda sendiri.
  • Ketika Anda gemar belajar, Anda dapat meraih kesuksesan dengan jalan yang sangat mudah. Sebab Anda memiliki cara pandang yang luas dan menjadi bijaksana.
  • Tetap bertahan pada masa-masa sulit dan jadikan sebagai bagian dari proses belajar agar Anda tidak mudah menyerah di tengah jalan.

Sumber : (Pimtar)


Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

Kinaya Residence Andara 900 Meter Dari Pintu Tol
Hello. Add your message here.