The Leader Who Had No Title : Seni Memimpin Tanpa Jabatan

Yuk bagikan infonya...

(umsu.ac.id)

The Leader Who Had No Title menjelaskan tentang hakekat Memimpin Tanpa Jabatan. Sering kali orang merasa harus memiliki jabatan tinggi untuk bisa memimpin orang di sekitarnya. Padahal kuncinya adalah kemampuan memimpin yang ada dalam diri setiap orang.

Siapa Penulis Buku Ini?

Robin Sharma adalah pendiri Sharma Leadership International, Inc, merupakan salah satu pembicara dunia tentang kepemimpinan organisasi serta pribadi. Sebuah survei independen lebih dari 22.000 pengusaha menempatkannya dalam peringkat kedua dari The Top 5 Leadership Experts in the World.

Robin Sharma juga mendirikan 960verts.com, sebuah situs pelatihan maya bertujuan membantu veteran korban perang Amerika beralih ke kehidupan sipil.

Baca Juga : Ringkasan 25 Buku Pengembangan Diri Terbaik

Untuk Siapa Buku Ini?

Para penikmat kisah inspiratif yang ingin menambah wawasan dan pengetahuan. Para manager serta karyawan yang ingin sukses dalam pekerjaannya.

The Leader Who Had No Title

Cara menjadi pemimpin yang disegani sekaligus dicintai tanpa menduduki jabatan  di organisasi

Seseorang bisa menjadi pemimpin pada sebuah organisasi tanpa harus menduduki jabatan tertentu, merupakan topik utama dalam buku ini. Jabatan bersifat sementara, sementara kemampuan Anda akan selamanya ada.

Kenapa ucapan seseorang selalu didengar dan dipertimbangkan oleh orang banyak padahal tidak menduduki jabatan tertentu? Kemampun ini yang harus Anda pahami dan kembangkan. Dalam rangkuman buku ini, Anda akan disajikan bagaimana caranya melakukan hal tersebut.

Dalam rangkuman buku ini, pembaca akan menemukan berbagai petunjuk mengenai:

  • Kenapa tidak dibutuhkan jabatan untuk bisa menjadi seorang pemimpin;
  • Apa empat filosopi Memimpin Tanpa Jabatan;
  • Bagaimana sikap menghadapi perubahan;
  • Apa langkah-langkah yang harus dipakai agar bisa bertahan dan memimpin disaat sulit; dan
  • Akronim apa saja yang memudahkan Anda bertransformasi menjadi pemimpin tanpa jabatan dengan lebih terarah.

Setiap orang dilahirkan untuk menjadi sosok yang sukses dalam hal yang dipilihnya. Hanya kadang, butuh orang lain untuk bisa menunjukkan cara meraih kesuksesan secara maksimal, serta sebagai inspirasi dalam upaya meraih kesuksesan tersebut.

Demikian juga dengan kondisi terpuruk. Acap kali seseorang harus pernah berada dalam kondisi paling buruk untuk bisa bangkit dan bermetamorfosis menjadi sosok yang  sangat berbeda. Sosok yang sangat jauh lebih baik dari sebelumnya.

Untuk bisa berhasil, kuncinya adalah kepemimpinan. Setiap orang harus mampu memimpin, itulah kunci utama filosofi Lead Without a Title. Suatu organisasi harus  menumbuhkan serta mengembangkan bakat kepemimpinan dalam diri setiap individu yang berada di sana tanpa memandang batasan usia, jenis kelamin, asal, serta pendidikan.

Jiwa kepemimpinan tersebut harus mampu bangkit dalam hitungan menit saat dibutuhkan. Untuk mewujudkan memang dibutuhkan waktu dan proses. Kecepatan proses tersebut harus mengungguli kompetitornya jika ingin bertahan dan menang dalam persaingan.

Apakah Anda bersedia melakukan hal yang kurang disukai orang lain? Walau sebenarnya Anda juga tidak suka melakukannya? Selamat! Anda telah memiliki naluri untuk menjadi pemimpin sejak lahir.

Anda hanya butuh untuk terus berlatih menjadi pemimpin melalui proses pembelajaran. Teknik pengulangan merupakan cara yang paling direkomendasikan untuk belajar.

Sukses bisa diciptakan melalui kegiatan rutin harian. Seperti pembelajaran, proses pengulangan secara konsisten akan menghasilkan kesuksesan. Seiring waktu, melakukan kegiatan rutin secara kontinyu akan menghasilkan sesuatu lebih besar dari hasil yang direncanakan.

Sementara kegagalan sering menjerumuskan seseorang. Kegagalan merupakan hasil yang tak bisa dielakkan dari pengabaian sepele yang dilakukan secara konsisten, hingga tanpa sadar menjebak kita. Mulai sekarang berusahalah untuk tidak mengabaikan apapun.

Setiap individu memiliki perannya masing-masing dalam organisasi. Ia bebas memandang seperti apa peran dirinya dalam organiasi. Merupakan suatu kebebasan dalam hidup jika ia bisa menemukan perannya serta selalu berpikirin positif dalam dalam segala kondisi.

Terdapat lima aturan dalam memimpin tanpa jabatan, yaitu:

  • Innovation (inovasi);
  • Mastery (menguasai);
  • Authenticity (autentitas);
  • Guts (naluri); dan
  • Ethics (Etika).

Untuk memudahkan disingkat menjadi IMAGE. Terapkan, dan rasakan perubahannya pada diri Anda.

Tak perlu memiliki jabatan tertentu untuk menjadi pemimpin. Kepemimpinan lebih mengarah pada secerdas dan sepiawai apa  Anda di tempat kerja. Karya hebat seperti apa yang sudah Anda hasilkan. Serta bagaimana kemampuan Anda melayani dan memberikan semangat sesama teman kerja.

Jabatan memang memiliki pengaruh. Namun sifatnya sementara. Begitu kita sudah tidak menjabat lagi, maka pengaruh akan hilang. Beda dengan kekuatan memimpin, akan tetap berada dalam diri kita dan akan terus berkembang seiring kita berlatih mempergunakannya. Untuk menciptakan pakar butuh waku. Usahakan selalu fokus saat berlatih mempergunakannya.

Kepemimpinan butuh keyakinan dari kemampuan diri sendiri, walau orang lain mungkin tidak yakin. Maka jika ada yang menganggap diri Anda gagal memimpin, jangan terlalu dianggap pusing! Segera bangkit dan buktikan bahwa mereka salah.

Jangan malu untuk jatuh sebanyak tujuh kali! Tapi malulah jika tidak bisa bangkit sebanyak 8 kali. Silakan merasa puas jika berhasil menang, tapi ingat jangan terlalu lama puas. Segera berusaha untuk bisa menang 2, 3 bahkan berkali-kali lagi dengan lebih gemilang.

Pada saat kondisi suatu organisasi tidak stabil, sedang bergejolak, hanya yang kuat akan mampu bertahan menghadapi segala perubahan. Mereka juga yang bisa menjadi pemimpin.

Orang berani akan menghadapi tantangan dan rasa takut, bukan menghindarinya. Semakin Anda berani melakukan hal-hal yang semula Anda takuti, maka semakin tampak jiwa kepemimpinan Anda. Terus berupaya menghadapi rasa takut akan membuat Anda menjadi sosok yang luwes dalam menghadapi tantangan.

Filosopi Memimpin Tanpa Jabatan dibentuk melalui prinsip Masa-masa Bergejolak Membentuk Pimpinan Hebat dengan lima aturan yang harus dipahami dan dimengerti tiap individu dalam organisasi-SPARK. Cobalah untuk menelaah dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari dalam organisasi.

SPARK  merupakan suatu urutan yang terdiri dari beberapa poin. Cobalah untuk menelaah dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari dalam organisasi. Poin tersebut adalah:

  • Speak with Cander (bicara terus terang);
  • Prioritize (tentukan prioritas);
  • Advertensity Breeds Opportunity (kesulitan melahirkan kesempatan);
  • Respond Versus React (respon versus reaksi); dan
  • Kudos to Everyone (penghargaan untuk setiap orang).

Selalu berupayalah mencoba hal baru, walau kadang menimbulkan rasa aneh. Mungkin saja bisa terjadi kekacauan. Namun yakinlah bahwa dibalik kekacauan akan muncul keteraturan, karena kekacauan merupakan bagian dari proses perubahan.

Jika berhasil mengatasi kekacauan, tetaplah waspada karena bisa saja muncul kekacauan yang baru. Ingatlah untuk jangan cepat merasa puas. Karena rasa puas adalah musuh utama dari kemenangan.

Hadapi perubahan yang terjadi. Perubahan akan selalu terjadi dengan cepat, berusahalah secara maksimal untuk menghadapinya. Menghindari justru akan membuat Anda menjadi semakin terpuruk. Hadapi dengan berani dan penuh percaya diri, karena pada  situasi seperti itu kemampuan terpendam akan keluar.

“Tak Semua rasa takut yang membelenggu kemajuanmu sebagai pemimpin dan manusia hanyalah dusta yang kau tanamkan kepada diri sendiri.  Jangan pupuk itu! Karena hidup terlalu besar untuk main aman.” ~ Robin Sharma 

Sering kali orang menganggap urusan bisnis adalah perihal uang semata, padahal lebih dari itu. Intinya justru adalah berhubungan dengan seseorang, serta menambah nilai kepada orang lain. Membuat orang senang pada Anda adalah hal yang perlu dilakukan.

Dengan demikian uang akan mengikuti, karena orang akan sangat senang berbisnis dengan sosok yang mereka sukai. Manusia memang merupakan hal penting dalam berbisnis, jangan sampai hal tersebut luput dari perhatian Anda.

Ada lima aturan yang sebaiknya Anda pahami dan terapkan agar Anda bisa dekat dengan orang lain, sehingga mereka bisa membantu kesuksesan Anda kelak. Yaitu HUMAN:

  • Helpfulness (tolong-menolong);
  • Undestanding (pengertian);
  • Mingle (membaur);
  • Amuse (gembira); dan
  • Nutture (merawat)

Fokus pada upaya memperlakukan orang dengan baik serta membantunya mengeluarkan berbagai potensi yang selama ini tak ia sadari, akan membuat Anda menjadi  pemimpin yang sukses. Beri apresiasi pada pencapaian mereka, seberapa pun yang berhasil mereka capai.

Jadilah sosok yang memiliki pengaruh positif bagi orang sekitar. Pancarkan energi positif serta kebaikan Buat mereka yang bertemu Anda menjadi merasa lebih bahagia. Mereka yang berbahagia akan membuat upaya Anda untuk maju menjadi terasa lebih mudah.

Jangan ragu untuk meluangkan waktu bersama anggota tim agar bisa menjalin hubungan dan komunikasi yang akrab. Bentuk rasa kekerabatan. Karena tiap individu yang ada dalam organisasi adalah sosok penting yang akan membantu kesuksesan Anda.

Salah satu sarana terbaik untuk melakukan perubahan adalah dengan memberikan contoh. Jadikan keberhasilan Anda sebagai contoh bagi seluruh tim Anda. Buat mereka menjadi pemimpin tanpa jabatan. Karena tiap individu yang  bisa memimpin tanpa jabatan akan mampu membawa perusahaan menuju kesuksesan.

Sudahkan Anda berkomitmen untuk menjadi pemimpin tanpa jabatan yang hebat? Jadilah diri Anda hebat, baru Anda bisa membuat orang lain menjadi hebat. Pada prinsipnya sebuah organisasi bisa menjadi besar karena setiap individu yang berada di dalamnya telah berhasil menerapkan jiwa kepemimpinan tanpa jabatan.

Para pemimpin tanpa jabatan sudah memikirkan sejak dini apa yang bisa mereka wariskan jika kelak mereka tidak ada. Bagaimana mereka membantu orang-orang agar kelak bisa menjadi pemimpin tanpa jabatan juga. Serta bagaimana makna keberadaan mereka  bagi banyak orang jika mereka tidak ada.

Bersikap berani dengan menunjukkan bakat istimewa Anda, dengan demikian Anda sudah membawa suasana berbeda bagi orang sekitar. Lakukan SHINE sehingga Anda bisa menjadi seorang besar yang kelak menjadi pemimpin besar juga.

Metode SHINE terdiri dari lima aturan yang perlu dipahami dan diterapkan jika ingin menjadi pemimpin besar,  yaitu:

  • See Clearly (lihat dengan seksama);
  • Health is wealth (kesehatan itu bernilai);
  • Inspiration Matters (inspirasi penting);
  • Neglect Not Your Family (Jangan abaikan keluargamu); dan
  • Elevate Your Lifestyle (tingkatkan gaya hidupmu).

Melakukan yang terbaik, maka otomatis akan mendapatkan hasil yang terbaik pula. Terus lakukan upaya mengembangkan diri untuk menjadi mahir dalam kepemimpinan. Bacalah buku-buku yang dapat memberikan inspirasi dan memperkuat karakter Anda.

Motivasi diri dengan mengulang secara konsisten pernyataan tentang tujuan menjadi pemimpin seperti apa Anda kelak. Visualisasikan serta tuliskan semua langkah dan upaya yang Anda lakukan untuk meraihnya.

Jangan lupa juga untuk berolah raga dan makan teratur sebagai faktor pendukung upaya. Sering kali orang mengabaikan dua faktor tersebut ketika berupaya meraih mimpi. Padahal olah raga dan makan teratur merupakan sumber kekuatan fisik Anda.

Mulailah hari dengan suasana yang baik. Lupakan dan memaafkan mereka yang berbuat salah pada Anda. Karena kita tidak bisa hidup dari masa lalu. Mulailah mengembangkan bakat istimewa yang Anda miliki. Syukuri keberhasilan dan kebaikan yang diperoleh, apapun wujudnya. Individu yang bahagia akan menciptakan pemimpin yang bahagia.

“Jika seseorang melangkah dengan percaya diri ke arah mimpi-mimpinya dan berusaha keras menjalani hidup seperti yang dibayangkannya, dia akan mendapatkan kesuksesan tidak terduga dalam perjalanannya.” ~ Henry David Thoreau 

  1. Pada prinsipnya setiap orang memiliki jiwa kepemimpinan dalam dirinya, hanya masalahnya tersalurkan atau tidak jiwa tersebut. Karena hal tersebut akan berpengaruh pada kinerja Anda, orang sekitar, hingga pada pelanggan.
  2. Ada empat filosofi dasar yang bisa Anda pelajari dalam memimpin Tanpa Jabatan (Lead without Title).
  3. Anda bisa menerapkan prinsip IMAGE jika ingin bisa memimpin tanpa jabatan.
  4. Pahami dan terapkan prinsip SPARK, agar Anda mampu bertahan disaat sulit.
  5. Pakainya pendekatan HUMAN agar Anda mampu diterima orang lain dan membuat mereka membantu kesuksesan Anda.
  6. Prinsip SHINE akan membantu Anda menjadi orang besar yang seiring waktu akan menjadi pemimpin besar juga.

Sumber : Pimtar

Yuk bagikan di sosmed sahabat, sebagai sedekah ilmu dan informasi… Terima kasih 


Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

BUKU TES SEKOLAH KEDINASAN TNI POLRI BUMN CPNS 2024
Hello. Add your message here.