Bukan Speaking Biasa : Public Speaking Kekinian untuk Anak Zaman Sekarang

Yuk bagikan infonya...

Justin Pierre James Trudeau, Perdana Menteri Kanada (Google.com)

Bukan Speaking Biasa menjelaskan tentang pengaruh komunikasi efektif dalam kemampuan public speaking. Buku ini juga menjelaskan prinsip dasar public speaking serta memberikan tips jitu menjadi profesional di dalamnya.

Siapa Penulis Buku Ini? 

Aji Sukma adalah seorang penyiar radio disalah satu radio swasta Boyolali, yang kini menyibukkan diri menjadi citizen jurnalist di beberapa media televisi nasional, penulis lepas, blogger, vlogger, serta mengisi berbagai workshop jurnalistik.

Prestasi jurnalistik yang pernah diraih adalah liputannya berhasil terpilih sebagai video terbaik di NETCJ dan Trans7,  Juara Harapan II Anugerah Pewarta Wisata Indonesia 2017, dan Juara Favorit Anugerah Pewarta Astra 2017. Berkat kemampuannya sebagai penyiar radio tersebut, ia juga sering kali dipercaya menjadi MC di berbagai acara.

Baca Juga : Ringkasan 30 Buku Pengembangan Diri Terbaik

Untuk Siapa Buku Ini?

  1. Siapapun yang ingin belajar kecakapan bicara di depan publik (public speaking).
  2. Siapapun yang ingin mengetahui cara mengatasi masalaah dalam public speaking.
  3. Siapapun yang ingin mengembangkan kemampuan publik speaking menjadi profesi.

Bukan Speaking Biasa

Cara menjadi Profesional dalam Public Speaking

Pada hakekatnya, semua orang membutuhkan komunikasi untuk berinteraksi satu sama lain. Salah satu bentuk komunikasi adalah menggunakan bahasa lisan, yaitu berbicara.

Setiap orang mungkin bisa berbicara, namun tidak semua memiliki kemampuan bicara di depan publik (public speaking).

Rangkuman buku ini menjelaskan cara mengembangkan kemampuan public speaking yang memadai melalui komunikasi efektif. Selain itu, juga menguraikan masalah dan solusi yang sering terjadi dalam public speaking.

Hal-hal menarik yang akan Anda pelajari dari buku ini antara lain:

  • Apa pentingnya komunikasi efektif bagi manusia;
  • Bagaimana melakukan public speaking;
  • Bagaimana mengatasi masalah dalam public speaking;
  • Bagaimana mengembangkan kemampuan public speaking menjadi profesional;
  • Apa saja tips jitu melakukan public speaking secara maksimal.

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan antara dua orang atau lebih sehingga bisa saling memahami pesan yang dimaksud.

Adapun fungsi dasar komunikasi, yaitu untuk mengetahui suatu kejadian atau bahkan peluang untuk dimanfaatkan, untuk beradaptasi dengan lingkungan, serta untuk mentransformasi warisan sosialisasi.

Terdapat lima elemen penting dalam membangun komunikasi efektif yang disebut REACH, yaitu respect (respek), empathy (empati), audible (dapat didengar), clarity (jelas), dan humble (rendah hati).

Respek adalah penghormatan diri kepada orang lain. Jika Anda menghargai lawan bicara, maka Anda juga akan dihargai. Komunikasi akan terjalin dengan baik jika kedua belah pihak bisa saling menghargai.

Empati adalah kemampuan menempatkan diri pada posisi orang lain. Hal ini sangat penting dilakukan sehingga tidak ada lawan bicara yang tersinggung atau tersakiti. Sedangkan audible adalah bahwa pesan yang akan disampaikan, bisa didengar dan dimengerti oleh penerima pesan (komunikan).

Kejelasan pesan (clarity) juga sangat penting supaya tidak terjadi kesalahpahaman. Langkah terbaik untuk melakukannya yaitu dengan menetapkan tujuan secara tegas dan memperjelas intonasi suara. Sikap rendah hati dalam komunikasi juga sangat dibutuhkan. Sehingga akan terbangun rasa hormat dan sikap saling menghargai satu sama lain.

Public speaking adalah kegiatan berbicara di depan khalayak, yang bisa mempengaruhi, menguasai, atau bahkan membujuk orang lain untuk tujuan tertentu.

Tidak semua orang bisa melakukannya, namun semua bisa dipelajari dan dilatih. Kemampuan public speaking sangat menitikberatkan pada etika, sehingga tidak asal berbicara.

Terdapat empat alur melakukan public speaking, yaitu memilih tema, menentukan cara penyampaian pesan, membuat bagan penyampaian pesan, dan terakhir adalah menyempurnakan isi pesan sesuai dengan tujuan, baik secara ilmiah maupun nonilmiah.

Public Speaking adalah sebuah proses komunikasi berkelanjutan, di mana pesan, simbol komunikasi, dan makna terus berinteraksi antara pembicara dan para pendengarnya.” ~ David Zarefsky  

Dalam public speaking, terdapat empat metode yang umum dilakukan, dimana masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.

Pertama, metode naskah, yaitu berbicara di depan publik dengan membaca naskah lengkap. Metode ini sangat membantu bagi pemula, namun mengurangi kontak dengan audiens. Sehingga terkesan monoton dan terlihat tidak menguasai materi.

Kedua, metode hafalan, yaitu menghafalkan poin-poin penting yang akan disampaikan kepada audiens. Metode ini bisa memberi kesempatan public speaker untuk mengeksplorasi bahasa tubuh dan gesture, seperti memandang dan melakukan kontak mata dengan audiens. Namun, jika tidak menguasasi atau menghafal materi akan berpotensi pidato gagal.

Ketiga, metode spontanitas yaitu metode dengan tidak ada persiapan khusus. Materi yang akan disampaikan terasa lebih menarik dan segar. Namun, kemungkinan materi melebar dan tidak fokus.

Keempat, metode menjabarkan kerangka, yaitu penyampaian pesan dengan menyiapkan catatan kecil. Kelebihannya, public speaker bisa menjelaskan secara runtut dan komunikatif, namun terkesan kurang persiapan dan tidak nyaman.

Sebelum melakukan public speaking, sebaiknya Anda juga mengenali tujuh teknik ini, yaitu cara mengatasi grogi, teknik pernapasan, teknik vokal, persiapan public speaking, teknik penguasaan materi, teknik membuka dan menutup public speaking, serta teknik penyampaian materi.

Dalam public speaking terdapat tiga prinsip penting yang harus anda perhatikan, yaitu, pemilihan bahasa, terstruktur, dan metode penyampaian.

Bahasa yang digunakan dalam public speaking tidaklah sama dengan bahasa yang digunakan sehari-hari. Public speaker dituntut untuk menggunakan bahasa formal atau mudah dipahami audiens.

Public speaking harus dilakukan secara terstruktur, baik tema maupun waktu. Pembicara tidak bisa bebas membahas hal di luar topik dan melebihi waktu yang telah ditentukan. Selain itu, audiens pun tidak diperbolehkan merespon pembicara secara spontan, sebab sudah ada perencanaan jalannya kegiatan.

Tidak seperti percakapan sehari-hari, public speaking memiliki beberapa aturan yang perlu diperhatikan. Seperti penggunaan bahasa (bahasa slang: masa sih, gitu dong, enggak juga, dan lain-lain), volume tertentu, dan ekspresi.

Berbicara di depan umum, memang menuntut rasa percaya diri yang tinggi. Tidak heran jika banyak orang yang enggan dan menolak melakukannya.

Alasan yang umum terjadi adalah takut gagal, tidak yakin, traumatis, takut dinilai, terlalu perfeksionis, stres, blank, tidak percaya diri serta demam panggung.

Ketakutan tersebut tidak akan hilang, kecuali Anda berusaha mencoba untuk memulainya. Bisa karena biasa. Jangan pernah berpikir bahwa pembicara hebat sebelumnya tidak mengalami ketakutan tersebut.

Anda hanya perlu membiasakan diri berlatih dan tampil di depan khalayak. Mulai dari lingkungan diskusi kecil hingga audiens yang lebih besar.

Menjadi pembicara, berarti Anda dipercaya lebih mengetahui topik tersebut.Tunjukkanlah bahwa Anda memiliki pengetahuan memadai dan layak berbicara di depan mereka. Bukan berarti Anda harus sombong atau “sok tahu”. Bekali diri dengan banyak referensi dan pengetahuan. Hal ini membantu Anda menguasai materi dan menumbuhkan percaya diri.

Aspek penampilan juga tidak bisa diabaikan. Sebisa mungkin Anda harus menyesuaikan dress code dengan konsep acara. Pakaian yang sesuai, rapi dan nyaman akan menambah percaya diri pembicara. Persiapan lain seperti membuat catatan poin penting, atau makan yang cukup juga perlu diperhatikan sebelum tampil di depan banyak orang.

Selain beberapa ketakutan diatas, pembicara juga perlu menghindari beberapa kesalahaan dalam public speaking. Diantaranya, salah menyebut nama atau gelar, penampilan tidak rapi, terlalu panjang mengambil jeda, bersikap negatif, menyinggung topik SARA, melakukan komunikasi nonverbal yang tidak perlu, intonasi suara tidak jelas, melupakan kontak mata, meniru gaya orang lain, dan tidak memperhatikan durasi.

Adapun kesalahan yang dianggap sepele namun berakibat fatal dalam kegiatan public speaking, yaitu kesalahan menyebutkan nama atau gelar para undangan maupun narasumber.

Karena hal itu bisa menyinggung pemilik nama atau gelar, bahkan Anda bisa masuk “daftar hitam” untuk menjadi pembicara pada kesempatan selanjutnya.

Menjadi public speaker merupakan kelebihan yang cukup berharga. Jika dikembangkan, Keterampilan ini bisa sebagai modal dasar menjadi seorang profesional. Adapun profesi yang membutuhkan kemampuan public speaking, yaitu penyiar radio, pembawa acara, moderator, presenter, dan vlogger.

Penyiar radio adalah perwakilan dari radio yang bertugas membawakan program acara. Ia berinteraksi langsung dengan pendengar, sehingga sukses atau tidaknya acara sangat ditentukan olehnya.

Hal dasar yang harus dimiliki yaitu sikap percaya diri, attitude yang baik, berwawasan luas dan up to date, teknik vokal berkarakter dan enak didengar, menguasai teknik bahasa dan pernapasan, serta berpikiran terbuka.

Kemampuan public speaking juga bisa dikembangkan dalam profesi pembawa acara (MC). Tidak hanya dibutuhkan suara bagus, seorang MC harus mampu menarik perhatian, menyampaikan pesan, serta menghibur khalayak yang hadir.

Oleh karena itu sikap percaya diri, pandai beradaptasi, kreatif dan inisiatif serta memiliki pengetahuan yang memadai perlu dikuasai untuk mengembangkanya menjadi lebih profesional.

Selain memiliki keterampilan public speaking yang baik, seorang moderator juga harus memiliki sikap yang tegas dan profesional dalam mengatur jalannya acara.

Seperti saat menginterupsi atau memberi peringatan kepada pembicara yang melebihi batas waktu. Lakukanlah dengan cara yang baik, seperti melalui tulisan di kertas atau isyarat lainnya.

Presenter adalah pembawa acara di stasiun televisi, baik pembawa berita maupun host sebuah acara. Selain kemampuan public speaking, tingkat pendidikan dan pengetahuan menjadi faktor penting seseorang menjadi presenter.

Selain itu, juga dibutuhkan modal dasar penampilan yang menarik, suara bagus, dan berkepribadian baik.

Beberapa waktu terakhir, profesi vlogger menjadi sangat populer. Anda juga bisa mengembangkan kemampuan public speaking Anda pada profesi ini.

Adapun hal yang harus Anda persiapkan untuk menjadi vlogger profesional dan pendapatan berlimpah, yaitu niat dan komitmen yang kuat, menentukan tema dari bidang yang dikuasai sehingga bisa membangun personal branding, serta menyajikan konten unik dan menarik.

Berdasarkan hasil survey yang dilakukan oleh The People’s Almanac Book terhadap 3.000 responden Amerika tentang hal yang paling ditakuti, 630 responden (21%) menyatakan takut berbicara di depan publik. Dimana jumlah ini menduduki peringkat pertama dari hal yang ditakuti lainnya.

Saat akan melakukan presentasi, setidaknya terdapat tiga tahap yang perlu Anda persiapkan, yaitu mulai pra-event, event, hingga pasca-event.

Tips persiapan bisa dimulai dari memahami konsep acara, menyiapkan materi, latihan, memperhatikan penampilan, hingga meminta masukan setelah tampil menyampaikan materi.

Sedangkan bagi penyiar radio, tips yang bisa Anda lakukan adalah berlatih berbicara dengan artikulasi yang jelas, berlatih menggunakan bahasa formal, berlatih menyampaikan teks ala penyiar, berlatih live report, berlatih memandu talkshow, serta berlatih berbicara di atas lagu.

Menjadi penyiar adalah 100% “menjual” suara, sehingga latihan vokal juga sangat diperlukan.

Tips jitu menjadi pembawa acara andal, yaitu mengenali peran sebagai MC (yaitu sebagai pengendali acara), mengenali semua kelompok audiens tanpa memberikan perlakukan khusus pada kelompok tertentu, meringkas intisari bahasan secara singkat dan padat, mengatur waktu untuk keberlangsungan acara, serta menjaga semangat audiens hingga akhir acara.

Sedangkan untuk menjadi moderator yang baik, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, yaitu bersikap netral, memastikan kenyamanan untuk semua audiens, memastikan penyampaian informasi secara jelas, membantu audiens memahami bahasa asing yang muncul.

Selain itu, seorang moderator hendaknya melakukan persiapan matang, memicu semangat peserta, befikir cepat, mengendalikan diskusi saat keluar dari topik, dan menjadi sosok yang menyenangkan.

Untuk menjadi vlogger yang mumpuni, terdapat beberapa kecakapan yang harus dikuasai, yaitu kemampuan membangun kepercayaan diri, kemampuan mengambil gambar, membangun personal branding, dan kemampuan menarik banyak viewer.

Tips yang bisa dilakukan oleh vlogger dalam pembuatan konten yaitu melakukan riset; membiasakan diri berbicara di depan kamera; memperhatikan tata letak kamera dengan cahaya; menjadi yang pertama, terbaik, atau berbeda dalam menentukan tema; melakukan kolaborasi; dan memaksimalkan fitur YouTube yang ada seperti annotationchannel trailer, dan lain-lain.

“Siapa yang tidak melakukan persiapan, ia sedang mempersiapkan kegagalan.” ~ Aji Sukma 

  1. Komunikasi efektif dapat membantu manusia menyampaikan pesan dan dipahami oleh komunikan (penerima pesan).
  2. Terdapat tiga prinsip dalam public speaking, yaitu pemilihan bahasa, terstruktur, dan metode penyampaian.
  3. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah public speaking adalah bersikap percaya diri, menambah pengetahuan, serta memperhatkan penampilan.
  4. Keterampilan public speaking bisa dikembangkan menjadi profesional jika ditekuni dengan baik.
  5. Tips jitu melakukan public speaking secara maksimal adalah dengan latihan yang konsisten serta melakukan persiapan matang sebelum tampil menyampaikan materi.

Sumber : Pimtar

Yuk bagikan di sosmed sahabat, sebagai sedekah ilmu dan informasi… Terima kasih 


Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

BUKU TES SEKOLAH KEDINASAN TNI POLRI CPNS 2024
Hello. Add your message here.