Petunjuk Menikmati Hidup dan Pekerjaan : Rahasia Meraih Kesuksesan dalam Pekerjaan dan Kehidupan

Yuk bagikan infonya...

(askmen.com)

Petunjuk Menikmati Hidup dan Pekerjaan menjelaskan cara meraih kepuasaan dalam hidup dan pekerjaan. Di dalam buku ini Anda juga akan mempelajari beberapa ketrampilan yang Anda butuhkan untuk memaksimalkan potensi tersembunyi yang ada dalam diri.

Siapa Penulis Buku Ini?

Dale Carnegie merupakan perintis gerakan potensi manusia yang juga penulis buku best seller internasional. Dua di antara karyanya yang terkenal adalah “How to Win Friends and  Influence People” dan “How to Stop Worrying and Start Living”.

Baca Juga : Ringkasan 20 Buku Pengembangan Diri Terbaik

Untuk Siapa Buku Ini?

  1. Para pemimpin yang ingin meningkatkan kemampuannya;
  2. Para karyawan yang ingin sukses dalam karir dan pekerjaan;
  3. Siapa pun yang ingin memiliki kemampuan dalam berhubungan dengan orang lain.

Cara meraih kepuasan dalam hidup dan pekerjaan dengan memaksimalkan potensi diri

Hampir setiap orang menghabiskan sebagian waktu dan hidupnya untuk bekerja sehingga kualitas pekerjaannya juga mencerminkan kualitas kehidupannya.

Ketika seseorang puas dengan pekerjaannya, ia pun kemungkinan besar juga puas dengan kehidupannya dan begitu pula sebaliknya.

Untuk meraih kepuasan dalam pekerjaan, Anda dapat mempraktikkan beberapa keterampilan untuk memaksimalkan potensi yang ada dalam diri Anda.

Dalam buku ini Anda akan mempelajari beberapa teknik yang dapat Anda terapkan untuk memperoleh kebahagiaan dan kesuksesan baik dalam kehidupan maupun pekerjaan.

Hal-hal menarik yang akan Anda pelajari antara lain:

  1. Kenapa rasa syukur bisa membawa kebahagiaan;
  2. Apa sumber utama kelelahan dalam bekerja;
  3. Apa kunci untuk membangun relasi dengan orang lain;
  4. Bagaimana cara halus agar orang setuju dengan pendapat Anda; dan
  5. Bagaimana cara untuk memberikan kritik secara elegan.
PAKET WAJAH GLOWING, SABUN, TONER, CREAM MALAM, DAY CREAM GRADE A BY TMCO BPOM - BELI DI SINI : https://vt.tiktok.com/ZSNEKahuJ/
BELI DI SINI  

Banyak orang yang berusaha meraih kesuksesan dan kebahagiaan dengan cara meniru dan menjadi orang lain. Namun, hal itu seringkali tidak menghasilkan apa-apa dan justru membuat mereka merasa tidak nyaman dengan diri mereka sendiri.

Setiap orang itu berbeda dan memiliki keunikannya masing-masing. Di dunia ini tidak ada orang yang persis seperti Anda dengan kekurangan dan juga kelebihan yang Anda miliki.

Oleh karena itu, temukanlah jati diri Anda, kembangkan potensi yang Anda miliki dan jadilah diri sendiri!

Selain itu, untuk memperoleh kebahagiaan dan kedamaian Anda harus senantiasa mensyukuri apa yang Anda miliki saat ini.

Ketahuilah, bahwa di luar sana banyak orang yang hidupnya lebih susah dan lebih menderita dibandingkan Anda. Rasa syukur akan membuat diri Anda merasa damai, aman dan  bebas dari kegelisahan.

Kesyukuran juga akan mendatangkan kebahagiaan. Dale Carnegie berpendapat bahwa dalam hidup ini, ada 90 persen hal baik yang terjadi pada diri Anda dan hanya 10 persen hal (yang dianggap) buruk yang terjadi pada Anda.

Fokuslah pada hal baik yang Anda miliki agar hidup Anda senantiasa dipenuhi kesyukuran dan kebahagiaan.

Hal lain yang tidak kalah penting agar hidup Anda damai dan bahagia adalah senantiasa bersikap positif terhadap segala hal yang menimpa diri Anda.

Dalam hidup dan pekerjaan akan ada orang yang tidak suka dengan Anda dan berusaha untuk menjatuhkan diri Anda dengan berbagai kritikan dan cercaan.

Anda tetap perlu menyikapi berbagai hal negatif itu dengan sikap positif. Abaikanlah berbagai kritikan negatif yang bersifat tidak konstruktif bagi diri Anda.

Sikapilah semua kritikan dan cercaan dengan tenang dan lakukan pekerjaan Anda dengan sebaik-baiknya.

“Ingatlah bahwa kritik yang tidak benar sering kali adalah pujian yang  tersembunyi. Ingatlah bahwa tak seorang pun yang akan menendang mereka yang kedudukannya  di bawah.” ~ Dale Carnegie 

Kelelahan dalam pekerjaan tidaklah bersumber dari faktor fisik, melainkan faktor psikologis dan emosional. Kecemasan, kegelisahan dan ketegangan merupakan penyebab utama dari kelelahan  tersebut.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan berbagai kebiasaan positif agar kondisi psikologis dan emosi Anda tetap sehat dan baik sewaktu bekerja.

Kebiasaan positif pertama yang dapat Anda lakukan adalah membersihkan meja kerja Anda dari tumpukan dokumen yang tidak Anda butuhkan saat ini.

Kebiasaan ini akan membuat Anda fokus dengan pekerjaan yang harus dituntaskan saat ini dan akan menjauhkan Anda dari perasaan cemas dan gelisah.

Kebiasaan positif berikutnya adalah melakukan pekerjaan sesuai dengan skala prioritas.

Hal ini tentunya akan membuat waktu Anda lebih efektif dan efisien. Anda dapat melakukannya dengan menuliskan berbagai kewajiban yang harus Anda lakukan hari ini pada pagi hari atau mungkin di malam sebelumnya.

Kebiasaan kerja positif selanjutnya adalah memutuskan sesuatu secepat mungkin berdasarkan data dan fakta yang ada.

Putuskanlah satu masalah dalam satu waktu sehingga tidak ada penundaan karena masalah-masalah yang baru akan selalu berdatangan.

Kebiasaan positif terakhir adalah mendelegasikan pekerjaan kepada orang lain.

Ketika Anda tidak mampu mendelegasikan tugas kepada orang lain, Anda akan kewalahan dengan banyaknya tugas yang harus diselesaikan. Anda juga akan merasa tertekan, cemas dan rentan diserang penyakit jantung.

Selain membiasakan kebiasaan positif tersebut, Anda juga perlu melatih diri Anda agar tetap rileks dalam bekerja. Bersikap rileks mampu mengendurkan saraf dan otot-otot tubuh Anda.

Mulailah dengan merilekskan mata Anda terlebih dahulu karena mata menyerap seperempat energi yang dibutuhkan tubuh. Kemudian, lanjutkan dengan otot tubuh lainnya.

Kelelahan juga bersumber dari kebosanan dan kejenuhan terhadap rutinitas pekerjaan. Agar tidak bosan, Anda perlu mencari cara agar pekerjaan yang cenderung monoton menjadi pekerjaan yang menarik.

Selain itu, Anda juga harus bertindak “seolah-olah” Anda benar-benar menyukai pekerjaan tersebut.

 Salah satu kunci sukses dalam hidup dan pekerjaan adalah terjalinnya hubungan baik dengan orang lain.

Untuk membangun hubungan baik tersebut, Anda perlu memahami dan mempraktikkan beberapa teknik dasar dalam menjalin hubungan.

Teknik pertama dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain adalah berhenti mengkritik dan mencerca orang lain.

Kritikan dan cercaan yang Anda sampaikan kepada orang lain tidak akan mengubah dirinya. Tindakan tersebut hanya akan menimbulkan kemarahan, rasa benci dan dendam.

Ketika Anda melihat kesalahan orang lain, lihatlah ke dalam diri Anda terlebih dahulu dan tahanlah diri Anda untuk memberikan kritikan dan cercaan. Cobalah memahami mereka sebagaimana seorang manusia yang tidak hanya merupakan makhluk logika, tetapi juga makhluk “rasa”.

Teknik kedua adalah memberikan penghargaan yang tulus kepada orang lain.

Berdasarkan fitrahnya, setiap orang ingin dihargai dan dianggap penting. Ketika Anda memberikan pujian dan penghargaan yang tulus, orang lain akan menganggap bahwa dirinya penting. Mereka pun akan membuka dirinya untuk Anda dan mau melakukan hal yang Anda inginkan.

Teknik berikutnya adalah memahami apa yang diinginkan orang lain.

Ketahuilah, setiap orang itu lebih memedulikan keinginan mereka sendiri dibandingkan hal lain. Dengan mengetahui keinginan orang lain, Anda dapat menunjukkan cara mereka meraihnya  dan kemudian menyeleraskannya dengan tujuan Anda.

Selain lebih peduli dengan keinginannya sendiri, setiap orang juga lebih tertarik kepada dirinya sendiri dibandingkan orang lain manapun di dunia.

Fitrah manusia ini dapat Anda manfaatkan dengan menggunakan teknik terakhir yaitu memberikan perhatian yang tulus pada orang lain.

Banyak orang yang ingin diterima orang lain dengan cara membuat orang lain tertarik pada mereka. Hal ini tentunya membutuhkan usaha ekstra dan sering kali berakhir dengan sia-sia.

Oleh karena itu, mulailah memberikan perhatian tulus kepada orang lain sekecil dan sesederhana pun itu. Dengan melakukannya, orang akan mulai tertarik dan menyukai Anda.

“Anda bisa mendapatkan lebih banyak teman dalam 2 bulan dengan menjadi tertarik pada orang lain daripada saat menghabiskan 2 tahun dengan berusaha membuat orang lain tertarik pada Anda.” ~ Dale Carnegie 

Salah satu kemampuan yang harus Anda miliki agar sukses dalam hidup dan pekerjaan adalah kemampuan dalam meyakinkan orang lain terhadap gagasan-gagasan Anda.

Ada beberapa cara efektif yang dapat Anda gunakan untuk membawa orang lain masuk  dalam kerangka berpikir Anda dan menyetujui gagasan Anda.

Cara pertama adalah tidak menunjukkan kesalahan orang lain secara langsung.

Di dunia ini tidak ada orang yang ingin dianggap salah meskipun mereka melakukan kesalahan. Oleh karena itu, gunakanlah cara-cara yang halus dalam menyampaikan kesalahan sehingga orang tersebut tetap merasa dihargai.

Cara kedua adalah mengawalinya dengan sikap ramah dan bersahabat.

Sekeras apapun seseorang jika dihadapi dengan ramah dan bersahabat pasti orang tersebut akan mencair. Sebaliknya, jika Anda bersikap keras atas kesalahan yang dilakukan orang lain, ia pun akan membalasnya dengan hal yang sama dan Anda pun tidak memperoleh apa-apa.

Cara berikutnya agar orang menyetujui gagasan utama Anda adalah membuat orang lain mengatakan “ya” sebanyak mungkin terhadap pertanyaan sederhana Anda.

Ketika lawan bicara Anda sudah mengatakan “ya” beberapa kali di awal, kemungkinan besar mereka juga akan mengatakan “ya” dan menyetujui pernyataan Anda untuk selanjutnya.

Cara selanjutnya adalah membuat ‘seolah-olah’ gagasan Anda berasal dari mereka.

Cara ini dapat Anda terapkan dengan meminta saran atau berdiskusi dengan mereka sambil mengarahkan mereka pada gagasan utama Anda karena setiap orang tidak ingin dipaksa dalam mengambil sebuah keputusan.

Terakhir, libatkanlah motif-motif luhur untuk menyentuh sisi kepribadian mereka.

Pada dasarnya, setiap orang memiliki kepribadian yang positif seperti jujur, peduli dan menepati janji. Ketika Anda melibatkan nilai-nilai tersebut dan menganggap mereka orang-orang yang berintegritas, mereka pun akan menyetujui ajakan Anda.

Pada dasarnya, setiap orang tidak suka dikritik dan diperintah oleh orang lain secara langsung.

Jika Anda melakukannya, mungkin orang lain mau menerima kritikan dan melakukan perintah Anda, namun hal ini rentan diiringi oleh rasa terpaksa, sakit hati dan juga benci.

Agar orang lain bersedia menerima kritikan Anda tanpa diikuti rasa benci dan sakit hati sampaikanlah kritikan itu secara tidak langsung.

Hal ini dapat Anda lakukan dengan cara menunjukkan kesalahan mereka secara tidak langsung melalui tindakan dan juga perkataan.

Sebagai contoh, ketika Anda melihat seorang pelanggan sedang menunggu sementara karyawan toko Anda sibuk bercengkrama satu sama lain dan tidak memperhatikannya.

Anda dapat menunjukkan kesalahan karyawan Anda dengan cara melayani pelanggan tersebut secara langsung kemudian memberikan pesanannya kepada karyawan untuk dibungkus.

Selain itu, Anda juga dapat memberikan kritikan melalui perkataan.

Caranya adalah dengan memberikan pujian yang tulus tanpa diikuti kata “tetapi”. Kata “tetapi” hanya akan merusak pujian yang Anda berikan di awal dan mengesankan bahwa pujian itu tidak tulus. Gantilah kata “tetapi” itu dengan kata “dan”.

Hal lain yang juga harus Anda lakukan sebelum mengkritik seseorang adalah mengakui bahwa Anda juga pernah melakukan kesalahan dalam melakukan sesuatu.

Misalnya ketika Anda ingin mengkritik bawahan Anda tentang suatu tugas, sampaikanlah bahwa Anda juga pernah salah dalam melakukan tugas tersebut. Setelah itu, berikanlah solusinya.

Prinsip ini juga berlaku ketika Anda ingin memberikan perintah kepada orang lain.

Agar orang lain tidak merasa diperintah, gunakanlah “pertanyaan” atau “saran” sehingga mereka merasa diri mereka dianggap penting karena dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan.

  1. Kedamaian dan kebahagiaan dalam hidup berasal dari diri sendiri melalui penerimaan akan diri, rasa syukur dan sikap positif terhadap segala situasi.
  2. Perhatikanlah sikap mental dan emosional Anda, karena kelelahan mental adalah faktor yang berpengaruh besar terhadap kelelahan dalam bekerja, bukan faktor kelelahan fisik.
  3. Agar kondisi mental dan emosional Anda tetap baik saat bekerja biasakanlah diri Anda untuk melakukan hal-hal positif di tempat kerja.
  4. Berusaha untuk tetap rileks dan menjadikan pekerjaan Anda sebagai suatu hal yang menarik dan tidak membosankan.
  5. Fokus kepada orang lain dan mengesampingkan ego merupakan kunci kesuksesan dalam menjalin hubungan baik dengan orang lain.
  6. Sampaikanlah gagasan-gagasan Anda dengan cara-cara yang halus agar orang lain tidak merasa bahwa mereka sedang dipaksa.
  7. Cara terbaik dalam mengkritik dan memerintah seseorang adalah dengan menyampaikannya secara tidak langsung baik melalui tindakan, perkataan, pertanyaan maupun saran.

Sumber : Pimtar

Yuk bagikan di sosmed kamu, sebagai sedekah ilmu dan informasi… Terima kasih 


Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

PEMBIAYAAN SYARIAH JAMINAN BPKB MOBIL
Hello. Add your message here.