Digital Marketing Concept : Penggunaan Konsep Dasar Digital Marketing untuk Membuat Perubahan Besar

Yuk bagikan infonya...

Ilustrasi Digital Marketing / greatnusa.com 

Digital Marketing Concept menjelaskan konsep fundamental tentang marketing di dunia digital yang sekarang telah menjadi sesuatu yang wajib dipelajari bagi para pebisnis ataupun marketer. Ada tiga pokok yang dibahas dalam buku ini, yaitu trafficconversion, dan engagement.

Siapa Penulis Buku Ini?

Ryan Kristo Muljono adalah founder dan CEO ToffeeDev, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Digital Agency. Ia merupakan alumni dari Universitas Bina Nusantara jurusan Metematika dan Teknik Informatika. Pada tahun 2016, Ia mendirikan Toffee institute, sebuah wadah untuk belajar digital marketing bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga : Ringkasan 40 Buku Pengembangan Diri Terbaik

Untuk Siapa Buku Ini? 

  1. Para marketer yang ingin mempelajari marketing di dunia digital.
  2. Para pebisnis yang ingin memulai bisnis di dunia digital.
  3. Siapapun yang tertarik tentang dunia digital marketing.

Digital Marketing Concept

Memahami dasar-dasar marketing di dunia digital

Marketing merupakan bagian yang sangat penting dalam dunia bisnis. Saat ini dunia teknologi informasi atau digital telah berkembang dengan pesat sampai lahirlah yang namanya digital marketing.

Digital Marketing Concept hadir untuk menjelaskan kepada Anda terkait digital marketing, mulai dari definisi, urgensi, serta unsur-unsur penting lainnya. Dalam digital marketing ada tiga hal yang sangat penting untuk dipahami yaitu trafficconversion, dan engagement.

Di dalam buku ini, Anda akan mempelajari dasar-dasar digital marketing yang bisa Anda gunakan untuk meningkatkan kemampuan Anda di dunia digital marketing.

Hal-hal menarik yang bisa Anda pelajari dari buku ini antara lain:

  • Apa perbedaan marketing traditional dengan digital marketing;
  • Apa unsur-unsur penting yang harus diketahui untuk mempelajari digital marketing;
  • Kenapa digital marketing menjadi wajib untuk dipelajari oleh pebisnis saat ini;
  • Bagaimana cara marketing di dunia digital bekerja; dan
  • Bagaimana cara memaksimalkan potensi dari trafficconversion, dan engagement.

Pemasaran (marketing) adalah kegiatan, serangkaian, lembaga, dan proses untuk menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan bertukar penawaran yang memiliki nilai bagi pelanggan, klien, mitra, dan masyarakat.

Ada empat jenis kegiatan utama dalam marketing yaitu menciptakan, mengomunikasikan, menyampaikan, dan bertukar penawaran.

Secara umum, pemasaran dibagi menjadi dua jenis, yaitu traditional marketing dan digital marketingTraditional marketing adalah marketing yang bergerak menggunakan media offline seperti televisi, radio, reklame, brosur, dan lain-lain.

Sedangkan, digital marketing adalah marketing yang menggunakan media internet, sehingga keberadaan internet sangat berpengaruh pada marketing jenis ini.

Internet itu sendiri adalah sebuah media yang dibangun secara digital. Dalam dunia yang terkait internet, seringkali kita mendengar istilah digital marketing expert dan internet marketing expert di mana istilah ini tidak dijumpai pada traditional marketing.

Hal itu terjadi karena dalam internet terjadi komunikasi yang berjalan secara dua arah sehingga menciptakan keunikan tersendiri dalam strategi pemasaran yang akan dilakukan.

Dalam dunia yang serba digital seperti saat ini, terkadang orang-orang lebih memilih ketinggalan membawa dompet ketimbang smartphone-nya. Dari rasa ketergantungan yang tinggi ini membuat manusia lebih sering berinteraksi dengan smartphone-nya.

Data tahun 2018 mengatakan bahwa, mayoritas orang Indonesia melihat smartphone sebanyak 85 kali dalam sehari dengan waktu penggunaan rata-rata 9 jam.

Artinya, internet sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Maka dari itu penting bagi Anda untuk memahami digital marketing agar tetap eksis di dunia yang serba online saat ini.

“Mulailah dengan melakukan apa yang perlu. Kemudian lakukan apa yang mungkin. Dan kemudian secara spontan Anda melakukan hal yang mustahil.” ~ Francis of Assisi 

Pemasaran secara online akan hidup jika Anda memiliki konten. Konten dapat berupa gambar, video, maupun audio. Konten inilah yang akan dikonsumsi oleh pengunjung website Anda.

Orang-orang yang tertarik mengonsumsi konten inilah disebut dengan traffic. Bagi traffic, konten adalah magnet. Maka dari itu, Anda perlu membuat konten yang semenarik mungkin sesuai target yang ingin Anda capai.

Dalam membuat suatu konten, ada tiga hal yang harus Anda perhatikan:

Pertama, value dari konten yang Anda buat. Value ini harus Anda sesuaikan dengan target pasar Anda.

Kedua, benefit. Ada tiga kriteria dalam konten yang memberi benefit, yaitu how-toexplainer, dan entertainment.

Ketiga, media. Media yang dimaksud di sini adalah tempat Anda untuk menyebarluaskan konten yang telah Anda buat sebelumnya.

Selain membuat konten yang bagus untuk menarik traffic, Anda juga dapat memanfaatkan iklan/advertising dengan mengoptimalisasikan SEO (Search Engine Optimization). SEO adalah strategi yang digunakan agar konten-konten bisnis Anda berada di halaman pertama hasil pencarian dari suatu mesin pencari digital.

Ada dua Hal besar yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan penerapan strategi SEO, yaitu on-page optimization dan off-page optimizationOn-page optimization berarti optimasi yang dilakukan berada di dalam website, sedangkan off-page optimization berada di luar website.

Untuk memaksimalkan on-page optimization, ada empat hal yang harus Anda lakukan:

  1. Title tag atau deskripsi singkat dari website Anda dan tertulis di bagian atas browser.
  2. Meta description atau kumpulan kode yang tidak bisa dilihat dari browser.
  3. Heading atau dalam bahasa website dikenal dengan H1. Heading berbentuk huruf-huruf yang lebih besar.
  4. Jenis konten itu sendiri yang dicantumkan pada website Anda.

Sedangkan, untuk off-page optimization, caranya adalah dengan dicantumkannya link website Anda oleh website lain atau bisa juga disebut dengan backlink. Semakin banyak link Anda dicantumkan maka reputasi website Anda di PageRank akan meningkat.

Dari berbagai konten yang ada, Anda harus bisa memilih suatu konten yang spesifik untuk Anda kembangkan. Konten yang spesifik dan khas itu yang disebut dengan authority content.

Contoh authority content yang paling terkenal adalah Wikipedia. Wikipedia fokus menyajikan konten yang informatif tekait biografi atau kejadian sejarah tertentu.

Tujuan utama membuat authority content adalah menjadi market leader. Karena setiap website yang memimpin pasar pasti memiliki authority contentnya masing-masing. Namun untuk membuat konten Anda agar menjadi sebuah authority content memerlukan waktu yang sangat panjang, bisa dikatakan tidak ada cara praktisnya.

Tantangan setelah Anda mengembangkan konten dan memaksimalkan SEO adalah waktu, normalnya dibutuhkan waktu sekitar 9-12 bulan untuk mendapatkan hasil yang banyak.

Untuk mempercepatnya, Anda perlu memasang iklan (advertising). Di dunia online ada dua jenis iklan, yaitu display dan searchDisplay menyediakan kolom untuk memasang konten Anda. Search adalah kolom iklan yang tersedia di mesin pencari dan berbentuk teks.

Ada beberapa jenis pembiayaan dalam advertising: 

Pertama, cost-per-day (CPD). CPD biasanya digunakan pada media harian seperti koran atau majalah.

Kedua, cost-per-thousand-impression (CPM).

Ketiga, cost-per-click (CPC). CPC bisa dibilang adalah metode pembayaran yang paling efektif karena Anda hanya membayar ketika ada orang yang tertarik dengan iklan Anda.

Keempat, cost-per-acquisition (CPA). Dengan metode ini Anda hanya perlu membayar ketika ada seseorang yang membeli produk Anda. Namun CPA memiliki persyaratan yang cukup rumit.

Kelima, cost-per-view (CPV). Contoh view di sini adalah ketika ada orang yang melihat konten video Anda selama lebih 30 detik. Keenamcost-per-engagement (CPE). CPE cukup efisien karena Anda membayar ketika ada orang yang berinteraksi dengan iklan Anda.

Ada beberapa istilah khas dalam dunia advertising yang perlu Anda ketahui, seperti impressionclickclick-through rate (CTR), dan SEM (search engine machine). SEM ini berbayar tapi cepat, sedangkan SEO gratis tapi lambat dalam prosesnya.

“Kesuksesan bukanlah sihir maupun misteri. Kesuksesan adalah konsekuensi alami dari penerapan hal-hal mendasar secara konsisten.” ~ Jim Rohn 

Untuk mendatangkan traffic sebanyak-banyaknya kepada bisnis Anda, tidaklah cukup jika tidak diiringi dengan proses conversionConversion adalah cara mengubah traffic menjadi pelanggan ataupun calon pelanggan.

Conversion bisa juga diartikan tindakan yang Anda inginkan dari pengunjung terhadap bisnis Anda. Bisa dikatakan conversion merupakan proses bisnis yang terjadi pada digital marketing.

Conversion harus bisa diukur secara pasti, tidak boleh menggunakan perkiraan seperti pada perhitungan brand valuation. Ada dua hal utama yang dapat mengukur conversion, yaitu sales dan leads.

Sales adalah jumlah pembeli, sedangkan leads adalah orang yang sudah tertarik dengan produk Anda. Anda juga bisa menggunakan time of stay (lama pengunjungan berada di website Anda) dan average page per visit untuk menghitung conversion.

Jika dibagi berdasarkan tujuannya, conversion terdapat dua jenis:

Macroconversion, yaitu tujuan besar dalam bisnis Anda

Microconversion, yaitu tujuan yang relatif lebih kecil namun tetap penting untuk terwujudnya macroconversion.

Mungkin di sini Anda bertanya-tanya, apakah wajib untuk memiliki sebuah website? Jawabannya adalah ya. Dari berbagai dunia online dalam sebuah aplikasi, software, sistem, atau bisa kita sebut dengan platform, website merupakan wajah dari bisnis Anda. Selain website, platform lain seperti facebook dan Instagram bisa Anda gunakan.

Ada tiga hal dasar yang harus berada di dalam website Anda, tidak peduli apapun jenis bisnis Anda.

  1. Desain yang menarik,
  2. Konten yang sesuai, dan
  3. Kegunaan dari fitur-fitur yang ada di website Anda.

Sedangkan tiga unsur penting yang akan membangun kesan baik pada website Anda, yaitu headline, konten gambar/video, dan CTA yang tersedia.

Setelah Anda mempelajari tentang berbagai hal mengenai traffic dan conversion, kali ini Anda akan mempelajari engagement. Tujuan dari engagement ini adalah terbentuknya hubungan yang baik antara bisnis dengan pelanggannya.

Contoh perusahaan yang memiliki engagement yang baik dengan para konsumennya adalah Apple Computer. Apple Computer memiliki penggemar setia yang bernama Apple Fanboy.

Setiap kali Apple mengeluarkan sebuah produk baru, para Apple Fanboy itu akan membeli produk Apple bahkan rela menginap di depan Apple Store. Tak aneh produk Apple selalu terjual laris.

Kunci untuk membangun engagement adalah bagaimana Anda mengenali karakteristik dari pelanggan Anda.

Ada tiga jenis pelanggan yang perlu Anda ketahui:

  1. Pelanggan tetap.
  2. Pembeli pertama atau orang yang baru pertama kali membeli produk Anda.
  3. Calon pelanggan.

Dalam digital marketing, kualitas konten merupakan penentu bagaimana calon pembeli berubah menjadi pembeli pertama dan pembeli pertama berubah menjadi pelanggan tetap.

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam membuat konten:

  1. Fokus terhadap industri bisnis Anda
  2. Menarik atau menjawab kebutuhan industri
  3. Membangun sebuah ajakan yang komunikatif

Dalam membangun engagement dengan pelanggan, Anda harus berkomunikasi dengan mereka. Ada dua platform yang dapat Anda gunakan, yaitu e-mail dan messaging apps.

Namun apapun platform yang Anda pilih, Anda harus memperhatikan tiga hal, yaitu personalisasi data pelanggan, membagi data pelanggan berdasarkan segmentasinya masing-masing, dan terakhir adalah waktu balasan pengiriman dari pertanyaan pelanggan Anda.

Ketika Anda sudah memiliki pelanggan, Anda dapat menggunakan strategi yang bernama retargeting atau remarketing. Stretegi ini bertujuan membuat orang yang sudah menjadi pelanggan untuk membeli produk Anda kembali.

  1. Digital marketing memerlukan ilmu-ilmu yang lebih kompleks dibandingkan marketing traditional. Jadi kemampuan digital marketing harus dimiliki oleh para marketer.
  2. Tujuan utama membuat authority content adalah menjadi market leader.
  3. Jumlah traffic dapat ditingkatkan dengan membuat konten yang berkualitas dan tepat sasaran. Selain itu traffic juga bisa memanfaatkan SEO (Search Engine Optimization) untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
  4. Kunci membuat conversion yang tinggi adalah dengan memaksimalkan segala potensi dari sebuah website.
  5. Engagement dibentuk pertama-pertama dari bagaimana seorang pebisnis mengenali para pelanggannya.

Sumber : Pimtar

Yuk bagikan di sosmed sahabat, sebagai sedekah ilmu dan informasi… Terima kasih 


Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

BUKU TES SEKOLAH KEDINASAN TNI POLRI CPNS 2024
Hello. Add your message here.