Think Big Act Small : Rahasia Pertumbuhan Konsisten dan Menguntungkan Perusahaan-perusahaan Berkinerja Terbaik

Yuk bagikan infonya...

(apac-insider.com) 

Think Big Act Small merupakan sebuah buku yang dapat membantu Anda dalam meningkatkan pendapatan dan keuntungan dalam bisnis secara konsisten. Dalam rangkuman buku ini, Anda akan mempelajari alur kemajuan perusahaan-perusahaan terbaik yang mengalami pertumbuhan alami setiap tahunnya.

Siapa Penulis Buku Ini?

Jason Jennings telah menghabiskan lebih dari dua puluh tahun untuk mengajar para pebisnis tentang cara membangun organisasi yang hebat. Ia juga seorang pembicara dan juga penulis buku BestsellersLess Is More dan It’s the Fast that Eat the Slow.

Baca Juga : Ringkasan 30 Buku Pengembangan Diri Terbaik

(Google.com)

Untuk Siapa Buku Ini?

  1. Para eksekutif muda yang sedang membangun bisnisnya.
  2. Para pengusaha dan para pemasar yang ingin meningkatkan keuntungan dan pendapatan perusahaan.
  3. Siapa pun yang tertarik dengan dunia bisnis

Rahasia di balik pertumbuhan pendapatan dan keuntungan yang konsisten

Para manajer perusahaan akan tersingkir jika tidak berhasil meningkatkan pendapatan dan keuntungan. Sementara itu, para pemilik bisnis yang gagal juga akan mendapati pabrik-pabrik mereka terlantar dan dihantui kenangan buruk atas apa yang seharusnya terwujud.

Rangkuman buku ini akan membantu Anda untuk meningkatkan pertumbuhan bisnis Anda secara alami di setiap tahunnya. Anda akan mendapatkan pengetahuan tentang “balok pembangun” yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan terbaik untuk meningkatkan pendapatannya.

Dalam rangkuman buku ini Anda akan mempelajari prinsip “balok pembangun” untuk mendapatkan pertumbuhan keuntungan secara terus-menerus setiap tahunnya bagi perusahaan Anda.

Hal-hal menarik yang akan Anda pelajari dalam rangkuman buku ini antara lain:

  • Apa pentingnya berpikir besar bagi kesuksesan perusahaan;
  • Kenapa pemimpin perusahaan harus berkepribadian sederhana dan rendah hati;
  • Mengapa setiap perusahaan perlu menciptakan bisnis baru;
  • Bagaimana cara membangun komunitas yang lebih bahagia dan lebih setia; dan
  • Kenapa pemimpin yang berpikiran besar harus mempersiapkan pemimpin baru;

Nenek moyang kita dahulu kala sudah mengajarkan kita betapa pentingnya berpikir besar. Salah satu contohnya adalah dengan cara mempertahankan hidup secara alami, seperti menutup tubuh dengan kulit hewan tertentu agar kuat menghadapi cuaca yang ekstrem.

Kemudian jutaan tahun berikutnya, Ralph Lauren berpikir besar dengan menjahit logo pada kulit-kulit hewan tersebut, dan mendirikan Polo, kekaisaran busana dengan keuntungan $6 triliun per tahun.

Ini merupakan bukti bahwa pemikiran-pemikiran besar sudah ada sejak dahulu kala. Pemikiran besar hadir dalam setiap usaha yang manusia lakukan. Walaupun demikian, pemikiran besar yang kurang tepat dapat berakibat pada kegagalan.

Untuk memperoleh pertumbuhan secara terus-menerus, Anda harus mampu “berpikir besar, bertindak kecil”. Pemikiran-pemikiran besar didasarkan pada sesuatu yang otentik, yang murni bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapi pelanggan.

Selain itu, pemikiran besar juga didasarkan atas nilai-nilai yang terdapat di dalamnya, serta untuk membuat sesuatu menjadi jauh lebih baik dan bermakna. Dengan Anda melakukan hal ini, orang-orang di perusahaan Anda tidak akan memanfaatkan perusahaan Anda sebagai uang pribadi mereka.

Mereka akan selalu dekat dengan para pelanggan dan memahami bahwa perusahaan Anda sangatlah bernilai. Mereka akan meninggalkan sesuatu yang tidak memiliki fungsi, meminta setiap orang untuk berpikir dan bertindak seperti pemilik perusahaan, menemukan bisnis-bisnis baru, dan memberikan solusi kepada pelanggan.

Dengan Anda berpikir besar dan bertindak kecil dalam perusahaan, Anda dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, pendapatan, dan keuntungan perusahaan dari tahun ke tahun.

Robert Silberman, CEO Strayer Education, adalah salah satu pemimpin perusahaan di Amerika yang berprestasi dan mampu menumbuhkan pendapatannya secara konsisten. Walaupun demikian,  Ia jauh dari kesan pesohor dan tidak mencari ketenaran.

Strayer Education telah mendidik enam puluh lebih pekerja dewasa di tiga puluh kampus. Mereka memilih tumbuh perlahan dan melestarikan kualitas pendidikan tinggi, sekaligus melindungi mereknya. Kinerja keuangan Strayer Education juga telah menjadi model bagi perusahaan-perusahaan yang berorientasi pada pendidikan.

CEO perusahaan ini enggan menceritakan kisah hebat perusahaannya, bukan karena takut rahasia kesuksesannya terbongkar, melainkan karena dia tidak tertarik untuk diekspos sebagai pesohor. Mereka adalah orang-orang sederhana yang memimpin dan mengelola perusahaan yang juga sederhana.

Nilai-nilai seperti rendah hati sangatlah penting dimiliki oleh para pemimpin organisasi atau perusahaan. Sifat rendah hati sebenarnya akan membuat organisasi atau perusahaan memperoleh pertumbuhan pendapatan dan keuntungan.

Ada tujuh sifat yang dimiliki oleh para pemimpin perusahaan yang memiliki predikat rendah hati dan bersahaja yaitu pemelihara, transparan, mudah dihubungi, berbicara lembut, memiliki etika kerja, berprinsip, dan tidak ada perbedaan dangkal.

Prinsip rendah hati dan bersahaja merupakan salah satu bagian “balok pembangun”yang harus menjadi pedoman bagi perusahaan yang ingin mencapai peningkatan pendapatan secara konsisten.

Orang-orang yang berpikiran kecil sangat yakin bahwa model bisnis yang mereka bangun saat ini akan tetap kuat di masa depan. Mereka tidak melihat kebutuhan untuk mengevaluasinya dengan kritis dan memodifikasinya sesuai kondisi yang selalu berubah-ubah.

Sedangkan orang yang berpikiran besar menyadari bahwa bisnis yang dijalankan hari ini bisa saja ambruk besok pagi. Berpikiran besar membuat Anda senantiasa mencari cara untuk memperbaiki apa yang telah dilakukan dan selalu membuat inovasi.

Dalam dunia bisnis, Anda harus siap beradaptasi dengan kondisi yang berubah kapan pun. Mampu beradaptasi dengan cepat sangatlah dibutuhkan bagi Anda yang menginginkan pendapatan dan keuntungan yang konsisten.

Perusahaan yang menguasai core bisnisnya dan berusaha menciptakan bisnis baru akan mengalami peningkatan penghasilan secara konsisten. Perusahaan ini juga akan bertransformasi dari perusahaan kecil menjadi perusahaan raksasa.

Seperti perusahaan Koch Industries yang mendapatkan keuntungan secara konsisten dengan cara menciptakan bisnis baru. Mereka menanamkan modal besar-besaran untuk memperluas kilang minyaknya di Minnessota.

Kemudian Koch Industries membuat produk sampingan berupa aspal. Dewasa ini Koch Materials Group mulai menjual aspal yang jumlahnya cukup untuk memuluskan 200.000 kilometer lebih jalan setiap tahunnya.

Selain itu, perusahaan ini juga membuat bisnis baru lainnya yaitu Koch Pavement Solution, yang bergerak dalam bidang pengembangan, pengujian, dan pemasaran solusi inovatif bagi pembuatan jalan.

“Mustahil perusahaan kami tetap eksis sampai hari ini jika kami masih bergerak dalam bisnis asli kami.” ~ Pat Tracy, CEO DOT Foods

Banyak perusahaan yang tim manajemennya ingin mempersatukan karyawan atau pelanggan . Namun mereka menjalankannya setengah hati. Mereka tidak tulus melakukannya seperti kebanyakan korporat raksasa yang cuek dan tidak manusiawi.

Dalam membangun komunitas Anda harus mencoba untuk “berpikir besar dan bertindak kecil” .  Salah satu caranya adalah dengan mempertemukan mereka di bawah panji-panji yang dapat menyatukan mereka, serta memberikan mereka dukungan.

Anda dapat menyiarkan dan aktif meningkatkan aspek-aspek positif dari identitas merek perusahaan kepada karyawan dan pelanggan. Hal ini dapat mendekatkan mereka dengan perusahaan Anda.

Jika Anda mampu membangun komunitas pekerja, pelanggan, dan penggemar, maka Anda sudah menambahkan anak panah yang sangat hebat bagi perusahaan Anda.

PETCO adalah perusahaan pengecer nomor satu di bidang makanan, produk, maupun perlengkapan dan pelayanan satwa peliharaan. Brian Devine, pemimpin di PETCO, ia dan timnya mengawali proses pembangunan kembali dengan mengandalkan uang sekadarnya.. Ia mulai membuka dua puluh lima toko baru per tahun.

Ia dan timnya secara cermat menguji setiap inovasi karena mereka tidak boleh salah langkah. Selagi mulai tumbuh, mereka terus berbisnis dengan pedagang yang berkomitmen terhadap kesuksesan para pemasok mereka.

Mereka tidak menekan para pemasok seperti meminta potongan harga. Mereka membangun semangat korporasi yang didasari atas penghargaan bagi kontribusi setiap anggota tim. Mereka memberikan ganjaran dengan murah hati dan mengakui usaha anggota tim.

PETCO dengan cermat mempelajari pasar dan menentukan apa yang mereka inginkan kelak dan apa yang tidak. Apa yang dilakukan oleh PETCO lebih baik daripada siapa pun, tanpa dibebani kekhawatiran harus menghadapi persaingan keras setiap hari.

Para pemimpin yang berpikiran kecil akan selalu memikirkan kepentingan dirinya sendiri. Kebanyakan dari mereka selalu tidak sabar untuk berpindah ke perusahaan lain tanpa adanya sistem suksesi.

Sedangkan orang-orang yang berpikiran besar akan selalu bertanggung jawab untuk menumbuhkan calon-calon pemimpin baru agar kelak perusahaan dapat melanjutkan roda kepemimpinan yang baru dan menuai kesuksesan secara berkelanjutan.

Para pemimpin yang berpikiran besar akan mendelegasikan keputusan-keputusan besar kepada para manajer yang sedang naik daun untuk menguji keterampilan memimpin mereka sekaligus menyiapkan mereka untuk tanggung jawab yang lebih besar.

Seperti yang dilakukan oleh perusahaan O’Reilly Automotive yang telah memiliki seribu dua ratus toko suku cadang mobil di delapan belas negara bagian. Masa kerja para pekerja mereka rata-rata melampaui dua puluh tahun, bahkan ada yang tida puluh tahun lebih.

Perusahaan O’Reilly Automotive menggunakan prinsip bahwa setiap orang adalah pemilik perusahaan”. O’Reilly menumbuhkan pemimpin masa depan dengan mengusung nilai-nilai yang diantaranya adalah keteladanan, kompetitif, kerja tim dengan membiarkan ide terbaik yang menang.

Selain itu, mereka juga berkomunikasi, mengakui, dan berbagi informasi. Kemudian mereka juga mengevaluasi dan berlatih secara terus-menerus. Yang sangat penting adalah membuat para pekerjanya selalu betah dan menikmati pekerjaan mereka.

Hal ini dapat dilakukan dengan cara menawarkan peluang baru secara terus menerus kepada para pekerjanya.

“Para pemimpin masa depan kami dipupuk di kandang sendiri, dengan pengalaman dan pengetahuan tentang operasi, dosis besar akal sehat, dan komitmen yang kuat terhadap budaya kami.” ~ David O’Reilly, pemimpin dan mantan CEO O’Reilly Automotive  

  1. Pemikiran besar didasarkan atas sesuatu yang bersifat otentik sehingga mampu  mengatasi berbagai masalah-masalah yang terjadi di perusahaan.
  2. Sikap rendah hati dan bersahaja akan membuat Anda mampu memenangkan pertumbuhan pendapatan dan keuntungan yang konsisten.
  3. Selalu menciptakan bisnis baru dengan mengevaluasinya secara kritis dan memodifikasinya sesuai dengan kondisi yang selalu berubah-ubah dapat meningkatkan pendapatan dan keuntungan perusahaan Anda.
  4. Membangun komunitas dapat menghindarkan perusahaan dari ketatnya persaingan sehingga nantinya pendapatan perusahaan bisa tumbuh secara konsisten.
  5. Setiap pemimpin perusahaan harus mampu menumbuhkan para pemimpin baru dengan melatih para pekerjanya untuk selalu tumbuh dan berkembang,serta menerapkan nilai-nilai yang ada pada perusahaan.

Sumber : Pimtar

Yuk bagikan di sosmed sahabat, sebagai sedekah ilmu dan informasi… Terima kasih 


Yuk bagikan infonya...

About Auther:

Info Biografi

BUKU TES SEKOLAH KEDINASAN TNI POLRI CPNS 2024
Hello. Add your message here.